Kehilangan In-earphone

(*Mestinya judulnya cotho lagi ya?*)
Sabtu kemarin daku kehilangan in-earphone. Ini earphone andalanku, paling cocok denganku. Suaranya enak, ngepas dan bulet terdengar di telinga. Dan yang paling asyik, earphone ini tidak bikin sakit rongga telinga. Karetnya lembut dan nyaman di telinga. Beda dengan earphone-ku yang lain, yang bisa bikin sakit karena bahannya yang keras, atau suaranya tidak solid, yang kalau ingin terdengar solid harus didorong lebih rapat ke telinga yang ujungnya bikin sakit telinga.

In-earphone yang hilang ini bawaan Samsung Galaxy Tab 10.1 yang berfungsi pula sebagai handsfree. Berdasarkan pengalamanku, ini adalah earphone paling enak yang pernah daku punya. Bahkan in-earphone Sony pun tidak bisa mengalahkan solid suaranya. Mungkin in-earphone Sony yang daku beli bukan tipe yang bagus ya? Hiks…

Baca selebihnya »

Antara Leather Case dan Keyboard untuk Tablet

Semenjak membeli leather case pelindung untuk SGT, akhirnya keyboard docking tidak bisa dipakai dengan leluasa. Pasalnya harus melepas case yang menjepit kuat baru kemudian tablet bisa ditancapkan ke keyboard dock. Jadi merepotkan. Khawatirnya kemampuan jepit case-nya bisa berkurang dan lama-lama jadi kendor. Di satu sisi pengen bisa ngetik cepat dengan keyboard, di sisi lain pengen dapat melindungi tablet dengan case yang kuat. Dilema tho?

Sebenarnya paling ideal itu ya kayak leather case SGT versi 7″ yang sudah termasuk keyboard bluetooth-nya. Jadi bisa kayak notebook. Atau mending desainnya seperti Asus Transformer sekalian ya? Ketika keyboardnya terpasang bisa ditekuk selayaknya notebook. Kalau mau jadi tablet tinggal dilepas dari keyboardnya.

Walau pun desain Transformer asyik (menurutku), tapi kok malah tidak populer ya? Mungkin karena bentuknya notebook tapi kemampuan dan kinerjanya belum bisa dibandingkan dengan notebook ya? Hehehe…

Keyboard Dock untuk Samsung Galaxy Tab 10.1″

Akhirnya kesampaian beli Keyboard Dock untuk Samsung Galaxy Tab 10.1. Hiks, lumayan mahal, Rp 599,000.  Tapi menulis di tablet jadi lebih mudah. Mungkin bisa menggantikan notebook secara total? Hm… semoga bisa begitu, tentu dengan install beberapa aplikasi. Kalau sudah begitu tentu akan lebih praktis jika harus bepergian ke mana-mana karena tablet + keyboard lebih ringan dari pada notebook 12″ yang sekarang daku pakai. Apakah akan mempengaruhi kegiatan ngeblog? Apakah akan lebih produktif lagi? Hehehe…

image

Keyboard Dock Samsung Galaxy Tab 10.1″

Tadi siang jalan-jalan ke mall dan nemu gerai Samsung yang menjual Keyboard Dock untuk Galaxy Tab 10.1″. Langsung pengen. Soalnya dengan keyboard dock ini, SGT jadi kayak notebook/netbook. Asyiknya lagi keyboardnya empuk. Fasilitas lainnya adalah adanya sambungan untuk charger. Sayangnya keyboard dock ini mahal banget, harganya Rp 800.000. Hiks… terpaksa menahan diri.

Hanya saja, menurut saya ada kekurangan di device ini. Mestinya keyboard dock ini juga menyediakan USB port sehingga bisa jadi USB host bagi device lain, misalnya printer, flash disk, mouse, dll. Dari pada beli Adapter USB terpisah yang harganya $19,9 di sini: Galaxy Tab™ Adapter (USB). Kalau bentuk keyboard dock-nya seperti ini:

Gambar diambil dari: Galaxy Tab™ 10.1 Keyboard Dock (Full-Size)