Horeee… TV Kabel Gratis

Sebenarnya sudah sejak lama pengen punya saluran TV kabel. Soalnya kalau di hotel, penginapan, pondokan, RS, dll yang biasa kuinapin biasanya sudah ada TV kabel dan sungguh asyik nonton film-film tak berkesudahan. Hanya saja keinginan itu selalu tertahan. Soalnya daku jarang menetap lama, malah sering kemana-mana, jadi kalau berlangganan kan rasanya sia-sia. Sedangkan rumah Semarang malah sudah dipasang sejak beberapa waktu yang lalu untuk hiburan anak-anak.

Nah, 2 minggu yang lalu mendadak semua saluran di TV berantakan. Tidak ada stasiun TV yang bisa dilihat. Semuanya kayak dikerubungi semut dan kresek-kresek. Untung saja ada antena kecil bodol. Eh, ini beneran bodol karena sudah berantakan bentuknya. Syukurlah bisa menerima 1-2 statiun TV walau pun berbayang. Nonton sepak bola jadi super duper rame karena setiap pemain jadi nampak 2 karena berbayang. Kebayang ramenya kan kalo nonton sepak bola dengan 40 pemain plus 4 kiper? Plus 6 wasit (hayah).

Kondisi ini membuatku membulatkan tekad untuk berlangganan TV kabel. Tapi daku mau tanyakan dulu ke pengelola apartemen, kenapa saluran TV-nya berantakan begitu. Kan kalau bisa baik berarti daku tidak perlu berlangganan TV kabel. Maka sore kemarin daku menyambangin pengelola apartemen. Apa jawabnya?

Baca selebihnya »

Iklan