Acer V5 + Ubuntu = Gagal Shutdown

Sudah hampir 2 minggu saya menggunakan notebook Acer V5. Ada keanehan yang terjadi saat saya mengganti Sisop-nya dari Windows 8 ke Ubuntu 12.10, yaitu notebook akan selalu reboot ketika di-shutdown. (*notebook yg ngeyel*)

Sudah beberapa hari ini saya mencari solusinya di internet. Ternyata kejadian ini sering terjadi pada notebook generasi baru yang di-install Ubuntu 12, tidak hanya terjadi pada notebook Acer. Saya menemukan salah satu solusi yang mengharuskan menginstall laptop-mode-tools. Sejenak saya bergembira karena notebook bisa shutdown. Tapi setelah itu gagal dan selalu reboot lagi.

Baca selebihnya »

Melewati UEFI MS Windows 8

Saat saya menerima notebook Acer V5 471G-53334G50Mabb, dia sudah dilengkapi dengan sistem operasi Microsoft Windows 8. Seharian saya menggunakan Windows 8 dan berkesimpulan kalau sistem operasi ini malah merepotkan saya. Pilihan antarmuka Start Screen (dulu disebut Metro?) dan Dekstop saja sudah membuat saya tidak nyaman. Belum lagi sulitnya akses ke konfigurasi aplikasi.

Oh iya, pernah pakai Skype di Windows 8? Pasti Anda akan menilainya sebagai jempol terbalik. Bukan karena lambatnya aplikasi, tetapi karena Skype menggunakan semua layar untuk 1 komunikasi. Kita akan kesulitan saat berkomunikasi dengan banyak orang. Atau ketika kita perlu beralih ke aplikasi lain.

Banyaknya keluhan di Windows 8 tersebut membuat saya tidak ragu membabat habis Windows 8 dan menggantikannya dengan Ubuntu 12.10 versi 64 bit. Masalah kemudian timbul karena saya tidak bisa masuk ke BIOS. Rupanya Acer V5 menggunakan UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) Windows 8.

Syukurlah saya menemukan caranya di internet untuk memutuskan UEFI Windows 8 ini. Caranya sederhana, yaitu matikan notebook dengan cara paksa dengan menekan tombol Power beberapa detik. Setelah itu tekan lagi tombol power untuk menyalakan. Saat muncul logo Acer, tekan tombol F2 sampai bunyi Beep. Dan layar BIOS akan muncul.

Matikan fungsi UEFI Windows 8 dan pilih Legacy BIOS. Simpan kembali konfigurasi BIOS. Setelah itu kita dapat kembali menikmati BIOS.

Pada saat instalasi Ubuntu 12.10, saya sempat mendapati opsi untuk menggunakan UEFI ini. Sayangnya saya gagal memanfaatkannya untuk Ubuntu.