Serbu Seru BukaLapak #UninstallBukalapak

Disclaimer : Tulisan ini pendapat pribadi saya dan bisa saja salah. Perhitungan di bawah berdasarkan asumsi, hitungan pasti hanya BukaLapak yang tahu. Jika ada pendapat atau keberatan silakan tuliskan di bagian komentar di bawah. Terima kasih.

Kemarin heboh tagar UninstallBukaLapak akibat cuitan kurang ajar Achmad Zaky dan hari ini sang CEO itu sudah ke istana untuk meminta maaf secara langsung ke Bapak Jokowi. Terlepas dari hiruk pikuk netizen, saya malah tertarik menghitung-hitung salah satu permainan di aplikasi BukaLapak, yaitu Serbu Seru. Tidak bisa disangkal, ini permainan mudah dan sangat menarik karena iming-imingnya luar biasa, seperti mobil mewah, rumah 1M, dan banyak piranti teknologi terkini yang tentu saja bikin masyarakat tergiur.

Modalnya gampang, cukup ikut serbu barang yang diinginkan dengan deposit uang Rp 12.000 (tertulis mulai dari Rp 1). Setiap hari ada beberapa kesempatan dengan opsi 12 barang yang dijual. Pada kenyataannya setiap kesempatan tersebut kita bisa menyerbu beberapa atau bahkan semua opsi tersebut. Yang saya lihat, setiap opsi hampir pasti tertulis 999+ orang yang telah ikut menyerbu. Pada posisi 999+ itu saya coba masih bisa ikutan menyerbu. Jadi angka pastinya hanya BukaLapak yang tahu.

Mari kita bermain dengan angka.

Misalkan setiap kesempatan ada 12 opsi barang yang dipajang. Setiap orang wajib deposit Rp 12.000 untuk 1 opsi. Setiap opsi katakanlah bisa menampung deposit 5.000 orang, maka kita bisa hitung berapa jumlah uang yang masuk ke BukaLapak dalam setiap kesempatan:

12 opsi x Rp 12.000 x 5.000 = Rp 720.000.000

Wow… itu suatu angka yang sangat besar ya? Dan ini baru 1 kesempatan dalam 1 hari. Bagaimana jika dalam sehari ada 3 2 kesempatan? Maka hasilnya:

Rp 720.000.000 x 3 = Rp 2.160.000.000

Rp 720.000.000 x 2 = Rp 1.440.000.000 (perhitungan diralat menjadi 2 kali kesempatan sehari berdasarkan masukan dari mas q.thrinx)

Bayangkan saja dalam 1 hari BukaLapak mampu menggalang dana Rp 2+ Milyar dari masyarakat. Ini pun dengan asumsi cuma 5.000 orang yang bisa deposit ke 1 opsi barang. Tentu akan lebih fantastis lagi jika ternyata bisa menampung sampai 10.000 deposit untuk 1 opsi barang (baca: Rp 4.320.000.000 2.880.000.000).

Ya pasti tidak semua uang itu masuk ke BukaLapak secara BL harus menyediakan barang-barang serbuan dan harus mengembalikan uang para pemain yang tidak beruntung. Dan pengembalian dana ke para pemain ini membutuhkan waktu 24 jam. Dari sini sebenarnya bisa tertebak permainan BL, yaitu menggalang dana dari masyarakat dalam suatu periode tertentu.

Ini seperti bank yang menawarkan deposito berjangka (1, 3, 6, dan 12 bulan) kepada masyarakat dengan bunga tertentu. Hanya saja, BL tidak memberikan bunga kepada para pemain, melainkan memberikan hadiah bagi yang beruntung. Hadiahnya memang menarik hati, seperti smartphone kekinian, sampai ke yang sangat menggiurkan adalah rumah 1 M dan mobil mewah. Kalau kita ingat bertahun-tahun lampau, banyak bank yang menawarkan hadiah mewah serupa. Sebut saja BCA, Bank Mandiri, Bank Mega, dll, yang tidak ragu memberikan banyak hadiah rumah dan mobil mewah setiap periode.

BukaLapak tidak ubahnya permainan bank dalam menggalang dana dari masyarakat. Bedanya adalah, bank memang membutuhkan penggalangan dana dari masyarakat supaya bisa diputar kembali, misalnya dalam bentuk kredit usaha, pinjaman tanpa agunan, kredit kepemilikan rumah/mobil, dan lain-lain.

Lantas BukaLapak menggunakan dana ini untuk apa? Apakah BL juga memiliki usaha sampingan meminjamkan uang? Kalau pun iya, mestinya ada pengawasan OJK (otoritas jasa keuangan) ya?

Saya berpikir positif saja sih, bisa saja BL menggunakan dana dari masyarakat ini untuk urusan kolateral, bisa saja untuk menghimpun modal usaha untuk operasional dan lain-lain. Tapi kalau memang dipergunakan untuk memodalin operasional internal, bagaimana jika kemudian BL bangkrut? Misalnya karena kasus cuitan kurang ajar kemarin kemudian membuat BL jatuh? Memang sih belum tentu cuitan kurang ajar tersebut bikin bangkrut. Tapi kebangkrutan bisa diakibatkan oleh banyak hal yang tidak terduga kan?

Jadi memang ada faktor resiko di sini. Seberapa besar resiko yang ditanggung oleh masyarakat? Mari kita berhitung dari sisi pemain.

Anggap saja pemain ini sangat bernafsu mendapatkan hadiah sehingga memasang di semua opsi di setiap kesempatan. Begini hitungannya:

12 opsi x Rp 12.000 x 3 kesempatan = Rp 430.000

12 opsi x Rp 12.000 x 2 kesempatan = Rp 288.000

Dalam 1 hari pemain ini harus merelakan uang Rp 288.000 parkir di rekening BL. Bagi sejumlah orang dana segini bukanlah angka yang besar. Jadi resiko pemain memang tidaklah terlalu besar. Kecuali jika mekanisme Serbu Seru ini bisa menggalang dana lebih besar dari pada itu dari setiap pemain.

Jika memang diasumsikan setiap orang hanya bisa deposit Serbu Seru Rp 288.000 tentu bisa dinilai tidak terlalu beresiko. Sedangkan hadiah yang ditunggu nilainya fantastis, sebut saja rumah Rp 1 M. Berapa rasio deposit dibanding hadiah utama ini?

Rp 288.000 / Rp 1.000.000.000 = 0,000288 (atau 0.0288%)

Semakin kecil angka rasio ini tentu semakin menggiurkan bagi masyarakat sehingga semakin rela memarkirkan dananya.

Berapa probabilitas seseorang untuk dapat memenangkan salah satu hadiah? Sayangnya saya tidak tahu batasan jumlah orang yg bisa deposit dalam 1 opsi barang. Dan mungkin saja setiap opsi memiliki batasan yang berbeda tergantung dari harga barang tersebut.

Misalnya hape dengan harga Rp 2 juta bisa menampung pemain 2000 orang. Sedangkan rumah seharga 1 M bisa menampung 1.000.000 orang. Sepertinya ada formula khusus yang diterapkan oleh BukaLapak dalam pengundiannya.

Dengan asumsi ini, perhitungan awal di atas berubah. Anggap saja rumah 1 M ini mampu menampung 1 juta pemain, maka uang yang berhasil digalang oleh BL untuk hadiah rumah untuk 3  2 kali kesempatan dalam sehari adalah:

Rp 12.000 x 1.000.000 orang x 3 kesempatan = Rp 36 M

Rp 12.000 x 1.000.000 orang x 2 kesempatan = Rp 18 M

Wow… Bisa kebayang kan jumlah yang bisa digalang oleh BL dalam 1 hari? Saya sih berasumsi bisa antara Rp 10-30 M dalam sehari. Dan jumlah ini kontinyu setiap hari dengan fluktuasi yang terukur. Artinya BL bisa meminjamkan dana galangan ini dalam berjangka waktu kepada pihak lain. Jika memang BL meminjamkan uang ini dengan bunga katakanlah 10% sebulan, maka kurang lebih BL akan mendapatkan bunga:

Rp 30 M x bunga 10% sebulan = Rp 3 M sebulan

Dengan asumsi keuntungan kurang lebih Rp 3M dalam sebulan, BL bisa kasih hadiah apa saja (termasuk rumah Rp 1 M) kepada pemain yang beruntung dan tetap mengantungi keuntungan yang cukup besar.

Pertanyaannya, permainan Serbu Seru ini sudah seperti undian berhadiah, permainan uang, yang sepertinya perlu pengawasan OJK dan dinas terkait (apakah dinas sosial ya?). Apakah BL sudah meminta ijin? Apakah ada audit? Soalnya ini melibatkan dana yang fantastis dari masyarakat. Ya walau pun resiko per individu bisa dibilang tidaklah besar. Tapi hitungan akumulasinya fantastis. Saya belum menemukan tertulis peran pengawasan OJK/dinas terkait di aturan permainan Serbu Seru BukaLapak ini.

Ya sudah, semoga saja BL sudah melalui semua perijinan sehingga permainan ini legal. Soalnya permainan ini sangat menarik hati masyarakat. Saya sendiri barusan ikut kemarin setelah ada info rumah 1 M. Tempo hari waktu hadiah mobil mewah saya masih merasa tidak tertarik dengan permainan semacam ini. Hahaha…

Disclaimer : Tulisan ini pendapat pribadi saya dan bisa saja salah. Perhitungan di atas berdasarkan asumsi, hitungan pasti hanya BukaLapak yang tahu. Jika ada pendapat atau keberatan silakan tuliskan di bagian komentar di bawah. Terima kasih.

4 pemikiran pada “Serbu Seru BukaLapak #UninstallBukalapak

  1. Koreksi sedikit pak, kesempatan serbu seru Bukalapak tiap hari hanya 2kali saja. Tiap jam 11 dan jam 5 sore.
    Untuk poin lainnya kebetulan saya sependapat. Permainan untung-untungan buat user, tapi bisnis yang lumayan menggiurkan untuk korporasi. 😀

  2. Tulisane dowo men :)… Intine kurang lebih setuju. Tapi fenomena penggalangan dana seperti ini ada juga di go pay, ovo, dll. 🙂 Mereka dapat cash sedemikian besar sehingga promo dan diskon yg mereka berikan sebetul nya “nothing”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.