Posted by: Emanuel Setio Dewo on: Februari 8, 2006
Sebelumnya aku begitu percaya pada Kitab Suci. Sangat percaya dan hanya bersumber pada Kitab Suci. Tetapi begitu banyak tekanan, deraan dan debat menghempas. Selama ini aku mampu mengatasinya berdasarkan pedoman Kitab Suci. Terlalu banyak hal yang didebat dari Kitab Suci. Terutama karena Kitab Suci tidak terlalu detail mengulas semua yang terekam di sana.
Salah satu masalah penting yang paling banyak didebat adalah tentang Ketuhanan Yesus Kristus dalam Trinitas (Tri Tunggal Maha Kudus). Tetapi ini dapat dengan mudah dijawab dari Kitab Suci. Tetapi rupanya serangan telah masuk ke kitab Genesis (Kejadian). Debat berlanjut ke “Apakah Adam adalah Manusia Pertama?” Jika ya, “Dari manakah bangsa-bangsa lahir di bumi jika awalnya hanya ada Adam dan Hawa? Apakah anak-anak Adam saling menikahi?” Jawaban yang tidak mudah! Terutama karena di Kitab Suci dilarang menikah sesama saudara sekandung! Penasaran? Baca terus ya?
Perdebatan ini begitu menghantui. Syukurlah tidak pernah menggoyahkan imanku. Tetapi bagaimana pun kasus ini membuat aku terus menyelidiki Kitab Suci dan berkelana di alam intelektual mencari jawabannya. Dari dulu aku tetap menyakini bahwa Adam adalah manusia pertama. Tetapi aku sempat tersesat hingga akhirnya saat ini aku kembali ke keyakinanku kepada Kitab Suci.
Evolusi Manusia
Teori Darwin menyatakan bahwa manusia adalah hasil evolusi dari sejenis primata, yaitu semacam kera. Memang kera memiliki organ & bentuk tubuh paling mendekati manusia. Lagi pula ditemukan bukti-bukti berupa fosil manusia yang mirip dengan kera. Fosil-fosil ini ditemukan di segala penjuru bumi dan membuktikan adanya evolusi. Bermula dari kera, kemudian kera bertubuh makin besar, berjalan tegak, dan? Ternyata evolusi itu sendiri berhenti pada teori! Tidak ditemukan sebuah mata rantai yang jelas yang menghubungkan langsung evolusi kera ini kepada bentuk manusia sekarang ini.
Teori Darwin ini banyak ditentang sekaligus banyak didukung. Para pendukung dengan nyata menolak Kitab Kejadian dari Kitab Suci bahwa Adam adalah Manusia Pertama. Mereka berasumsi bahwa berarti Adam adalah hasil evolusi dari kera. Atau malah yang extrem: Apakah Adam itu berwujud kera? Jika Adam seperti berwujud manusia seperti saat ini, berarti Adam bukan manusia pertama!
Mengenai hal ini sebenarnya aku masih tetap berpihak kepada Kitab Kejadian. Terutama terlalu banyak sanggahan terhadap teori Darwin. Sanggahanku adalah:
Kompromi?
Setelah mapan dengan jawabanku di atas, medio 2003an aku menemukan sebuah buku berjudul “Siapakah Manusia Pertama?” Terus terang kira-kira judulnya seperti itu. Aku lupa pastinya, kayaknya ada sub-judulnya. Waktu itu aku tidak membelinya dan hanya membacanya sampai tuntas di Toko Buku Gramedia. Maklum, lagi bokek.
Buku ini mengubah paradigmaku yang telah mapan. Begitu komprehensif paparan dalam buku ini mengenai Adam. Dan sangat kompromis terhadap teori Darwin. Terutama karena buku ini banyak sekali mengutip ayat-ayat Kitab Suci yang mendukungnya. Berikut intisari dari buku tersebut:
Keberatan Atas Buku Ini
Terus terang hati dan pikiranku bergejolak. Penjelasan-penjelasan dalam buku ini masuk akal. Aku menemukan jawaban paling masuk akal setelah aku menemukan website Christian Answers. Sayangnya kok baru hari ini aku menemukannya setelah berkelana bertahun-tahun. Setelah membaca website ini, aku mengumpulkan banyak materi untuk menyanggah buku di atas. Pada bagian terakhir artikel ini, aku ingin sedikit mengulas isi dari website ini. Berikut ini adalah sanggahan-sanggahanku terhadap buku di atas:
Jawaban Iman Kristiani
Akhirnya dari bantuan website Christian Answer aku mendapatkan pencerahan dan kembali ke Kitab Suci. Banyak sekali artikel yang luar biasa yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang Kristiani. Dalam pengembaraan rohani ini aku sangat bersyukur bisa menemukan materi yang bisa memuaskan dahagaku.
Disclaimer
Artikel ini adalah pemikiran pribadiku. Mungkin tidak tercakup di Christian Answer atau bahkan tidak sepaham dengan artikel-artikel di website Christian Answer. Tidak ada hubungan antara aku dengan website Christian Answer secara pribadi. Aku menggunakan pemahamanku dalam menulis artikel ini. Sumber-sumber materi untuk menuliskan artikel ini salah satunya adalah dari website tersebut, tetapi aku tidak menjamin akurasi tulisanku ini sepaham dengan visi dan misi dan isi artikel-artikel dalam Christian Answer.
Tulisan ini aku buat khusus untuk memuaskan dahaga rohaniku secara pribadi. Semoga tidak menjadi debat atau batu sandungan bagi orang lain. Terutama karena inilah pemikiranku orang yang sederhana yang terus mencari dan berkelana ini.
Tetapi aku tetap menerima masukan, kritik dan saran terutama jika itu sifatnya membangun.
Salam damai & sejahtera. Tuhan beserta kita (Emanuel).
~~~
Artikel Terkait:
- Benarkah Adam Manusia Pertama? (2)
- Apa dan Siapakah Manusia Itu?
bagus buanget bos artikelnya, n kalo bisa q kirimin artikel nya tiap hari
[...] By adifab Benarkah Adam Manusia Pertama? [...]
aq se7 bgt,cz scr genetika tdk ad teori yang menyebutkan bhwa binatang berevolusi jd mns ato sebaliknya.yg ad tu kturunan mns ya mns,sedangkan kera ya ttp aj lahir kera.trs klo mns merid ama kera jd ap yach????????? blesteran kaliiii…….
setiap kali ada artikel tentang teori darwin selalu mempermasalahkan “Manusia dan kera” lalu dihubungkan dengan kitab kejadian.
secara ilmu pengetahuan, teori ini mungkin terjadi karena adaptasi terhadap alam, jutaan tahun yg lalu bumi belum seperti sekarang. apa evolusi itu mungkin?? bukti evolusi pada mahluk hidup lain karena adaptasi alam sebenarnya saat ini banyak, terutama karena sekarang terjadi perubahan iklim karena global warming.
untuk kitab kejadian, gw cuma mau bilang 1 hal aja, 1 hari bagi Tuhan apakah sama dengan 1 hari bagi manusia?? ya pikir sendiri lah … ^^
gak tau juga tuuuh….. enak ngejalani hidup aja deeeh
kalau Adam adalah manusia pertama pasti dia ga punya udel (puser)….!!!
Tuhan yg Maha Bijaksana, Maha Adil, Maha Cerdas dan Maha Pintar menciptakan alam semesta beserta hukum2nya, tidak mungkin Tuhan menentang hukum2 yg diciptakanNya dan hal ini tidak menunjukkan kekerdilanNya tapi sebaliknya menunjukkan ke Agungan dan Kebesarannya, Setiap ciptaan pasti tunduk kepada hukum2Nya, dan hukumNya pula yg menyatakan kalau seorang anak pasti punya Bapak, dan seorang manusia pasti punya puser, seorang manusia juga pasti tebentuk dari satu sel sperma dan sel telur, yg kemudian berkembang menjadi segumpal darah dan menjadi janin dalam rahim ibunya, seluruh proses ini adalah ciptaanNya dan hukum2NYa atau KetetapanNya …tidak mungkin Dia menentangnya karena Semesta ini beserta hukum2nya adalah sebaik2nya penciptaan sehingga tidak ada hukum2 lain atau ketetapan2 lain selain Ketetapan Tuhan itu sendiri ….
kalau Adam itu adalah manusia dan Rasul pertama, maka siapakah umatnya …?? tidak mungkin malaikat dan hewan, karena mereka hidup berdasarkan ketetapan2 Tuhan dan mereka tidak memiliki kebebasan berfikir. tidak mungkin juga eva karena baru diciptakan kemudian setelah Adama menerima ajaran-ajaran Tuhan,
tolong dibaca lebih baik lagi The origin of Species, krn tidak ada saru kalimatpun dalam buku tersebut yg menyatakan kalau manusia berasal dari kera …
berdasarkan teri Darwin kita dapat mengambil kesimpulan bahwa seluruh makhluk hidup pada saat ini (tak terkecuali kera dan primata lainnya )adalah makhluk hidup yg sanggup bertahan dari seleksi alam dgn kemampuan adaptasinya (Survival of the fittest ), Darwin hanya berusaha menjelaskan bahwa setiap makhluk hidup pasti berasal dari makhluk hidup lagi, dan terus menerus diruntut sedemikian rupa sampai pada akhirnya berasal dari makhluk hidup yg paling sederhana (yg memang layak hidup pada saat itu) yg secara biologis dapat didefinisikan sebagai makhluk hidup. proses ini dilatarbelakangi oleh peristiwa kimiawi yg juga diawali oleh peristiwa fisika (penciptaan bumi, tata surya, galaksi, cluster dst) sampai pada awal penciptaan semesta (teori bisa big bang, bintang kembar dll….),
kalau ada ajaran agama yg tidak sejalan dgn Akal (logika, Ilmu pengetahuan, Rasio dsb) maka perlu ditinjau ulang pemahaman (interpretasi) kita terhadap ajarn agama tersebut, krn ajaran tersebut biasanya berasal dari ratusan tahun yg lampau yg bahasanya sedemikian rupa mudah dipahami oleh orang2 pada jaman tersebut, ini satu hal selain hal lain yg menyebabkan kita harus memeriksa ulang interpretasi kita terhadap ajaran agama,
ingat bahwa yg membedakan manusia dgn makhluk lainnya adalah Akal, atau kemapuan berfikir bebas yg tidak dimiliki hewan atau tumbuhan, maka dengan demikian wajar kiranya kalau manusia selalu mngedepankan akal dan pikirannya dalam menghadapi setiap permasalahan yg ada, termasuk membaca kita suci. lepaskan semua dogma2 yg ada, jadilah manusia yg bebas secara hakiki (bukan free sex), bebas befikir dan berpendapat, bukankah itu esensi dari setiap ajaran agama, yaitu mebebaskan manusia, dari penindasan dari keterbelakangan. terbebas dari penidasan oleh pikiran sendiri, terbebas dari rasa terbebanni untuk berfikir dan berpendapat….
terbebas dari seluruh beban yg dia ciptakan sendiri atau orang lain bebankan kepadanya …. dan jgn takut salah, krn dari kesalahan kita belajar menuju kebenaran …
Puji Tuhan yg selalu mengampuni dosa umatNya….
Bagus banget artikel kamu Sob, semoga dengan penjabaranmu banyak anak2 TUHAN dikuatkan&kerajaan ALLAH terus dipermuliakan atas nama kasih.,.Sukses selalu buat anak2 TUHAN,.,JBU ALL.,.
April 25, 2009 pada 12:39 pm
Manusia berevolusi jadi kera ? Setahu saya evolusi itu merupakan proses menuju baik, yang menuju jelek itu namanya degradasi, kemerosotan.
Sebenarnya ada dua yang harus diperhatikan: Tubuh(biobody) dan isi (spirit). Ada yang bertubuh manusia,tetapi spiritnya binatang. Apakah itu turunan Adam? Anoman itu tubuhnya kera karena dikutuk, tetapi jiwanya tetap ksatria.