Benarkah Adam Manusia Pertama?

Sebelumnya aku begitu percaya pada Kitab Suci. Sangat percaya dan hanya bersumber pada Kitab Suci. Tetapi begitu banyak tekanan, deraan dan debat menghempas. Selama ini aku mampu mengatasinya berdasarkan pedoman Kitab Suci. Terlalu banyak hal yang didebat dari Kitab Suci. Terutama karena Kitab Suci tidak terlalu detail mengulas semua yang terekam di sana.

Salah satu masalah penting yang paling banyak didebat adalah tentang Ketuhanan Yesus Kristus dalam Trinitas (Tri Tunggal Maha Kudus). Tetapi ini dapat dengan mudah dijawab dari Kitab Suci. Tetapi rupanya serangan telah masuk ke kitab Genesis (Kejadian). Debat berlanjut ke “Apakah Adam adalah Manusia Pertama?” Jika ya, “Dari manakah bangsa-bangsa lahir di bumi jika awalnya hanya ada Adam dan Hawa? Apakah anak-anak Adam saling menikahi?” Jawaban yang tidak mudah! Terutama karena di Kitab Suci dilarang menikah sesama saudara sekandung! Penasaran? Baca terus ya?

Perdebatan ini begitu menghantui. Syukurlah tidak pernah menggoyahkan imanku. Tetapi bagaimana pun kasus ini membuat aku terus menyelidiki Kitab Suci dan berkelana di alam intelektual mencari jawabannya. Dari dulu aku tetap menyakini bahwa Adam adalah manusia pertama. Tetapi aku sempat tersesat hingga akhirnya saat ini aku kembali ke keyakinanku kepada Kitab Suci.

Evolusi Manusia

Teori Darwin menyatakan bahwa manusia adalah hasil evolusi dari sejenis primata, yaitu semacam kera. Memang kera memiliki organ & bentuk tubuh paling mendekati manusia. Lagi pula ditemukan bukti-bukti berupa fosil manusia yang mirip dengan kera. Fosil-fosil ini ditemukan di segala penjuru bumi dan membuktikan adanya evolusi. Bermula dari kera, kemudian kera bertubuh makin besar, berjalan tegak, dan? Ternyata evolusi itu sendiri berhenti pada teori! Tidak ditemukan sebuah mata rantai yang jelas yang menghubungkan langsung evolusi kera ini kepada bentuk manusia sekarang ini.

Teori Darwin ini banyak ditentang sekaligus banyak didukung. Para pendukung dengan nyata menolak Kitab Kejadian dari Kitab Suci bahwa Adam adalah Manusia Pertama. Mereka berasumsi bahwa berarti Adam adalah hasil evolusi dari kera. Atau malah yang extrem: Apakah Adam itu berwujud kera? Jika Adam seperti berwujud manusia seperti saat ini, berarti Adam bukan manusia pertama!

Mengenai hal ini sebenarnya aku masih tetap berpihak kepada Kitab Kejadian. Terutama terlalu banyak sanggahan terhadap teori Darwin. Sanggahanku adalah:

  1. Tidak ditemukannya “Missing Link” dari perubahan (evolusi) kera ke manusia secara langsung. Aku menganggap fosil evolusi kera adalah benar-benar fosil kera, bukan manusia! Jikalau kera itu berevolusi menjadi manusia, mengapa sampai saat ini masih ada hewan yang bernama kera? Bukankah seharusnya mereka telah berevolusi?
  2. Jika pun manusia berevolusi, mengapa sekarang sudah 4000 tahun lebih manusia tidak berevolusi lagi? Bentuk kita manusia dengan bentuk manusia lampau tetap berbentuk seperti manusia sekarang ini. Penemuan fosil manusia yang telah berusia ribuan tahun telah membuktikan bentuk manusia dahulu sama seperti bentuk manusia sekarang.
  3. Lagi pula di Kitab Kejadian disebutkan bahwa kita diciptakan secitra dengan Wujud Allah. Dan seperti itulah wujud Yesus Kristus 2000 tahun yang lalu. Yesus Kristus adalah Firman Allah yang menjadi Manusia. Wujudnya seperti manusia saat ini. Aku kira seharusnya 2000 tahun sudah mampu mengubah bentuk manusia masa kini jika benar evolusi itu ada.

Kompromi?

Setelah mapan dengan jawabanku di atas, medio 2003an aku menemukan sebuah buku berjudul “Siapakah Manusia Pertama?” Terus terang kira-kira judulnya seperti itu. Aku lupa pastinya, kayaknya ada sub-judulnya. Waktu itu aku tidak membelinya dan hanya membacanya sampai tuntas di Toko Buku Gramedia. Maklum, lagi bokek.

Buku ini mengubah paradigmaku yang telah mapan. Begitu komprehensif paparan dalam buku ini mengenai Adam. Dan sangat kompromis terhadap teori Darwin. Terutama karena buku ini banyak sekali mengutip ayat-ayat Kitab Suci yang mendukungnya. Berikut intisari dari buku tersebut:

  1. Tuhan menciptakan segala sesuatu selama 6 hari. Tetapi ini adalah Hari Tuhan, bukan harinya manusia yang satu hari satu malam, yang 24 jam sehari itu. 1 Hari Tuhan bisa beribu-ribu tahun manusia. Masuk akal juga. Seperti kalau kita membandingkan langkah manusia dengan semut. Untuk mencapai jarak 1 km manusia hanya butuh (katakanlah) 1 jam. Tetapi bagaimana dengan semut? Wah, bisa berhari-hari. Jadi, dengan segala Kebesaran Tuhan, 1 Hari Tuhan bisa beribu-ribu (atau bahkan berjuta-juta) tahun manusia di bumi.
  2. Satu hari dalam proses penciptaan ini bisa berlangsung lama dalam hitungan bumi. Dan ini memberi celah adanya evolusi. Penciptaan hewan pada hari ke-lima mungkin juga telah menciptakan kera. Dan karena proses hari kelima ke hari keenam itu bisa amat-sangat lama, maka mungkin kera telah mulai berevolusi ke arah bentuk manusia. Dan pada hari keenam Allah menciptakan manusia. Mungkin pengikut Darwin sepaham dengan teori ini dan menjadikannya materi untuk mendebat “missing link.”
  3. Buku ini juga menjelaskan bahwa rentang waktu antara penciptaan alam semesta dengan penciptaan manusia pertama bisa berlangsung berjuta-juta tahun karena penulisnya mendukung teori Darwin dan mendukung bedanya 1 Hari Tuhan dengan 1 hari manusia.
  4. Dalam buku ini disebutkan bahwa Adam adalah “Manusia Roh yang Pertama.” Karena pengarang buku ini setuju dengan teori Darwin dan menganggap manusia telah ada melalui evolusi. Tetapi manusia pertama itu adalah manusia biasa seperti hewan. Dia tidak memiliki roh dan hanya memiliki insting untuk hidup. Nah, menurutnya, Allah itu menghembuskan Roh Kehidupan pada Adam. Tetapi buku ini memang percaya bahwa Adam diciptakan langsung oleh Allah dari tanah, bukan dari hasil evolusi. Jadi Adam tidak dilahirkan dari manusia-hewan ini. Demikian pula dengan Hawa yang juga diciptakan Allah dari tulang rusuk Adam.
  5. Perkembangan bangsa-bangsa di dunia ini adalah hasil perkawinan manusia keturunan Adam yang juga ber-Roh dengan manusia-hewan (tidak ber-Roh). Tetapi anak-anak keturunan Adam ini menuruni Roh sehingga mereka menjadi manusia Roh. Dalam buku itu dianalogikan begini: jika kita menyalakan api di sebuah lilin, analogikan bahwa api tersebut adalah roh. Kita ingin menyalakan lilin yang kedua. Kita menyalakan lilin kedua dari lilin pertama tadi. Apakah api di lilin pertama menjadi berkurang apinya? Tentu tidak. Demikianlah dengan roh. Keturunan manusia-roh berikutnya juga memiliki roh.
  6. Dari buku ini dapat disimpulkan bahwa keturunan Adam tidak menikah dengan saudara kandung sedarah. Lagi pula pada Kitab Kejadian 6:2 disebutkan ada 2 golongan, yaitu anak-anak Allah dan anak-anak perempuan manusia. Nah, penulis berasumsi bahwa “Anak-anak Allah” adalah anak-anak keturunan Adam, sedangkan “anak-anak manusia” adalah manusia hasil evolusi. Di ayat 6:4 juga disebutkan bahwa pada masa itu ada “manusia-manusia raksasa” dan penulis buku berasumsi ini adalah manusia-hewan (tidak ber-Roh). Perkawinan Anak-anak Allah dengan anak-anak manusia menghasilkan orang-orang yang gagah perkasa.
  7. Manusia-hewan (tidak ber-Roh) telah dipunahkan oleh Allah karena Tuhan melihat bahwa kejahatan manusia sangat besar dan kecenderungan hatinya berbuat jahat. Buku ini juga menuliskan bahwa manusia-hewan telah dipunahkan oleh Allah sehingga yang tersisa di masa kini adalah hanya benar-benar manusia-roh. Pemunahan ini terutama saat banjir besar pada masa Nabi Nuh.

Keberatan Atas Buku Ini

Terus terang hati dan pikiranku bergejolak. Penjelasan-penjelasan dalam buku ini masuk akal. Aku menemukan jawaban paling masuk akal setelah aku menemukan website Christian Answers. Sayangnya kok baru hari ini aku menemukannya setelah berkelana bertahun-tahun. Setelah membaca website ini, aku mengumpulkan banyak materi untuk menyanggah buku di atas. Pada bagian terakhir artikel ini, aku ingin sedikit mengulas isi dari website ini. Berikut ini adalah sanggahan-sanggahanku terhadap buku di atas:

  1. Kitab Kejadian dibuat untuk dibaca dan diimani oleh manusia. Oleh karena itu bahasa yang digunakan adalah bahasa manusia. Istilah yang digunakan juga adalah istilah manusia. Tanpa cara ini, manusia tidak dapat memahami isi kitab ini. Jadi, 1 hari dalam Kitab Kejadian adalah benar-benar harinya manusia. Manusia modern membagi 1 hari menjadi 24 jam. Nah, 1 hari dalam Kitab Kejadian adalah benar-benar harinya manusia yang selama 24 jam itu. Soalnya di Kitab Kejadian dengan jelas menyebutkan: “Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.” Memang dulu batasan 1 hari bukan dari jam 00:00 sampai jam 23:59, tetapi 1 hari adalah 1 siang dan 1 malam. Perbatasannya adalah pagi. Mungkin dari jam 06:00 sampai jam 5:59.
  2. Karena disebutkan bahwa 1 hari dalam Kitab Kejadian adalah benar-benar 1 hari manusia, maka tidak ada alasan untuk ada “manusia hasil evolusi” menurut teori Darwin. Jadi hari ke-5 dan ke-6 adalah benar-benar 1 hari manusia, dan tidak memungkinkan adanya evolusi kera menjadi manusia. Lagi pula Tuhan menciptakan manusia itu menurut gambaran Tuhan, bukan menurut gambaran evolusi manusia!
  3. Agak sulit menjelaskan bukti-bukti fisik tentang usia bumi sebenarnya. Bumi ditengarai sudah cukup tua. Usianya sudah jutaan tahun. Sedangkan penciptaan dalam Kitab Genesis (Kejadian) seolah baru beberapa ribu tahun yang lalu. Kalau aku berpendirian jika memang bumi sudah berumur jutaan tahu seperti yang diperkirakan oleh para ahli, maka benarlah bahwa proses penciptaan dalam Kitab Kejadian itu juga telah terjadi jutaan tahun yang lalu. Memang agak sulit menjelaskannya. Ataukah ada beberapa juta tahun yang hilang dan tidak tercatat oleh Kitab Suci antara satu babakan pada Kitab Kejadian dengan babakan yang lain. Atau bahkan antara Kitab Kejadian dengan kitab yang lain? Misalnya dengan Kitab Keluaran (Exodus)? Sehingga seolah-olah hari penciptaan baru terjadi beberapa ribu tahun yang lalu, padahal kenyataannya ada suatu masa tertentu yang tidak tercatat dalam Kitab Suci? Ini didukung kenyataan bahwa umur manusia generasi awal ini bisa mencapai hampir 1.000 tahun. Jadi kalau antara Adam dengan Musa itu misalnya (hanya misal) telah ada 100 generasi, maka kurang lebih telah menyumbangkan waktu 100 ribu tahun. Kenyataannya kisah tentang keturunan Adam sendiri ditulis dengan sangat singkat dalam Kitab Suci.
  4. Hanya ada 1 jenis manusia yang diciptakan oleh Allah pada saat itu, yaitu manusia Adam yang diberi Roh oleh Allah. Tidak ada manusia jenis lain. Tidak ada manusia hasil evolusi kera.
  5. Keturunan Adam adalah murni keturunan manusia Adam, bukan hasil silang spesies dengan manusia-hewan. Selain tidak mungkin, keturunan Adam yang masih memiliki kesempurnaan manusia asal juga pasti tidak sudi menikah dengan manusia-hewan. Bayangkan jika Anda harus kawin dengan orang-utan atau kera. Hiiiii…
  6. Timbulnya bangsa-bangsa di bumi ini adalah benar-benar keturunan Adam. Bukan karena bangsa itu sudah ada sebelumnya. Bukan pula dari adanya manusia-hewan. Bangsa-bangsa ini memang pada mulanya adalah hasil perkawinan saudara sekandung dan melebar ke perkawinan sekerabat. Tetapi karena memang manusia Adam dan keturunannya masih memiliki kesempurnaan manusia. Kutukan Allah dan pengusiran Adam & Hawa dari Taman Eden membuat kesempurnaan Surgawi mereka hilang, tetapi kesempurnaan sebagai manusia masih melekat. Sayangnya kutukan ini menghilangkan sifat Surgawi manusia dan merusak manusia sampai ke akar-akarnya (genetis). Makanya Kitab Suci mengenal dosa asal. Dosa asal inilah yang menghilangkan sifat surgawi manusia dan manusia cenderung memiliki sifat duniawi yang berdosa dan jahat. Dosa asal ini adalah genetis yang menurun kepada turunan manusia. Nah, kerusakan genetis pada Adam & Hawa masih sangat kecil sehingga memungkinkan adanya perkawinan saudara sekandung/sedarah. Inilah asal mula bangsa-bangsa dunia. Baru pada jaman Musa akhirnya perkawinan sekerabat dilarang. Tepatnya pada Kitab Imamat 18-20. Pada saat inilah mungkin kerusakan genetis akibat perkawinan sekerabat memiliki dampak kerusakan yang parah sehingga perlu adanya peraturan yang melarang perkawinan sekerabat. Kerusakan genetis pulalah yang menyebabkan kelahiran manusia-manusia tidak normal, misalnya manusia raksasa, dll. Penjelasan lebih komprehensif mengenai bangsa-bangsa dapat merujuk ke artikel “Dimana Kain Mendapatkan Istrinya.”
  7. Manusia memang benar pernah dipunahkan. Tetapi itu benar-benar manusia keturunan Adam. Mungkin pada saat itu kerusakan, baik moral dan genetis telah sangat parah, sehingga Allah perlu menghilangkan kerusakan itu. Lagi pula yang diselamatkan hanya keluarga Nuh. Dan untuk membangun bangsa baru dari keturunan Nuh masih perlu perkawinan sedarah/sekerabat.

Jawaban Iman Kristiani

Akhirnya dari bantuan website Christian Answer aku mendapatkan pencerahan dan kembali ke Kitab Suci. Banyak sekali artikel yang luar biasa yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang Kristiani. Dalam pengembaraan rohani ini aku sangat bersyukur bisa menemukan materi yang bisa memuaskan dahagaku.

Disclaimer

Artikel ini adalah pemikiran pribadiku. Mungkin tidak tercakup di Christian Answer atau bahkan tidak sepaham dengan artikel-artikel di website Christian Answer. Tidak ada hubungan antara aku dengan website Christian Answer secara pribadi. Aku menggunakan pemahamanku dalam menulis artikel ini. Sumber-sumber materi untuk menuliskan artikel ini salah satunya adalah dari website tersebut, tetapi aku tidak menjamin akurasi tulisanku ini sepaham dengan visi dan misi dan isi artikel-artikel dalam Christian Answer.

Tulisan ini aku buat khusus untuk memuaskan dahaga rohaniku secara pribadi. Semoga tidak menjadi debat atau batu sandungan bagi orang lain. Terutama karena inilah pemikiranku orang yang sederhana yang terus mencari dan berkelana ini.

Tetapi aku tetap menerima masukan, kritik dan saran terutama jika itu sifatnya membangun.

Salam damai & sejahtera. Tuhan beserta kita (Emanuel).

~~~

Artikel Terkait:
Benarkah Adam Manusia Pertama? (2)
Apa dan Siapakah Manusia Itu?

About these ads

Tentang Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Tulisan ini dipublikasikan di Personal, Religi. Tandai permalink.

192 Balasan ke Benarkah Adam Manusia Pertama?

  1. Cinta berkata:

    Salam hangat Emanuel..
    Saya benar2 tertarik dengan artikel anda tentang “adam manusia pertamakah?”
    Dulu saya juga berusaha mendalami masalah tersebut, karena dosen saya (seorang Kristian) dari Arizona (namanya Mr. Kenneth Titus) menyuruh saya untuk memberikan pendapat terhadap masalah tersebut dihubungkan dengan biologis, sejarah serta theologis.
    Nah, kalau anda mau lebih mengerti tentang masalah ini, saya sarankan anda membaca buku Keruntuhan Teori Evolusi, karya Harun Yahya. dalam buku tersebut banyak bukti-bukti dan fakta2 riil, bukan hanya pendapat seperti pendapat anda, juga fakta yang sejak dahulu telah tercantum dalam kitab suci Al-Qur’an tentang masalah ini. Pelajarilah Islam, maka anda ridak akan pernah menemui keraguan seperti saat ini (ketika anda masih bingung dengan agama anda sendiri, trinitas, dll yg merupakan bentuk ketidaksempurnaan agama anda)
    Warm regards
    Cinta

  2. Hallo Cinta,

    Mungkin bisa sharing pengetahuan Anda? Mungkin bisa diberikan summary tentang buku Harun Yahya?

  3. Ping balik: Anonymous

  4. Ping balik: Agamaku kesaksianku » Apa & Siapakah Manusia Itu?

  5. xxx berkata:

    semua isi dlm Al-Quran itu benar.
    Teori evolusi adalah teori sesat!!!
    Jadi, jika anda semua percaya adanya Tuhan, jgn pernah percaya teori evolusi!!!!

  6. Lita berkata:

    Hm.. kalo menurutku secara pribadi. daripada bingung2 cari jawaban tentang masa lalu,lebih baik beriman sungguh2 kpd Tuhan. jamgam mempertanyakan lagi karena kita harus hati2 kalo Iblis pandai menipu.
    menurutku jg Tuhan memang menciptakan Adam sebagai manusia pertama, tapi bisa jadi kan setelah itu Tuhan menciptakan manusia2 lainya setelah Adam dan Hawa. Knp tidak? Iya kan?!
    GBU

  7. @Lita
    Halo…

    Hm.. kalo menurutku secara pribadi. daripada bingung2 cari jawaban tentang masa lalu,lebih baik beriman sungguh2 kpd Tuhan. jamgam mempertanyakan lagi karena kita harus hati2 kalo Iblis pandai menipu.

    Setuju. Yang lebih penting adalah iman kepada Allah. Tetapi bukankah cerita masa lalu itu juga ada di Kitab Suci? Artinya kita harus juga percaya cerita dari masa lalu yang diturunkan oleh Allah. Tetapi rupanya banyak ilmuwan yang sengaja bermaksud membelokkan cerita proses penciptaan ini dan menggantinya dengan cerita “penciptaan karena kebetulan” proses alam dengan adanya teori manusia sendiri.

    menurutku jg Tuhan memang menciptakan Adam sebagai manusia pertama, tapi bisa jadi kan setelah itu Tuhan menciptakan manusia2 lainya setelah Adam dan Hawa. Knp tidak? Iya kan?!

    Setelah itu tidak ada proses penciptaan lagi. Proses penciptaan berakhir pada hari ke-6. Justru kita harus membaca Kitab Suci dan memahami cerita-cerita masa lalu agar kita benar-benar mengerti Allah dan hakekat kita sebagai manusia.

    Salam.

    • hamba Allah berkata:

      aneh banget kalo kamu percaya teori darwin, kalo kalo kamu percaya teori itu yang menganggap manusia adalah evolusi dari hewan, kalo anda percaya itu berarti anda adalah keturunan hewan,,apa mau anda jika di kasih sebutan hewan..?
      kalau gak mau mendingan anda jangan percaya dengan teori itu. kalau anda masih ngotot bahwa teori itu benar, berarti sama aja anda itu dengan…….

  8. redwar berkata:

    Hati2 ah klo mikir masalah keimanan, jarang2 ada agama yg ngasih kebebasan berfikir buat umatnya. klo sampe para pemimpin umat or agama tau anda bs dikasih label kafir or murdad….. *kabooooor*

  9. dewo berkata:

    @Redwar

    Hati2 ah klo mikir masalah keimanan, jarang2 ada agama yg ngasih kebebasan berfikir buat umatnya. klo sampe para pemimpin umat or agama tau anda bs dikasih label kafir or murdad….. *kabooooor*

    Ah… agama yg mana dulu?

  10. Hidayat berkata:

    Memang pembahasan hal ini sungguh menarik, mungkin saya pengin sedikit mengulasnya melalui sudut pandang Al-Qur’an.
    kalo memang benar adam adalah manusia pertama bagaimana dengan keberadaan manusia yang lain?? karena tidak mungkin ada sesama orang afrika yang menghasilkan keturunan selayaknya orang china yang berkulit putih. Sebetulnya dalam Al-Qur’an dikatakan bahwa dahulu manusia diciptakan telah berada dalam keadaan yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa dan dengan itu kemudian mereka berkembang biak. (QS.49.Al Hujurat/13)
    Adam diciptakan Allah didunia untuk dijadikan kholifah atau pemimpin, apakah mungkin pemimpin tidak mempunyai ummat??? Sebetulnya Adam diciptakan untuk membenahi kehidupan manusia pada saat itu yang semrawut dan menjurus kepada kerusakan.(QS.2.Al Baqarah/30)
    mungkin hanya sekilas yang ingin saya paparkan.
    semoga jawaban saya bisa menjadi bahan pemikiran saudara.

    • agung pribumi berkata:

      hidayat@bagai mana kalaw gini, seorang yang bapak nya tinggi dan ibu nya tinggi
      koq bisa ngelahirin anak cebol…………

  11. Yosia berkata:

    menurut gw memang waktu adam dan hawa mempunyai anak,
    anak mereka menikah,karena iru kenapa waktu kain membunuh habel dikatakan bahwa kain telah membunuh 1/4 penduduk bumi……
    penikahan sesama saudara dulu memang tidak apa2,namun karena peraturan dunia sekarang yg tidak di perbolehkan menikah sesama saudaralah yg membuat itu semua terasa aneh…. tapi sudah lah aku masih ponya banyak tugas makasi…..
    ^^

    • Erik berkata:

      Yosia,
      Dimana tertulis pernah ada 1/4 penduduk bumi terbunuh, tolong kalau biat argument yang ada dasarnya. tolong kita baca lagi kitab kita masih-masing dengan teliti dan seksama

      Salam

  12. Ramadhian Noor berkata:

    Mengomentari pendapat “Hidayat”

    “Sebetulnya Adam diciptakan untuk membenahi kehidupan manusia pada saat itu yang semrawut dan menjurus kepada kerusakan”

    Saya pikir pendapat anda keliru, kalo anda berpendapat demikian berarti Adam bukan manusia pertama di bumi ?

    Jauh sebelum Adam diturunkan ke bumi, bumi ini sudah dihuni oleh makhluk-makhluk Allah lainnya, yaitu Bangsa Djin.

    Mungkin anda perlu memahami tafsir dari ayat yang anda kutip di atas, bila disebutkan Makhluk bukan berarti itu hanya manusia, makhluk Allah SWT selain Manusia, ada juga Tumbuhan, Hewan dan Bangsa Djin.

    Makhluk Allah yang cenderung melakukan kerusakan di muka Bumi saat itu adalah Djin.

    Adam memang tidak diciptakan untuk tinggal di Syurga, skenario tentang akan diturunkannya Adam dari Syurga ke Dunia memang sudah menjadi Skenario Allah SWT.

    Ekstrem-nya walaupun saat di Syurga, saat itu Adam tidak memakan Buah Khuldi yang oleh Allah dilarang Adam memakannya, Adam akan tetap akan diturunkan ke Bumi. Akan tetapi Allah tidak akan melakukannya seperti itu.

    Skenario Adam akan memakan buah Khuldi akibat bujuk rayu dan godaan Iblis sebenarnya juga sudah diketehui Allah SWT, lalu kenapa Allah swt membiarkan kejadiannya akan terjadi seperti itu?

    Justru disinilah Skenario Besar yang telah dipersiapkan oleh Allah SWT untuk Adam, bahwa Adam akan dipersiapkan sebagai Khalifah di Dunia, Adam harus melalui Proses Penggemblengan Mental berupa Godaan Syaitan, Adam Melanggar Larangan Allah SWT, lalu Adam menyadari Dosa & Kesalahannya, kemudian Adam Memohon Ampunan dan Bertobat.

    Siklus Hidup seperti ini yang sampai saat ini pun kita masih merasakannya :

    “GODAAN –> MELANGGAR LARANGAN –> MENYADARI KESALAHAN –> MEMOHON AMPUNAN –> BERTOBAT”.

    Siklus ini akan selalu berulang-ulang pada kehidupan manusia.

    Bicara tentang Nabi Adam rasanya kurang lengkap kalo kita tidak mengulas sedikit tentang Iblis.

    Siapakah Iblis ? Sebagian orang mengatakan Iblis dan Syaitan adalah sama, atau Iblis adalah Rajanya Syaitan.

    Sebenarnya kurang tepat, saya akan mengutip tafsir QS Al-Baqarah (2):34 ;
    Ayat itu berbunyi:
    “Maka mereka bersujud kecuali Iblis, ia menolak dan berlaku sombong sehingga ia masuk kedalam golongan kafirin.”

    Tafsir-nya tentang siapakah Iblis itu sangat jelas. Dengan menggunakan penafsiran tradisional dari Ibnu Abbas, dan dengan membandingkan (cross-reference) dengan ayat-ayat al-Qur’an yang lain dan juga dengan analisa linguistik, kita tahu bahwa Iblis adalah satu diantara species makhluk dari golongan Djin, yang termasuk didalamnya semua makhluk yang tersembunyi (dari perkataan ijtanna, menyembunyikan dirinya). Ia diciptakan dari api yang tidak berasap, yang disebut Samun.

    Iblis adalah istilah dari kata benda if’iil yang berasal dari bentuk keempat kata kerja blasa yang berarti “berputus asa pada kebaikan”, “merasa menyesal”, “bersedih”. Jadi Iblis dinamakan demikian karena ia berputus asa dari ampunan Tuhan ketimbang meminta (ampunan) dariNya setelah ketidak-taatannya yang terdahulu. Ia sebaliknya malah mencari kelonggaran-Nya untuk melanjutkan perbuatan jahatnya.

    Dalam kasus Adam yang mencari ampunan setelah ia melanggar perintahNya bertolak belakang sama sekali dengan kasus Iblis.

    Sedangkan arti kata Syaitan dalam pengertian bahasa Arab berarti “Menyimpang atau Perilaku yang menyimpang”. Oleh karena itu istilah Syaitan selain bisa disandarkan kepada Bangsa Djin ( Yang Kafir ), juga bisa disandarkan kepada Manusia selama mereka secara sadar terus-menerus melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang dari Aturan-Aturan Allah SWT.

    Sebagai contoh di dalam kehidupan kita sehari-hari, bila kita mempunyai teman yang keseharian nya suka mengganggu orang lain, berbuat onar atau suka mengajak ke hal-hal yang dilarang, kita akan mengatakan “Dasar Setan Lu atau Dasar Anak Setan itu orang”, jadi istilah Setan itu lebih disandarkan kepada perilaku.

    Mungkin ada bingung kalau sebelumnya saya sempat menyebutkan bahwa Bumi sebelum Adam diturunkan sudah dihuni oleh makhluk Djin, tetapi kemudian saya menyebutkan lagi bahwa Iblis yang juga adalah dari Golongan Djin menggoda Adam di Syurga ??

    Bagaimana ini bisa terjadi ??

    Uraian lebih detailnya akan saya bahas lagi dipostingan selanjutnya.
    Itu juga kalo ada masih berminat.

    Saya Sudahi dulu ya …

    Wassalam ..

    “Ramadhian,,

  13. Dear Hidayat,

    Jaman manusia mula-mula, setiap anak akan menjadi bangsa yang besar. Misalnya Kain yang menjadi bangsa yang besar. Bahkan kepada Nuh dan Abraham yang langsung dijanjikan oleh Allah menjadi bangsa yang besar. Keturunan Abraham pun mendapatkan janji yang sama, yaitu kepada Ismael (menjadi bangsa Arab) dan Ishak (menjadi bangsa Yahudi).

    Sebelum bapa para bangsa itu, setiap anak manusia setelah menikah berserak ke seluruh penjuru dunia untuk membangun bangsa sendiri. Itu sudah menjadi alami pada jaman manusia purba. Walau pun demikian, Allah sendiri pernah menyerakkan manusia menjadi beragam bangsa dan bahasa saat manusia demikian sombongnya ketika membangun menara Babel.

    Menurut saya, perbedaan kulit manusia saat ini adalah wajar, selain karena setiap anak manusia jaman purba menjadi suatu bangsa, adalah juga karena dahulu secara genetis mereka sangat unggul. Setiap anak bisa saja memiliki variasi genetis yang sempurna. Maksud saya begini: setiap anak bisa saja memiliki wajah dan bentuk tubuh yang berbeda dengan kedua orang tuanya.

    Demikian sedikit pendapat saya. Terima kasih.

    • kempet berkata:

      klu org kawin dgn org arab pasti dnanya arab,dna pasti sama dgn salah satu dari keduanya gak mungkin beda,klu bentuk tubuh maupun kulit bisa tidak sama keduanya,klu menurut saya adam itu khalifah pertama dibumi,bukan manusia pertama

  14. Dear Ramadian Noor,

    Menurut paham Katolik, Iblis itu dulunya adalah malaikat. Mungkin agak sedikit berbeda dengan Islam yg memiliki konsep Jin (jenis makhluk selain malaikat dan manusia). Tentang kejatuhan Iblis (yang memiliki nama Lucifer) sudah pernah sedikit saya bahas di: “St. Michael: Siapa Seperti Allah?“.

    Karena kesombongannya dan karena ingin menyamai Allah, maka terjadi peperangan besar di surga yang mengakibatkan diusirnya Iblis beserta para malaikat pemberontak ke dunia ini. Merekalah yang selalu menggoda manusia untuk dijadikan pengikut. Dan untuk penghuni neraka kelak.

    Salam.

  15. Jere berkata:

    kalo dalam Theology yang gw pelajari, kisah adam adalah kisah dimana bangsa israel merefleksikan imannya melalui cerita.. kasarnya sih itu cerita yang ga menuntut kebenaran historis/ fiktif.. yang pasti di sini, penulis kitab Kejadian percaya kalau Tuhanlah yang menciptakan manusia.. jadi kita haru bedakan kebenaran iman n kebenaran historis, dua-duanya saling mendukung kok…buku yang cukup ringan tuk ngejelasin ini, baca deh “Di Sini Kutemukan”-nya Wismoady Wahono, BPK Gunung Mulia…

  16. Lawrance berkata:

    seru juga artikelnya,,,
    anyway, sebagai mahasiswa, gw pun tertarik dengan perihal bebas yg menuntut logika dan rasionalitas…apalagi ketika itu sudah turut mengusik iman-kristen gw…

    sama seperti loe,, gw jg sudah punya perspektif sendiri mengenai kitab kejadian dari sudut pandang yg mungkin relatif beda,, artikel itu gw taruh di blog friendster gw,,,

    klik aja link di bawah ini,,, judulnya perspektif mengenai kitab kejadian,,, smoga bermanfaat!

    http://reflectionoftime.blogs.friendster.com/termegah/

  17. Dear Jere,
    Memang banyak yang percaya bahwa cerita di Kitab Kejadian itu adalah cerita perlambang saja dan bukan mutlak suatu cerita historis. Tetapi kalau saya percaya bahwa itu memang cerita historis. Kan Tuhan Allah sendiri yg bersabda. Jadi pasti bener dong? Sudah gitu Yesus sendiri mendukung cerita dari Kitab Kejadian tersebut pas bilang kalau “pada mulanya manusia itu diciptakan berpasangan.” Jadi benar dong apa yang ditulis di Kitab Kejadian?

    Dear Lawrence,
    Salam kenal. Saya sedang membaca blog Anda.

    Salam.

  18. Robert berkata:

    Allah tidak menjadikan Setan Siiblis ..tetapi mahluk yang Allah ciptakan menjadikan dirinya sebagai Iblis yang menentang Allah………..

    Konetar u/ percobaan

    Wasalam
    Robert

  19. widyaningrum berkata:

    OOOOOOOOOOOOOOOOO……….yaaaaaaaaaaaaa……..

    masa siech………..

    ga banget deh

    ih….males banget sich……..

    yakin lo!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  20. Mr C Jr berkata:

    Hm ….. Topik yang lumayan asik bro …

  21. asryt berkata:

    sebenarnya sih aku mau nanya “apa sifat dasar dari hubungna antar Allah dan manusia dalam perjanjian lama”?

  22. Nature Boy berkata:

    Adam adlh manusia pertama yg turun ke bumi,lalu disusul Hawa yg di bwat oleh ALLAH dgn tulang rusuk Adam dan ketururunan trus dilanjutkan trus dan trusss… olleh mereka,mungkin ada yg bertanya:
    bagaimana cara mereka Mempunyai keturunan dan menghasilkan keturunan hingga sebanyak saat ini dan tempat yg berbeda beda??
    pertama-tama anak2nya melakukan perkawinan sedarah!!
    dlm menjalani hubungan itu satu persatu ada yg tereliminasi dari ikatan kesaudaaran itu,sehingga banyak dari keluarga itu pergi untuk mencari tempat.
    sehingga sampai meluas hampir seluruh permukaan daratan bumi.
    mungkin ceritaq agak kurang nyambung.
    soalnya hanya mengingat ingat sejarahnya.
    slm

  23. damaiku berkata:

    semuanya mangkin g jelas. malah tambah binggung aja nih. …..??? ada g yah yang lebih jelas lagi ?

  24. M Shodiq Mustika berkata:

    Alangkah bagusnya bila dewo daftarkan postingan ini di
    http://muhshodiq.wordpress.com/2007/02/28/pendaftaran-%e2%80%9ctop-posts%e2%80%9d-jan-feb-2007/
    pada kategori Critical dan kategori lain yang relevan.

  25. rikye_5 berkata:

    kayaknya g usah percaya sama teori evolusi darwin..!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    kita kan sudah di ciptakan oleh allah dari keturunan adam.kalo emang percaya anggap aja darwin g pernah di ciptakan oleh allah.

    SIIIIIIIIIIIIIII……………………….PP.

  26. gunks berkata:

    he gila…………apa kamu semua g percaya adanya allah..kalau kamu semua percaya teori darwin sama aja kamu g percaya sama allah………dan kamu termasuk diantara orang2 yang musyrik…TENAN……

  27. Ruhulqudus berkata:

    Solom,
    saya adalah manusia biasa yang diberikan ,pemberitaan tentang kondisi akhir zaman.
    tentang perdebatan Apakah manusia pertama adalah Adam ? baiklah akan saya coba uraikan,
    di kitab Al-quran :Albaqarah 31-32 diceritakan bahwa Allah menjadikan adam sebagai khalifah pertama .
    Disini sangat jelas bawah Allah “menjadikan” adam sebagai khalifah dan bukan “menciptakan” jadi semua kitab entah itu taurat,injil, maupun Alquran menceritakan tentang bagaimana allah menjadikan kholifah pertama bukan menciptakan kholifah pertama.
    Berarti diwaktu zaman adam sudah ada banyak bangsa / manusia lalu Allah memilih diatara manusia itu sebagai khalifah yaitu Adam.

    Ini diperkuat dengan Alquran :3/33
    bahwa Adam,nuh,ibrahim,musa,isa,muhammad dijadikan pemimpin melebihi bangsa pada saat itu.’

    Sangat jelas sudah, berarti pada zaman Semua Utusan Allah, sudah ada bangsa-bangsa dan bukan hanya ada adam dan hawa saja.

    dan kalo menurut ilmu biologi jika ada manusia menikah atar sesama yang terdapat hubungan darah maka akan ditemukan titik dimana anak keturanannya adalah Fertil.

    Untuk Pemberitaan selanjutanya. Kita dapat bertemu Bertatap muka sehingga semua jelas. Kondisi dimana Kita menantikan datangnya seorang mesias.

    Solom, [authority_ro@yahoo.com]

  28. Leo berkata:

    Ruwet…!

    Padahal intinya pada sama, percaya kalau Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah, teori Mr. Darwin tentang evolusi manusia mentah-mentah tidak dapat diterima dan juga tidak terbukti, dan beragam ras manusia di muka bumi ini semua pada percaya kalau diciptakan oleh Allah bukan hasil evolusi.

    Trus…, kenapa tambah ruwet? Sebab para komentator yakin Alkitab atau Alqurannya yang benar sendiri, padahal sumber teks tentang penciptaan ini dari Nabi Musa yang sama juga. Konyol bukan?

    Lha kalau tidak ada yang mendukung teori Mr. Darwin disini, dan semua pada menuliskan ayat-ayat pendukung tentang teori penciptaan akhirnya jadi debat agama deh… Konyolnya arah pembicaraan mendukung hal juga sama.

    Tentang Allah menciptakan sekaligus seluruh ras, atau ada djin atau terlahir dari proses perkawinan dan berkembang biak, peduli amat. Memangnya Allah peduli kita tahu atau tidak? Yang Allah peduli adalah hari ini dan besok. Hari ini sudahkah kita mengamalkan kebenaranNya? Besok masikah kita mentaati perintahNya? Mati… apakah kita diterima didalam SurgaNya?

  29. yoeni asri berkata:

    Kebenaran
    assalamu’alaikum wr wb,
    Nama saya Rustan, saya ingin bertanya kepada bapak mengenai maksud dari “Kebenaran”. Begini pak, dalam agama selain Islam, diajarkan juga mengenai kebenaran itu, walaupun “jalan”nya ber-macam², tapi sepertinya esensi kebenaran dari setiap agama itu sama.
    Seperti di dalam agama Islam, kalau seseorang itu telah menjalankan kebenaran sesuai dengan ajaran-ajaran Islam, maka akan diberi hadiah, yaitu Surga yang maha indah. Sedangkan di agama Buddha, akan mendapat Nirwana, suatu alam tanpa batas, begitu juga agama Hindu, dan agama-agama lainnya.
    Saya juga pernah membaca cerita-cerita tentang agama Buddha, mengenai seseorang biksu yang mendapat pencerahan, kemudian ketika dia baru menginjakkan satu kakinya di Nirvana, kemudian dia mendengar/melihat masih ada kesengsaraan di alam dunia, dia menolak masuk nirwana, dia memilih untuk reinkarnasi kembali ke bumi untuk membimbing umat manusia ke kebahagiaan sejati, dia berpikir untuk tidak egois karena ada orang yang masih susah sedang sementara dia “enak-enakkan” di Nirvana. hmm, saya rasa betapa indah cerita tersebut.
    Saya juga pernah membaca riwayat para Yogi Hindu, yang begitu hebat dan luar biasa, seperti para wali saja kehebatannya. Katanya mereka pernah “melihat” Bagavad/Tat Twam Asi/Tuhan. Ketika ditanya seperti apa bentuk Tuhan itu, mereka menjawab “neti, neti, neti”. Bukan ini, bukan itu… artinya Tuhan itu tidak dapat dijelaskan, Tuhan itu abstrak. Kemudian kehebatan lainnya mereka bisa “menciptakan” buah-buahan yang sedang tidak musim di India pada waktu itu untuk dibagi²kan kepada murid²-nya, dan lain-lain..
    Seperti juga ada biarawati Kristiani, yakni Bernadette di Lourdes, Prancis. Yang tubuhnya tidak rusak walaupun sudah dimakamkan ber-tahun². Menurut cerita, beliau telah melihat penampakan Bunda Maria ber-kali², Bunda Maria tersebut berkata kepada Bernadette bahwa dia (Bunda Maria) adalah yang dikandung tanpa dosa.
    Nah, yang saya ingin tanyakan mengapa di agama-agama lain itu seseorang bisa merasakan kebenaran ? Mengapa orang Buddha yang menurut agama kita adalah kaum kafir, bisa merasakan nirwana atau surga? Mengapa orang Hindu bisa “melihat” Tuhan ? Mengapa orang. Kristen tubuhnya tidak rusak sampai sekarang ? Padahal dia adalah orang kafir bukankah tubuh yang tidak hancur tersebut menandakan kesucian hatinya? Aneh ya pak …… :)
    Atau ada sebagian orang berpendapat bahwa agama-agama itu seperti sungai, yang bermuara pada satu tujuan, yaitu laut. demikian juga agama, walaupun ajaran²-nya berbeda tetapi intinya sama. Apakah benar begitu ?
    Mohon dijelasin ya pak, karena saya memang penasaran dari dulu. Karena menurut saya, ketika Para Nabi dan Waliyullah diberi kejaiban berupa Mu’jizat atau Karomah. Kan maksudnya untuk membuktikan bahwa ajaran yang dibawanya adalah kebenaran.
    Nah, kalau seandainya bapak tidak hidup pada jaman ini, katakanlah hidup pada jaman 100 tahun sebelum Islam lahir, dan hidup di negeri India, dan bapak menjumpai begawan atau seorang Buddha yang bisa berbuat macam-macam yang mempunyai keistimewaan yang luar biasa. Apa yang akan Bapak lakukan ? Terima Kasih atas perhatiannya,
    Wassalamu’alaikum
    Rustam
    ———————————————————————–
    Tanggapan untuk Sdr. Rustan (rustam@telkom.net)
    ———————————————————————–
    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Kebenaran : Berbicara kebenaran, berarti kita akan berbicara kepastian, kebebasan, ke-universal-an dan kehakikian….
    Mari kita endapkan keterikatan kita terhadap ‘isme’ yang kita miliki sekarang, sebab tidak akan objektif jika hal ini masih anda sandang … karena kebenaran itu akan tetap benar walaupun keluar dari kotoran anjing. (maaf saya tidak bermaksud mengeluarkan keimanan anda). Saya ingin anda melihat sesuatu itu apa adanya, tidak bercampur dengan anggapan /mitos, karena kebenaran itu meliputi segala sesuatu … Tidak ada yang terbebas dari kekuasaan yang maha mutlak. Walaupun saya mengungkapkan dengan kata-kata wahyu dalam Alqur’an, saya akan tetap berbicara keuniversalan.
    Sebelum kita memasuki kepada persoalan kebenaran MUTLAK, saya akan mengajak anda untuk memperhatikan gejala-gejala yang dialami oleh manusia, mulai dari gejala fisik, anda akan melihat sesuatu yang sama pada diri manusia. Fisik merupakan miniatur alam jagad raya, dimana dia tercipta dari untaian materi yang saling mengikat, bergerak, ber-evolusi, kemudian tumbuh dan berkembang … Juga anda perhatikan degup jantung, desah nafas, kedipan mata, yang bergerak bukan kemauan dirinya, semua ada diluar kekuasaan dirinya, itulah kebenaran adanya “kekuasaan” yang meliputi dirinya. Satu hal kebenaran yang bisa dirasakan bersama, baik orang Hindu, islam, Budha, atau Kristen… ( Allah meliputi orang-orang kafir ; Qs. Al Baqarah:19).
    Dari segi kejiwaan, dalam dirinya ada rasa, senang, cinta, bahagia, kebencian, & kepuasan. Jika kesadaran akan kejiwaannya berkembang maka akan ditemui keistimewaan jiwa yang amat luas, misalnya seorang meditator mampu melihat jarak jauh dengan kekuatan fikiran (telepati), tidak terbakar oleh panasnya api dll, semuanya adalah fenomena yang bisa terjadi kepada siapa saja jika digali dengan latihan kesadaran yang benar. Kebenaran itu juga telah terjadi kepada orang yang tekun melatih kejiwaannya maupun fisik dengan baik, sehingga muncul kekuatan yang timbul seperti mukjizat (jika hal ini terjadi kepada seorang yang terdoktrin dengan suatu agama maka dia akan menyandarkan kekuatan itu kepada apa yang menjadi kepercayaannya)
    Seperti halnya orang yang melatih pernafasan dengan baik, ia mengolah energi bioelektrik dalam tubuhnya sehingga mampu memberikan kekuatan yang luar biasa. Tidak heran jika seorang yang telah mahir menghimpun daya elektrik ia mampu memecahkan balok es, mematahkan besi baja, mampu mendeteksi barang yang tersembunyi, tahan pukul benda keras maupun senjata tajam ..dll
    Semua itu ada terjadi kepada manusia penganut agama apapun, akan tetapi mereka menyandarkan kekuataan itu kepada apa yang di yakininya … apakah itu kepada Yesus, Hyang Widhi, Tao, Sang Budha, Allah, dewa-dewa, dll, tergantung kepada doktrin kepercayaannya, tetapi pada hakikatnya kekuatan itu ada, tidak bisa dipungkiri.
    Pada tatanan fenomena fisik dan psikhis, mungkin kita akan mengalami kesamaan dengan perjalanan meditator..penyembuh, pastor atau pendeta, biksu yang tekun berkonsentrasi kepada apa yang diyakininya (dalam hal ini Tuhan/ dewa-dewa) atau kadang juga sama dengan penggali olah jiwa yang tidak menggunakan pengertian ketuhanan sama sekali … seperti orang-orang yang mengembangkan kekuatan psikologisnya … telepati, hipnotisme dan olah rasa. Pengalaman-pengalaman ini bukanlah penentu sebuah klaim kebenaran agama tertentu, sehingga menganggap agama lain tidak mampu berbuat demikian, … tidak !! Akan tetapi hal ini sebagaimana ilmu-ilmu yang lainnya bersifat universal, seperti perasaan rindu, cinta, sedih, bahagia, dan ketenangan.
    Keadaan ini bisa disebut sebagian dari pengalaman perasaan rohani. Yang tidak bisa di klaim sebagai milik orang Islam saja, atau orang Kristen … dan yang lain. Banyak pendeta yang berdoa di gereja memohon kesembuhan bagi sipenderita sakit parah ia bisa sembuh, … pendeta Budha pun demikian, dan tidak sedikit pula dari kalangan islam yang bukan kyai bisa berdoa untuk yang sakit, iapun bisa sembuh !!
    Lalu apakah sebenarnya yang terjadi terhadap mereka ini, sehingga apa yang mereka lakukan tampak tidak ada bedanya walaupun cara mereka berbeda dalam melakukan ritual, bahkan berbeda kepercayaan ketuhanannya !!
    Pertama-tama yang harus kita ketahui adalah proses bagaimana konsep jiwa itu beraksi. Apa yang timbul dari kegiatan rohani manusia itu, untuk memasuki dunia / alam mimpi manusia harus mengalami kegiatan yang sama, misalnya harus meleremkan / mengistirahatkan aktivitas fisiknya, maka jiwa akan mulai masuk ke alam mimpi dalam keadaan tidak terikat oleh kegiatan fikiran dan fisiknya. Hal ini berlaku kepada siapa saja … (siapapun bisa memasuki alam ini, tanpa harus menjadi orang suci)
    Untuk memasuki keadaan yang lebih tinggi dari alam mimpi, manusia harus menyadari akan jiwanya yang bersifat universal yang terbebas dari ikatan ruang dan waktu, tidak terpengaruh oleh batas fikiran,tidak mati, mampu melihat kedalaman bathin manusia, mengetahui rahasia alam dan ilmu, karena jiwa diciptakan memang demikian adanya.
    Seperti halnya kepada makhluk tuhan yang lainnya, apakah itu jin, syetan, malaikat, dewa-dewa, gondoruwo, bahkan tuyul adalah makhluk tuhan yang tidak terikat oleh waktu dan ruang, sehingga mereka mampu melihat tanpa batas, mengambil sesuatu dari alam ghaib, melakukan sesuatu diluar jangkauan pikiran manusia, mampu bergerak secepat kilat … termasuk rahasia mengobati, rahasia kuasa alam, rahasia relung hati manusia yang menyimpan file kehidupan dan perasaannya…
    Sampai tahapan ini keuniversalan jiwa masih berlaku tehadap agama- agama, sehingga banyak yang terjebak mengatakan bahwa agama itu sama !! Kekuatan tersebut sama dengan apa yang dilakukan antara orang suci, gondoruwo, jin malaikat, hampir tidak bisa dibedakan dan tidak harus menjadi suci (seperti yang anda sebutkkan, pendeta, biarawati
    wali dll)
    Untuk anda ketahui, bahwa jiwa manusia apakah jiwa itu jahat atau baik, tetaplah oknum makhluk yang memiliki kemampuan kasyaf, tidak terikat waktu, mampu melihat kedepan, dan memiliki kekuatan yang dahsyat.
    Ada cara manusia membangkitkan kesadaran jiwa itu, ialah melakukan perenungan / kontemplasi / meditasi / dzikir, semua ditujukan kepada objek yang diyakininya, apakah itu Yesus Kristus, Sang Budha, patung, atau titik hitam seperti yang dilakukan oleh pelaku hipnotisme. Jika hal ini anda lakukan terus menerus, maka andapun akan mengalami perubahan kesadaran, dari kesadaran fisik kepada kesadaran jiwa. Kalau hal ini bisa dicapai dengan baik maka orang tersebut mampu melakukan sesuatu yang luar biasa. Karena objek fikir tadi hanyalah sesuatu yang menolong melepaskan jiwa dari keterikatan fisiknya (kesadaran fisik) saja, jadi siapa saja tidak perduli objeknya apa, apakah itu tuhan, mantra, gambar patung, jika anda berkonsentrasi dengan objek-objek tadi maka lambat laun jiwa anda akan melepaskan ikatannya terhadap badan, dan anda akan menjadi eksis sebagai jiwa yang tidak terikat oleh badan.
    Pada keadaan ini sebenarnya masih ada lagi perjalanan jiwa yang lebih tinggi, yaitu kesadaran ketuhanan, objeknya adalah Tuhan … yang tidak bisa dibayangkan, … tidak sama dengan makhluknya, … bukan berupa suara …. Akan tetapi jiwa manusia terkadang berhenti kepada apa yang dia renungkan, … misalnya objek pikirnya adalah patung, maka dia tidak akan bisa melampaui dari wilayah itu, karena dianggap disitu adalah objek terakhir. Juga bagi yang menyebut nama tuhan akan tetapi objek pikirnya kepada “nama”, maka dia akan berhenti kepada apa yang dipikirkannya.
    Artinya mereka masih tetap berada di wilayah yang sama yaitu jiwa yang luas. Akan tetapi islam meneruskan perjalanannya dari jiwa menujui sumber hakikat / kebenaran, yaitu dzat yang tak terbayangkan, yang tidak laki-laki, tidak perempuan, tidak beranak, tidak sama dengan makhluknya, tempat bergantungnya sesuatu.
    Karena objek pikir dari kaum islam dengan kaum agama lain tidak sama, mereka melakukan meditasi atau kontemplasi, objeknya adalah kepada sesuatu yang mudah dibayangkan, apakah itu berupa guru sejati, … cahaya, … patung, … gambar tuhan, … gambar dewa, … gambar ular naga….
    Semua adalah alat untuk mencapaikan jiwa menuju yang lebih tinggi dari biasanya. Akan tetapi kelebihan akan kekuatan jiwa tersebut belum tentu menunjukkan sampainya seseorang menemukan kebenaran, karena ia masih berada di wilayah yang bisa digambarkan, bukan hakiki!!
    Di dalam Bagavadgita dijelaskan: bahwa barang siapa sesembahannya untuk dewa-dewa, maka ia kembali kepada dewa-dewa, barang siapa sesembahannya untuk roh alam, dia akan kembali kepada roh alam, mereka akan mengalami reinkarnasi, akan tetapi jika sesembahannya untuk Brahman yang Agung dia akan kembali sempurna tidak akan
    mengalami reinkarnasi … siapakah Brahman Yang Agung itu, ialah tidak berupa, tidak sama dengan makhluknya, tidak laki-laki, tidak perempuan, tidak bisa dibayangkan … Ialah yang maha suci dari gambaran pikiran manusia ….
    Dalam kitab Bible dikatakan Tuhan itu Esa dan Yesus itu pesuruh Allah, Yahya pasal 17 ayat 13. inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa, dan Yesus Kristus yang telah engkau suruhkan itu”
    Didalam perjanjian baru, Markus, pasal 12 ayat 29 : Maka jawab Yesus kepadanya, hukum yang terutama ialah; dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan kita ialah Tuhan yang esa.
    Saya berpikir jika mereka dalam bermeditasi objek fikirnya adalah apa yang tertera dalam kitab tersebut maka mereka akan mendapatkan akhir dari kebenaran, … bukan sampai kepada keluasan alam jiwa … syurga atau nirwana, karena kita tidak kembali kepada syurga akan tetapi kita kembali … innalillahi wainna ilaihi rajiun, … kepada Allahlah kita kembali bukan kepada syurga, … karena syurga itu masih berupa alam …
    Jadi kebenaran itu adalah Tuhan itu sendiri, adapun kekuasaan atas semua makhluknya adalah kebenaran yang dikaitkan dengan pikiran atau mitos yang menjadi kepercayaannya, ibarat pendapat kebanyakan orang bahwa matahari itu terbit dari timur dan terbenam di sebelah barat..padahal hakikatnya tidak demikian…matahari itu tidak pernah terbit dan tidak pernah terbenan….itulah hakikat sebenarnya … akan tetapi manusia menggambarkan itu sesuai dengan persepsi dan konsepsinya sendiri .. bukan hakikinya ….
    Seperti apa yang anda sebut, bahwa Bernadette seorang biarawati Kristen, tubuhnya tidak hancur walaupun dimakamkan bertahun-tahun. Terlepas dari apakah ia seorang alim dalam beribadah …hukum itu akan berlaku kepada siapa saja jika didalam tubuh orang tersebut banyak dikandung unsur ion negatif, adalah atom yang bermuatan negatif atau positif. Ion negatif sifatnya tidak stabil, ia paling suka mencari gandengan untuk berikatan.Tak terkecuali dengan bakteri, ikatan yang dibentuk inilah yang mengakibatkan bakteri mati. Dan tentu saja tidak sempat membusukkan badan atau benda disekitarnya …. Alqur’an telah menyebutkan bahwa manusia diciptakan dari sari pati atau ekstrak alam. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari sari / ekstrak yang berasal dari tanah (Qs. Al Mukminun:12)
    Setiap agama di dunia dinamakan atas nama pendirinya atau atas nama rakyat dimana agama itu dilahirkan, misalnya Kristen dinamakan demikian, karena ia mengambil namanya dari pendirinya kristus, budisme dari pendirinya Buddha; zoroasterianisme dari pendirinya zoroaster; Yudaisme, agama orang Yahudi, dari pendirinya yang termasuk dalam kaum Yudah dari negeri Yudea. Akan tetapi Islam, adalah merupakan suatu distinksi yang unik yang tidak memiliki asosiasi dengan orang ataupun rakyat tertentu. Kata ISLAM tidaklah menegaskan hubungan apapun yang serupa itu, karena ia tidaklah dimiliki oleh sesuatu rakyat, orang ataupun negara tertentu. Islam adalah sebuah kata bahasa arab bermakna universal, dinamakan demikian karena berarti berserah diri serta ketaatan dan ketakwaan kepada Allah, sehingga alam yang melakukan aktivitas geraknya dinamakan berislam (berserah diri terhadap hukum-hukum ketetapan Tuhan) Anda dapat memperhatikan bahwa segalagalanya di alam ini, … adalah dibawah suatu kontrol dari suatu order pengaturan atau hukum. Matahari, bulan dan bintang semuanya terjalin bersama-sama dalam sebuah system oleh sebuah hukum yang tidak berubah, dimana mereka sedikitpun tidak dapat menyimpang. Bumi bergerak dalam arah tertentu dengan suatu kecepatan yang tetap, dan waktu, kecepatan, serta jalan yang ditentukan untuk gerakan itu tak pernah berubah-ubah. Sama halnya dengan anasir-anasir fisik seperti air, udara, panas dan cahaya berfungsi sesuai dengan prinsipnya masing-masing yang telah ditentukan, unsur-unsur dari kerajaan mineral, tumbuhan dan marga satwa semua mentaati hukum-hukum tertentu mereka yang sesuai dengan itu. Mereka tumbuh dan berubah, serta hidup dan mati. Islam menamakan pusat hukum alam itu adalah rabbul `alamin (tempat bergantungnya seluruh alam semesta)….
    Jadi tidak dipungkiri ketetapan itu ada pada setiap orang islam (mukmin), kristen, budha, hindu, yahudi, zoraoaterianisme, taoisme dll, karena pada mereka itu ada keuniversalan yang bersifat perenial atau abadi … Karena kekuasaan Allah meliputi segala sesuatu (lihat surat Al Fushilat: 54)
    Allah meliputi orang-orang kafir (Al Baqarah: 19)
    Hukum itu berlaku terhadap siapa saja, misalnya seorang budha,yahudi, islam, kristen, jika mereka melakukan terjun payung dari pesawat udara pada suatu ketinggian tertentu … mereka akan turun kebumi dengan hukum gravitasi yang berlaku kepada mereka.
    Fenomena itu bukan saja pada alam fisik saja, akan tetapi didalam fenomena kejiwaan manusia, akan ditemukan keadaan yang sama, misalnya … saudara kita yang Kristen memiliki kasih sayang, cinta, marah, benci, takut, senang, dan bahagia … Juga dalam diri jiwa orang-orang diluar Kristen itu ada keadaan jiwa yang sama. Jadi kebahagiaan,
    kedamaian, kasih sayang, kebencian tidak hanya ada pada satu golongan manusia.
    Kesaksian manusia atas kebenaran adanya hukum alam (sunnatullah).
    Firman Allah : sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang beriman. Dan pada penciptaan kamu dan binatang-binatang yang melata yang tersebar (dimuka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaaan Allah) bagi kamu yang yakin, dan pada pergantian malam dan siang serta hujan yang diturunkan Allah dari langit sebagai rezki lalu dihidupkannya bumi sesudah matinya dengan aitr hujan itu, dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah ) bagi mereka yang berakal. Itulah ayat-ayat Allah, Kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya. Maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah Allah dan ayat²-Nya (QS. Al Jatsiyah:3-6)
    Pergantian siang dan malam yang disebabkan oleh perputaran bumi pada sumbunya yang mempunyai arah tertentu, yaitu tidak sejajar dengan bidang edar bumi, mengelilingi matahari, serta pengaruh hujan yang menyiramkan air pada bumi, yang sesuai sunnatullah menumbuhkan biji-biji tanaman dan menghidupi tumbuhan yang merupakan rezki bagi ummat manusia dan tiupan-tiupan angin yang diakibatkan oleh perbedaan
    tekanan udara di permukaan bumi setelah ia menerima penyinaran matahari yang tidak serba sama.
    Semua itu mudah kita mengerti, bagaimana mengenai ayat yang menyangkut penciptaan kita sendiri ?? Firman Allah : “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari sari /ekstrak yang berasal dari tanah.” (QS. Al Mukminun: 12)
    “Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Tetapi mengapakah mereka tidak juga beriman” (QS Al Anbiya':30)
    “Wahai manusia, apabila kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur) maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari “turab” (suatu zat renik)” (QS Al Hajj:5)
    Pada rangkaian ayat-ayat diatas, saya hanya bermaksud mengungkapkan kebenaran kesaksian manusia atas sebuah penciptaan yang mempunyai nilai eksakta dan kebenaran secara universal. Dan ayat-ayat tadi berlaku terhadap orang-orang kafir sekalipun. Jika hal ini diteliti oleh kaum yang bukan islam maka mereka akan menemukan sesuatu yang
    benar, … walaupun mereka mengingkari akan Tuhan ( kafir).
    Misalnya seorang yang kafir kepada tuhan, jika ia melakukan konsep manajemen yang baik dan rapih maka ia akan mendapatkan manfaat dari hukum itu, dan sebaliknya jika kaum mukmin tidak melaksanakan apa yang dikatakan dalam hukum universal (syariat), maka orang tersebut tidak akan pernah mampu membangun perusahaan yang solid …
    Seorang Yogi dalam melaksanakan konsentrasinya dengan benar (serius) dia akan mendapatkan kepuasan dalam bermeditasi, karena dia mampu melepaskan jiwanya dari keterikatan fisiknya. Akan tetapi orang Islam yang shalatnya sudah hampir lima puluhan tahun tidak mendapatkan kelezatan dan manfaat shalat, dikarenakan mereka tidak mengerti objek yang disembahnya, akibatnya pikirannya melayang tidak karuan, … sehingga jiwanya masih berkutat dalam pikiran dan gejolak nafsunya…
    Bandingkan dengan orang pelaku yoga yang hanya melakukan sehari lima menit dengan konsentrasi kepada satu titik (alunan nafas, konsentrasi kepada pangkal hidung, dll), … dengan orang peshalat yang melakukannya minimal lima kali sehari selama puluhan tahun, … .akan tetapi tidak menembus objek pikirnya…. Dia akan menjadi orang yang
    tetap gamang, tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali hanya capek dan penat.
    Demikian, … apakah uraian tadi menyulitkan anda …? Saya minta maaf karena saya kurang mampu menjelaskan dengan bahasa tulisan …. Kalau anda kurang puas, … saya besedia menjelaskan lagi pada kesempatan yang lain … Namun saya sarankan anda membaca ulang artikel saya pada bab, membuka hijab, karena disana dijelaskan secara detail apa dan bagaimana kebenaran itu …
    Salam
    Abu Sangkan
    >>>>>>>

  30. pikos berkata:

    liat aja dalam Al qur’an, udh jelas lagi

  31. Ping balik: dharma-tik.net » Blog Archive » Benarkah Adam Manusia Pertama?

  32. AN-aqimudien berkata:

    Alangkah baiknya kalau kita membuka ruhul-qudus.blogspot.com
    dari sana silahkan di fahami

  33. robby berkata:

    saya hendak bertanya kepada pemberi komentar yang muslim. adakah ayat dalam al-qur’an atau hadist yang jelas mengatakan bahwa adam itu manusia pertama ? saya memang menemukan klo adam itu nabi pertama tapi klo manusia pertama saya blm menemukan..menurut hemat saya berdasarkan buku dan al-qur’an menurut pemahaman saya yang mesti banyak belajar.adam adalah bukan manusia pertama. salah satu bukti dengan adanya firman Allah dalam surat al baqarah; ” aku akan menciptakan adam menjadi khalifah di muka bumi ini sebagai pengganti khalifah-khalifah sebelumnya.” malaikatpun protes dengan keputusan Allah “Ya Allah, kenapa engkau akan menciptakan makhluk (manusia) yang akan menumpahkan darah dan berbuat kerusakan?” para ilmuwan menemukan posil manusia purba.mungkin benar adanya.itu adalah bukti bahwa sebelum adam ada khalifah (manusia)yang menempati dunia ini.hanya saja Allah menghancurkan manusia pada masa itu karena kelalaiannya. hingga tiada satupun manusia yang tersisa pada saat itu. mungkin juga itu suatu kiamat.karena tiap masa ada kiamat.seperti jaman adam, dia berbuat kesalahan hingga menimbulkan kiamat dengan terusirnya dari ‘syurga’.jaman nabi nuh, umat nabi nuh durhaka hingga timbul kiamat berupa banjir yang menenggelamkan seluruh manusia kecuali yang beriman. jaman nabi luth juga didatangkan nyamuk kepada kaum add yang durhaka.dan begitulah seterusnya.nah, kemungkinan teori darwin itu ada mata rantai yang hilang karena memang manusia purba sampai homo sapiens (yang terakhir)musnah semua sehingga tiada sambungan ke nabi adam.berbeda dengan jaman nabi nuh. mata rantainya tetap ada karena masih ada yang hidup walaupun seluruh dunia ditenggelamkan. kita semua tau dengan kudusnya malaikat.tapi kenapa saat Allah mau menciptakan adam malaikat sampai protes? saya katakan kemungkinan malaikat sudah berkaca pada kejadian sebelumnya bahwa manusia memang selalu berbuat kerusakan. seperti Allah jelaskan dalam al-qur’an :”telah terjadi kerusakan didaratan dan dilautan akibat ulah tangan manusia.” kata-kata Dzaharal (telah terjadi) dalam ayat diatas adalah fiil madi atau masa lampau.itu menunjukan bahwa kerusakan itu sudah terjadi sejak jaman dahulu bahkan mungkin sebelum adam sehingga Allah murka dan menghancurkan semua manusia pada masa itu.nah, mungkin dengan apa yang saya sampaikan mungkin kita bisa mengkaji lebih jauh untuk menemukan titik temu antara pemikiran ilmuwan dengan al-qur’an. dan untuk membuktikan bahwa al-qur’an sama sekali tidak bertentangan dengan teknologi secanggih apapun. tetapi mungkin juga paparan saya salah total, oleh karena itu saya harap kita saling isi setiap kekurangan dari ilmu kita.dan bagi yang bisa menjawab pertanyaan saya (adakah ayat al-qur’an atau hadist shahih) yang menyatakan kalo adam itu manusia pertama ?
    bila seandainya ada harap tunjukkan, klo al-qur’an surat apa dan ayat berapa. tapi bila hadist perawinya siapa dan termaktub dalam kitab apa ? sekian dan terimakasih. mohon maaf atas segala kekurangan.
    wasalam

  34. d'eka berkata:

    Bnr bgt…. g sah prcy deh ma teori darwin

  35. rianto berkata:

    SEDIKIT TTG MANUSIA PERTAMA

    >>Manusia tanpa Kharisma Illahi (sebelum Adam).

    >>Manusia pertama adalah adam. Dalam arti kata manusia yg mempunyai roh Allah/kharisma Illahi.

    Setelah menciptakan manusia primitif pd hari ke-6, hari ke 7 Allah “beristirahat”. Kemudian Allah membentuk manusia Adam (manusia spesial pd zamannya) dr bahan yg sudah ada (DNA?)Untuk ditempatkan di taman Eden (Taman yg spesial jg pada Zamannya). Dibentuk pula binatang2 utk menemani Adam. Hewan bentukan Allah ini lain dr ciptaan sebelumnya (jinak2). Hanya ikan yg tidak dibentuk Allah.
    >>Adam & Hawa diusir dari taman eden. Setelah diusir, mereka berpisah saling menyalahkan. Dlm perpisahan itulah mereka bertemu dgn manusia ‘ciptaan Allah’ yg liar2 diluar wilayah Eden. Tentu saja manusia primitif2 itu kagum mereka kagum melihat Adam di satu tempat & Hawa ditempat yg berbeda. Amatlah mungkin terjadi kisah percintaan baik secara ‘kasar maupun halus’.
    >>Setelah semuanya terjadi, Adam mulai mencari2 Hawa. Sementara Hawa tengah mengandung benih dr manusia itu. Maka tak heran apabila Kain putra sulung mereka mempunyai sifat iri dan tega2nya membunuh (Habel)adik kandungnya sendiri. Yg notabene anak hasil percintaan adam & hawa (murni dr keturunan yg sama2 memp roh Allah).

  36. @Dear Rianto,

    Eh, Mas Rianto dapat cerita Adam dan Hawa dari mana? Kayaknya asyik juga jika dibuat novel.

    Salam.

  37. rianto berkata:

    >>Novel? Berdasar alkitab? Hak paten brp persen? he..he
    >>Ilmu pengetahuan awalnya dari Allah.
    >>Apa jadinya kalo keturunan adam & hawa kawin sesama saudara… Kelainan gen… jadinya.. Tapi kok malah pada pinter2 ya? Bisa buat menara Babel..dll

  38. rianto berkata:

    >>Mas Setio… Semasa kita masih kecil, masing2 kita sadar atau tidak sadar telah di indoktrinasi oleh doktrin2 ttt. Semisal pada saat kita sekolah minggu diceritain adam&hawa makan buah pengetahuan baik &buruk (digambarkan dgn buah apel dsb). Biar mudah dipahami. Hingga kita dewasa. Intinya.. guru2 agama itu ga mau ribet atau susah2 jelasin. Takut ditanya ga bisa jawab.
    >>Pada zaman skrg banyak penemuan2 baru yg susah kita terima,karena tidak cocok dgn apa yg kita pernah dengar sebelumnya. So kita tidak siap menerimanya. (*)Padahal penemuan2 itu ditemukan berdasar apa yg mereka baca di dlm Alkitab atau kitab suci lainnya.
    >>Tetap teguh…hai org2 beriman… peganglah apa yg telah kamu punyai..
    >>Karena pada saatnya nanti org2 beriman akan goyah oleh penemuan2 itu(*)! Kita goyah karena “bubur” yg kita makan bukan “nasi” “Air” yg kita minum tambain “anggur” dikit napa?
    >>Firman Tuhan/kalimatulloh ya & Amin!

  39. Hamba Allah berkata:

    Topik yg dibahas disini “Benarkah Adam Manusia Pertama?” samasekali tidak membuat saya tertarik. mengapa tidak sekalian dibuat topik yg lebih bermutu contohnya “BENARKAH YESUS ITU TUHAN???”

  40. Saya mau berbagi informasi tentang Gerakan Sex Alkitabiah (Reformasi Paradigma & Gaya Hidup Seksualitas dalam Kekristenan). Kunjungi Alamat Website Kami di :www.sexalkitabiah.com dan minta tolong dibagikan info ini kepada teman2 Anda. Ini adalah Break Thru Teologi. Thanks Large, JBY

  41. Jieli berkata:

    To: Hamba Allah

    Yesus itu Tuhan. Buat apa dibikin topik yang katamu “lebih bermutu”, lha wong udah jelas kalau Yesus itu Tuhan.

  42. Hamba Allah berkata:

    To: Jieli
    Baca lagi injil mu mas!…
    ketemu gak kata-kata nabi Isa AS yg menyatakan dari mulutnya sendiri yang mengakui bahwa dia itu tuhan yang harus disembah.

  43. Hamba Allah berkata:

    Silahkan baca injil mu dan terimalah kebenaran dengan lapang hati. Insya allah anda anda akan menemukan kebenaran yang hakiki. jangan hanya puas dengan doktin-doktrin yang diberikan oleh pendeta-pendeta mu.

    BUKTI TUHAN ITU ESA BUKAN TRINITAS DIDALAM INJIL
    Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
    1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
    2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
    3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
    4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
    5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).

    BUKTI AKAN DATANGNYA NABI SETELAH NABI ISA (YESUS) YAITU MUHAMMAD SAW
    1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.
    2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.
    3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
    4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
    5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.
    6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
    7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
    8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
    9. Yohanes 16:7-1 5, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
    10. Dan lain-lain.

    Semua Allah SWT memberikan hidayahnya terhadap siapa yang dikehendaki oleh-Nya. Amin

    BUKTI BAHWA YESUS BUKANLAH TUHAN DIDALAM INJIL
    Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan
    1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29).
    2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14:28).
    3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16:19, Roma 8:4).
    4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56).
    5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36).
    6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius ll:25, Lukas 10:21).
    7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34).
    8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30).
    9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30).

    BUKTI BAHWA YESUS ADALAH RASUL UTUSAN ALLAH DALAM INJIL
    Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah)
    Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13:20,16:5, 17:3,8,23,25.

    BUKTI BAHWA TIDAK ADA DOSA WARIS DALAM INJIL
    Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa
    Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakekatnya sama saja, yaitu Tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4).

    • Man Manal berkata:

      Hamba Allah.
      Untuk anda sebagai seorang ilmuwan, perkenankanlah saya memberikan sedikit pandangan.
      1. Bilamana kita hendak mengulas sesuatu hal, maka sebelum kita memberikan ulasan, maka tindakan pertama yang kita lakukan adalah dengan memahaminya secara utuh, dan bukan sepotong-sepotong.
      2. Sebagaimana seperti disiplin ilmu yang ada di dunia ini, alangkah ganjilnya seorang ahli biologi memberikan ulasan mengenai matematika. Saya kira nggak relevan. Lebih baik anda membahas bidang ilmu yang anda ikuti.
      3. Artikel ini, anda buat dalam bahasa Indonesia, alangkah eloknya bahwa rujukan anda atas ayat-ayat Alkitab dari Alkitab yang berbasa Indonesia. Hal ini saya katakan karena banyak ayat-ayat yang anda rujuk sesungguhnya bertolak-belakang dengan yang anda maksud.
      4. Untuk menambah rujukan anda tentang agama, saya usulkan agar anda berkenan membaca http://rachmad.kuyasipil.net/? page.id=74 (artikel “Allah Islam Sesungguhnya”.
      5. Mohon juga anda membaca dan menghayati Almaidah 5:68 dan QS 5:6

      Pertanyaan saya,
      1. Adalah anda percaya bahwa apa yang tertulis dalam alquran sebagai suatu kebenaran mutlak? Saya kira selaku penganut muslim sejati, saya yahin bahwa anda akan menjawab “yakin” bukan?
      2. adakah anda percaya bahwa Allah itu Maha Kuasa dan Maha Tahu? Saya kira kita sepakat akan hal tersebut.
      Kalau kita sepakat, berarti apa yang ada dalam point 5 diatas adalah suatu kebenaran. Sebagai suatu kebenaran mutlak tidak perlu lagi kita pertanyakan kebenaran Taurat dan Injil bukan?
      3. Ataukah anda pernah memberikan nasihat kepada Muhammad atau bahkan kepada Allah, sehingga tidak mengakui ayat-ayat tersebut di atas?
      4. Ataukah anda lebih maha tahu dari Allah, sehingga tidak mengakui kebenaran Taurat dan Injil? Yang mungkin pandangan anda sama dengan pandangan beberapa orang yang beragama islam yang mengatakan bahwa Taurat dan Injil sudah dipalsukan? Ingatlah apa yang telah difirmankan Allah Allah adalah kebenaran mutlak, dan sebagai yang Maha Tahu, Allah pasti mengetahui masa lalu. masa sekarang dan masa yang akan datang. Setuju?

      Tambahan usul ”
      1. Karena anda telah merujuh pada ayat-ayat Alkitab, maka saya usulkan kiranya anda dapat membaca dan merenungkan Yohanes 14 : 1 – 7. Dalam ayat 6) Kata Yesus kepadanya : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”

  44. ravi berkata:

    Dear All,
    Sebenernya semakin ke bawah bahasannya udah keluar dari topik yang dibuat Emanuel.
    Topiknya kan ‘Benarkah Adam Manusia Pertama?’ bukan?

    Ok, kita kembali ke laptop..
    Kalo menurut saya, saya tidak percaya dengan teori Evolusinya Darwin. Karena apa? Karena;
    1. Saya sepakat dengan Emanuel yang menyatakan Darwin tidak dapat membuktikan missing link tersebut
    2. Saya sepakat lagi dengan Emanuel yang mempertanyakan kenapa kera masih ada yang seharusnya sudah ikut berevolusi
    3. Kalau manusia itu hasil evolusi, kenapa ada berbagai macam ras di dunia. Yang lebih fatal lagi ras satu dengan yang lain memiliki karakter, struktur tubuh dan bentuk yang berbeda pula.

    Saya juga tidak yakin dengan teori manusia pertama, karena:
    1. Mirip dengan poin no.3 di atas, kenapa hasil persilangan hanya dari adam & hawa lahir berbagai macam ras dan bagaimana cara mereka menyebarkan diri?
    2. Kalau kita semua adalah keturunan Adam & Hawa, sampai kapanpun kita akan menikah dengan orang yang memiliki pertalian saudara (incest)

    Sekarang bagaimana kalau kita memikirkan teori bahwa kehidupan sekarang adalah berasal dari kehidupan sebelumnya. Bahwa ada kehidupan diluar kehidupan kita sekarang ini. Bahwa kehidupan kita sekarang ini diciptakan oleh kehidupan lain sebelum adanya kehidupan kita yang sekarang ini.

    Thanks

  45. Montir berkata:

    Dear Ravi,

    1. Mirip dengan poin no.3 di atas, kenapa hasil persilangan hanya dari adam & hawa lahir berbagai macam ras dan bagaimana cara mereka menyebarkan diri?

    Dahulu 1 keluarga bisa menjadi sebuah bangsa. Ini bisa terjadi karena seseorang bisa berumur sampai 1000 tahun dan memiliki banyak anak. Misalnya bangsa Kain, bangsa Nuh, dst. Dan kemudian keturunan Nuh diserakkan oleh Allah ke seluruh dunia dengan bahasanya sendiri-sendiri.

    2. Kalau kita semua adalah keturunan Adam & Hawa, sampai kapanpun kita akan menikah dengan orang yang memiliki pertalian saudara (incest)

    Dahulu gen manusia masih belum rusak sehingga bisa incest. Baru setelah zaman Musa, pernikahan sedarah dilarang sampai keturunan ke-4. Mungkin pada jaman Musa gen manusia sudah mulai menurun sehingga jika incest, maka akan menimbulkan kelainan genetik seperti yg terjadi pada manusia jaman sekarang.

    Sekarang bagaimana kalau kita memikirkan teori bahwa kehidupan sekarang adalah berasal dari kehidupan sebelumnya. Bahwa ada kehidupan diluar kehidupan kita sekarang ini. Bahwa kehidupan kita sekarang ini diciptakan oleh kehidupan lain sebelum adanya kehidupan kita yang sekarang ini.

    Hehehe… kayak filem sci-fi.

    Salam.

  46. Hamba Allah berkata:

    Setuju kembali ke laptop

    http://www.harunyahya.com/indo/buku/menyanggah08.htm

    Buka saja link diatas
    Pasti kalian semua akan lebih mengerti bahwa nenek moyang kalian adalah nabi Adam. berbeda dengan Nenek moyangnya si darwin yaitu monyet

  47. aina berkata:

    manusia sesudah adam ya ada yaitu hawa istri adam dan kemudian anak2 adam dan dari anak2 adam tersebut berkembang menjadi cucu,buyut dan seterusnya dan dari situlah maka ada suku2 bangsa ,gitu loh kalau saya tak salah.
    maaf,yang benar dari Allah yang salah dari saya

    wassalam

  48. syamchue_bali berkata:

    teori darwin adalh teori yang dibuat berdasarkan akal manusia yang nyata dengan dipadukan temuan2 yang didapat (itu nyata) kalo dalam Al Qur’an (kebetulan saya Islam, dan Injil nyata2 Allah menerangan tentang Nabi Adam dan Hawa… jangan lupa itu semua (dari Allah) sifatnya Gaib, tidak bisa disamakan dengan penemuan2 kita manusia. Semoga sdr setio dewo menyadarinya.

  49. dejavu berkata:

    yang gampang2 aja, “sekarang di dunia ini ada orang bule, arab, china, negro, melayu, aborigin,amerika latin, afro negro dll ‘yang sangat jelas sekali beda2 warna kulit dan bentuknya…”Pertanyaan saya adalah orang apakah Adam dan Hawa…?..Orang arabkah..? Orang China kah..? Orang Bule kah..?…”Mungkinkah kalo Adam/Hawa Orang Arab..Cucu2nya jadi orang China..?????..”Kalo kita orang melayu tiba2 anak kita lahir bule, siapakah yang menghamili istri kita..? pasti kita akan bertanya2 dan curiga..jangan2 ada sumbangan orang bule kepada istri kita…Kalo Adam/Hawa orang Negro mungkinkah Anak cucunya jadi bule…???…saya jadiIngat cerita Nabi Nuh..?..cerita ini diyakini agama samawi,..Islam,kristen dan Yahudi…Katanya semua mahluk hidup musnah pada jamannya Nuh ditelan Banjir besar..dan sebelumnya Nuh diperntah oleh Allah untuk membuat perahu besar…Siapa saja yang percaya dan beriman boleh ikut naik perahu dan akan selamat..yang tidak beriman akan musnah ditelan banjir besar…”Pertanyaan saya adalh sempatkah Nabi Nuh dalam waktu singkat menjemput atau minimal memberi kabar kepada orang2 Australia (bule)..?,orang2 Negro,..orang orang China, orang2 melayu,orang amirika latin, orang jepang.dll yang postur dan warna kulitnya jelas sangat berbeda…Jauh sebelum ada Islam,kristen dan Yahudi kepercayaan manusia berasal dari dua orang lelaki dan perempuan sudah ada dan diyakini oleh orang2 Tiongkok kuno,ribuan tahun sebelum ada kitab Taurah,..mungkinkah Yahudi melalui Musa menyadur kepercayaan ini….Jika Agama selalu diturunkan di Jazirah Arab…Apakah Tuhan adil..??…kok nggak ada Nabi Bule yang tingkat Intelektual dan disiplinnya jauh diatas rata2 orang2 Arab..?? Kemana saja Allah membiarkan manusia selama ribuan Tahun menyembah batu dan menciptakan Dewa2 sendiri..??..Bagaimana dengan manusia Sangiran..?Trinil,(Jawa timur) manusia Neanthertal..yang usianya sudah jutaan tahun dengan bukti2 sangat akurat tapi usianya jauh diatas Adam..?? Bagaimana dengan manusia2 purba yang hidupnya di Goa2 dengan peralatan2 sangat sederhana dan belum berpakaian apakah mereka benar2 ada..?? Ilmuwan yang ngarang2 ataukah Alkitab dan Alquran yang ngarang..??..Sejak kecil kita sudah disodorkan dua ajaran yang sebenarnya sangat bertentangan..disisi lain kita belajar sejarah termasuk belajar sejarah tentang manusia purba..Homosapien dll..disisi lain kita belajar juga tentang Adam dan Hawa..Pernahkah ada murid yang membantah keberadaan Homosapien..?? mengapa buku pelajaran tersebut menjadi acuan resmi sejarah..?..haloo bagiamana guru sejarah..?? apakah anda mengajarkan sesuatu yang salah…??..baru2 ini di Flores ditemukan fosil Hobit manusia kerdil yang usianya kira2 4 juta tahun dengan susunan rahang,gigi dan postur yang sangat mirip dengan manusia modern…semua ilmuwan Indonesia dan dunia mengamini…tidak ada satupun tokoh agama kita membantah…bagaimana ini…?? berada dimana kita…?

  50. lebai berkata:

    loh,gimnaya?masih keliru dengan khalifah.Tidak semestinya khalifah hanya untuk manusia tapi jua untuk semua makhluk di bumi.kan gawat pikiran yang susah.

  51. dejavu berkata:

    konsep khalifah adalh konsep arab/islam..tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah..maf saudara2ku yang muslim…pertanyaan saya diatas ada yang bisa jawab atau tidak…?…Saya ngin jawaban ilmiah boleh bewracuan agama (Islam/kristen/yahudi) asal masuk akal…

    pertanyaan saya
    1.Orang apakah Adam/Hawa..?
    2. Setelah semua mahluk hidup musnah kecuali yang dikapal Nuh, benarkah kita keturunan Nuh..?
    3.Mungkinkah jika Adam/Hawa orang Arab lalu anak cucunya berantakan jadi berbagai macam bentuk china,Negro<bule,Melayu,latin,dll…?…Kalu ya berarti teori Evolusi benar..bahwa mahlk hidup beradaptasi dengan lingkungan dengan cara merubah fisiknyasecara perlahan…?
    4.Ada tiga acuan tentang ajaran adam/hawa..1.Taurah,2.Injil, 3Alquran…semuanya berbeda2 versinya…masing2 mengaku paling benar…apakah semuanya benar,atau hanya satu saja yang benar..?..jangan2 semuanya salah…seperti orang2 Yunani atau Mesir Kuno yang ribuan tahun menyembah dewa2…tiba2datang agama baru dan mengabarkan itu salah…Hoooi kemana saja Tuhan selama itu…? ribuan Tahun cing…? kok nggak kirim2 Nabi kepada mereka yang sesat (kata orang Islam/Kristen)…Apakah Tuhan tidak sempat mampir atau nengok2 ke negri Indian kuno,Tiongkok kuno yang pada waktu itupun jumlah penduduknya jauh lbh banyak dari arab, atau tengoklah negri India yang sampai sekarang masih berhindu ria, dan tidak percaya adam dan hawa…??

    • Bulan Sabit Merah berkata:

      KALAU INGIN TAHU JAWABANNYA…. MATI DULU BROOOO…. TRUS TANYA LANGSUNG SAMA ALLOH……….
      (ITU JUGA KALAU ALLOH BERKENAN MENERIMA LO….)

  52. elton berkata:

    menurut saya, manusia pertama jelas adalah Adam. kita jangan sampai terjebak dengan berbagai teori yang pernah disampaikan oleh para ahli yang notabenenya adalah orang ateis yang berpendapat tentang geb teori. sangat disayangkan jika kita diperdaya oleh teknologi yang katanya mampu mengukur umur sebuah fosil. ternyata teori karbon yang digunakan tidak memiliki validitas. artinya teori karbon salah besar tentang umur bumi. oleh sebab itu, sebaiknya kita pelajari saja apa yang Tuhan sampaikan lewat alkitab. itu sudah sangat lengkap buat kita orang percaya. kita telah diberitakan apa yang perlu saja buat kita manusia. dan yang tidak perlu bagi manusia adalah menjadi rahasia Tuhan. Anda sebagai orang percaya jangan pernah berspekulasi tentang Tuhan dan ciptaan-Nya. percaya saja suatu saat anda akan mengerti kebenaran yang sejati. jika anda masih ragu, mungkin anda perlu mati dahulu untuk menanyakan kepada Adam apakan ia adalah manusia pertama? demikian yang bisa saya sampaikan, biarlah ini dapat menguatkan iman kristen. GBU

  53. lifa berkata:

    sudah ribuan tahun manusia hidup didunia ini,dan tidak pernah terdengar satu kejadianpun yang terdengar bahwa ada sepasang suami istri misalnya dari jepang melahirkan bayi arab atau afrika dan sebaliknya, ya kan.buat apa pusing berdebat.itu menandakan bahwa tidak mungkin satu ras menhasilkan ras lain yang sangat jauh bedanya.jangan bilang kuasa tuhan ya.kita bicara sesuai logika dan faktakan kata kalian juga.kalau kita bawa2 nama tuhan maka batupun jadi berlian.dan kitab sucikan manusia yang bikin .kalau kita mau ngomong ya harus sesuai fakta dan kenyataan bukan berdasarkan karena sesuatu itu sudah tertulis di buku atau kita dengar dari orang lain atau sudah terjadi secara lama dimasa lampau …oke

  54. opick berkata:

    pelajari al-qur’an dulu baru anda mendapat jawaban yang benar, adam adalah manusia pertama. so kita ingat adam tercipta dari tanah, jin tercipta dari api. setelah membaca opini anda saya berpendapat anda sendiri masih ragu akan kebenaran tersebut.

  55. lucu berkata:

    waduh, seru banget blog ini.
    Biar tambah pusing ya… :)
    Adam itu punya pusar atau tidak??? Khan katanya kita diciptakan serupa dengan Adam dan Tuhan? Kita ada pusar, Adam ada tidak? Tuhan juga punya pusar donk??? ;)

    Apa kata Injil? Apa kata Al’Quran?
    Apa kata orang yang dengar kata orang lain (ustad, pastor, …) ???
    hehehhe…. dan apa katamu???

    Just be open minded …. enjoy your life…. ;)

  56. Ping balik: ADAM Manusia Pertama…? « Biarkan DIA berbicara dalam Hatimu

  57. YES SUS berkata:

    Salah satu artikel yg menarik dr dewo.
    Komentarku sederhana saja, teori evolusi si Darwin tsb ibarat ilmu komputer hanya menerangkan manufacture hardwarenya, toh walau sampe kepalanya pecah murid2 Darwin tsb nggak bakalan bisa menjelaskan development softwarenya… Apakah teori evolusi mampu menjelaskan darimana asal usulnya “kecerdasan” manusia?… apa karena monyetnya kejedot pohon…? wk..kkkkkkkk.

  58. Daniel berkata:

    Salam semuanya,

    Sy seorang muslim dan sy sangat tertarik dengan artikel yg ada di blog ini. Kebetulan saat ini sy memang sedang sangat tertarik kepada penciptaan manusia pertama di muka bumi. Dibawah ini adalah pendapat sy saja , bukan pendapat ahli.

    Berangkat dari surat Al Baqarah:30 (QS 2:30), disebutkan bahwa Allah akan MENJADIKAN seorang manusia untuk menjadi khalifah di bumi. Bila sy renungkan ayat ini, penggunaan kata Naas/Manusia dalam Al-Quran sudah ada, padahal jika memang Adam as adalah manusia pertama, seharusnya dalam Al-Quran yang digunakan adalah kata MAKHLUK bukan kata MANUSIA. Dalam perkembangan selanjutnya barulah makhluk itu diberi nama manusia karena memiliki otak, pikiran, dan nafsu.

    Kemudian surat Ali Imran:33 (QS 3:33), disebutkan bahwa Allah telah MEMILIH Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing2). Hal ini menurut sy berarti Allah telah MEMILIH. Jika kita pahami lebih dalam lagi, arti kata memilih berarti “mengambil,memberikan kepedulian, kepada satu dari banyak”. Di perkuat lagi dengan “di masa mreka masing2″. Berarti pada masa nabi Adam as, Allah melakukan “pemilihan” terhadap Adam as, pada masa itu.

    Lanjut lagi kepada surat Al Hijr:24-30 (QS 15:24-30), dinyatakan bahwa Allah telah mengetahui orang2 sebelum dan sesudah “kamu”, lalu Allah menghimpun mereka. Kemudian Allah MENCIPTAKAN Adam as dari tanah yang kering dan lumpur hitam yg diberi bentuk, dan malaikat pun bersujud ketika Allah menyempurnakan kejadian Adam as. Dari ayat ini, sy berpendapat bahwa “kamu” yang dimaksud oleh Allah adalah kita yang telah ber-peri kehidupan seperti manusia pada umumnya. Dan orang2 sebelum “kamu” yang juga dihimpun oleh Allah adalah orang2 yg belum memliki peri-kehidupan seperti manusia sekarang. Dan menurut saya juga, batas peri kehidupan itu adalah dengan diciptakannya Adam as dari sisi Allah dan diturunkan ke bumi.

    Jadi kesimpulan bodoh sy ini adalah bahwa:

    Adam as bukanlah manusia pertama di bumi. Beliau adalah khalifah pertama di bumi yang memberikan peri kehidupan, mengajarkan perikehidupan, memperkenalkan Tuhan (Allah), kepada manusia yang memang SUDAH ADA sebelumnya. Pada masa itu, manusia sudah ada, namun belum memiliki kehidupan yang jelas, belum mengenal konsep ke-Tuhan-an. Adam as ini lah yang diturunkan oleh Allah untuk menjadi pemimpin di bumi. Kesimpulan ini juga merefer kepada pertanyaan malaikat pada QS 2:30 “…Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”…”. Tahu darimanakah malaikat kalau Adam as yang akan diciptakan oleh Allah adalah orang yg akan memberikan kerusakan di bumi, jika malaikat tidak pernah melihat jenis yang sama dengan yang akan Allah turunkan?Pendapat saya, manusia sebelum diturunkannya khalifah pertama (Adam as), adalah orang2 yang merusak bumi karena sifat dasar manusia yang memang adalah serakah. Ketika khalifah pertama diturunkan, maka berubahlah pola kehidupan manusia menjadi lebih ber peri-kemanusiaan.

    Sekian pendapat saya,

    salam

    daniel

  59. boy_ahoy berkata:

    Yang dipelajari dari Al Quran apanya ya?
    Katanya Tuhan cuma satu, tapi koq timbul pertanyaan tentang isi alquran seperti ini :
    1. Siapakah “Kami” yg sering kasih Wahyu ke Muhamad?
    2. Siapakah Al Alat dan Al Uhza ( maaf kalo salah tulis ) yang katanya anaknya Allah islam? ternyata dalam islam Allah punya dua anak ya…

    Trs kenapa ya islam selalu bilang agama lain kafir? sedangkan di agama lain gak pernah ada yang campur urusan mereka (islam) HEERAAAN DEH

  60. Daniel berkata:

    Menjawab pertanyaan bung boy_ahoy:

    1. Kami/Aku itu sama bos. Kami itu adalah Allah. Allah menggunakan kata yang sangat halus kepada manusia. Seperti saya bilang kepada Anda, “mohon maaf kami tidak bisa menyediakan apa2 untuk kedatangan Anda ini”. Kami disini maksudnya adalah saya, bukan kami dalam arti kata majemuk. Kata yang sangat halus untuk “saya” atau “aku”. Begitulah bung boy_ahoy.

    2. Lata dan Uzza itu bukan anak Allah. Siapa yg bilang bos? Ada artikelnya? Itu nama orang saleh pada zamannya. Mereka adalah penyembah Allah yang sangat setia. Namun, pada perkembangan zamannya, kedua orang saleh ini justru akhirnya di puja oleh keturunan mereka. Dan mereka menggambarkan Latta dan Uzza dalam bentuk patung, monumen , dan disembah. Hal ini lah yang membuat Allah murka dan menyuruh Rasul-Nya untuk membasmi habis berhala2 itu. Begitu bos boy_ahoy.

    3. Kafir itu hanyalah sebua istilah yang akhirnya menjadi patent pada jaman sekarang. Arti sebenarnya kafir adalah orang yang tidak percaya Allah adalah Esa/Satu dan Muhammad SAW adalah rasul terakhir-Nya. Namun, orang jaman sekarang mengartikan kafir sebagai sesuatu yg sangat hina dan rendah. Sebenarnya tidak. Kafir sendiri dibagi2 lagi menajdi kafir dhimmi, harbi, dan musta’im. Kafir dhimmi adalah kafir yang hidup beradampingan dengan kaum muslim. Hidup bersahabat dan rukun, saling membantu dengan kaum muslim. Untuk kafir dhimmi ini Muhammad SAW pernah berkata kira2 bahwasanya jika ada yang menyakiti kafir dhimmi, maka, orang tersebut (walaupun muslim) harus berhadapan dengan beliau (Muhammad SAW) dihari akhir. Begitu besar penghargaan dan penghormatan Muhammad SAW terhadap kafir dhimmi. Untuk 2 jenis kafir lainnya,silahkan untuk membaca artikel2nya.

    Sekian, terima kasih

    daniel

  61. victorian berkata:

    horeee semua pintar semua dpt nilai 100…tp menurut ukuran manusia.

  62. victorian berkata:

    buat dewo yg pasti gw sama sekali ga setuju awal terciptanya bangsa2 terjd dari incest…padahal anda tau Tuhan sangat jijik dgn hal itu..masa Tuhan toleransi dgn hal yg paling menjijikan? jadi anda pikir Tuhan plin plan kyk anda ,saya dan saudara2 yg lain sbg manusia?

  63. victorian berkata:

    Sekali lg buat dewo jgn menghabiskan hidupmu hny buat cari tau siapa manusia pertama?kalo itu membuat kita dan saudara2 semua jd pusing anggap lah itu menjadi rahasia kebesaran Tuhan dan Yg pasti tujuan hidup kita yg d inginkan oleh Tuhan adalah MENGASIHI TUHAN dgn cara melakukan semua kehendakNYA dan MENGASIHI SESAMA MANUSIA termasuk saudara2 kita yg MUSLIM. Agama tdk menyelamatkan termasuk agama KRISTEN sekalipun,ttp yg sanggup memberi keselamatan di dunia dan akhirat hanya YESUS KRISTUS..

    GOD BLESS U ALL…AMEN

  64. @ Dear Victorian #62 & #63,

    Terima kasih atas nasehatnya.

    GBU2

    • Bulan Sabit Merah berkata:

      KAYAKNYA LU LEBIH BAIK MATI AJA DULU BROOO………… NTAR JUGA DAPAT JAWABAN YANG PASTI….. KECUALI LU DAPAT NERIMA HIDAYAH…….

  65. bagas berkata:

    agama adalah hati, agama adalah logic. mengambil kata “perjalanan”, kita sedang melakukan perjalanan kesuatu tempat, misalkan saja tujuan kita ke kota Bandung lewat Tol Cipularang, dimana ada berbagai rambu yang harus kita taati, baik turunan tanjakan, belok kiri belok kanan ,maupun kecepatan yang harus kita tempuh. kita akan selamat jika menjalani perjalanan dengan hati2 sesuai rambu yang diberikan. begitu juga hidup kita yang sedang menuju kesuatu tempat tentu dengan segala peraturan yang harus dijalaninya pula. Allah SWT tujuan kita.satu dan kekal.

  66. bambang jatmiko berkata:

    dasar manusia bodoh…manusia pertama yang turun kebumi adalah nenek moyang kita yaitu nabi adam as. jika ada yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera menurut darwin..ya darwinnya aja yang merasa dirinya sendiri kera…ok boss…paham

  67. bambang jatmiko berkata:

    dasar stupid…agama yang diridhoi hanyalah ISLAM semata oleh Allah SWT. jika ada yang mengatakan bahwa yesus kristus menjamin keselamatan semua umatnya…yang jadi pertanyaan adalah..? kenapa saat dia disalib tangan di paku lalu di tancapkan..dia sendiri tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri..jd bgi mana mungkin ia bisa menjamin..umatnya…Dalam srt Annisa Allah berfirman bahwa : kami tidak menyalibnya tetapi hanya diserupakan

  68. MR.Fisabilillah berkata:

    for DEWO : Dedek Wonge dasar tabloid Tampang Boleh Otaknya Idiot..katanya dalam kitab Injil bahwa yesus dilahirkan dibawah pohon cemara pada jaman 650 SM. kalo ga salah.. yang ak denger dan aku ketahui yesus itu ( Nabi Isa .AS ) dilahirkan dibawah pohon kurma..sedang pada jaman dahulu pohon cemara itu adanya di Jerman saja dan tidak ada di jerusalem……

  69. seru juga nee…
    tapi yang jelas kita kembali ke ajaran agama kita masing2….. kan ajaran agama berpegang teguh pada kita suci,.
    semua yg di terjadi di dunia ini sudah dirangkum oleh kita suci
    seperti ALKITAB, disitu sangat jelas lahirnya adam & hama..
    dan jika TEORI DARWIN mengklaim bahwa manusia itu keturunan kera… jelas itu suatu ilusi yg gak bisa dipertahankan dan hanya menimbulkan sensasi2 kecil dikalangan para ahli2..
    jika ada pertanyaan ” benarkan adam manusia pertama” maka Alkitab menjawabnya “pasti”…
    GBU… Tuhan memberkati

  70. fery ruruk pasiakan berkata:

    ada beberapa kebohongan Islam yg pernah diucapkan oleh KH. Mackrus (DPD FPI- Jatim)
    1. air zam-zam itu ternyata tdk pernah ada, yang ada hanya air PDAM (akal2-an pengurus mesjid di Makkah)
    2. Nabi MUHAMMAD SAW itu tidak mendoakan jamaahnya tetapi di doakan (bukan SAFAAT hanya SALAWAT)
    3. ajaran Alqur’an hampir 80% menyontek dari Alkitab
    4. dll (bersambung)

  71. syahieran berkata:

    Adam adalah puncak evolusi secara moral, sebelum itu adam hanyalah manusia dalam pengertian fisik, ia berbuat hanya berdasarkan instink tidak berbeda jauh dengan prilaku hewan, sejak itu Adam dikenakan kewajiban selaku makhluk manusia yang hidup di bumi dengan predikat sebagai nabi pertama,hal ini dapat kita lihat pada QS.Al-Baqarah, ketika Allah hendak menjadikan di bumi ini manusia sebagai pemimpin, tetapi disanggah oleh malaikat yang mempertanyakan bahwa kenapa Allah memilih manusia sebagai khlaifah padahal menurut malaikat manusia (baca: manusia pra Adam secara moral) bisanya cuma bisa berbuat kerusakan di bumi, logika kita akan bertanya, darimana pengetahuan malaikat tentang manusia itu kalau tidak ada pengalaman atau pengetahuan sebelumnya tentang manusia….(berlanjut)

  72. Nabi MUHAMMAD SAW berkata:

    WAHAI UMAT ISLAM DI SELURUH DUNIA SUDILAH KIRANYA MEMAAFKAN DIRIKU YANG KHILAF INI SEHINGGA DAKU TELAH BANYAK MENYESATKAN UMAT MANUSIA

    NB : DOAKAN DAKU TERUS YA MOGA2 DIAMPUNI ISA

  73. koko berkata:

    untukku….tiada tuhan selain Allah, yesus bukan tuhan, isa bukan tuhan…siappun apapun bukanlah tuhan, selaijn Allah SWT.
    Allah adalah Allah, Allah bukanlah yesus, isa, atau siapapun…
    kitab yang suci adalah Al’quran.

    percayalah….

  74. ari berkata:

    Salam kenal
    begh.,.,.,
    Artikel2 yang km tulis cukup bagus.,,
    tapi..
    Yang jelas memang adam lah manusia pertama yang di ciptakan allah
    klo masih ada yang beragukan nya berarti orang itu tidak beriman kepada allah
    karena semuanya sudah di jelas di dalam kitab suci al-qur`an

    klo masalah evolusi
    saya juga tidak percaya
    masih banyak hal-hal yang memeberatkan teori darwin

    ok
    thx yupzz….

  75. aria.adonista berkata:

    Untuk menjawab semua polemik ini, langsung saja menemui si pencipta semuanya dan tanya langsung. Nanti saya berikan hotline address dan numbernya

  76. seorang teman berkata:

    teman emanuel yang setia,
    seperti yang kita tahu,
    di dalam kejadian tidak hanya satu saja versi penciptaan itu. coba baca kejadian pasal 1 sampai pasal 2 tanpa membaca sub-judulnya. akan terasa janggal. kenapa? karena penulisnya bukan hanya satu orang (satu kubu). Alkitab, seperti kitab2 suci yang lain, di buat kan juga didasarkan kepentingan2 si pembuatnya pada masa itu. jadi kita semua harus lihat konteksnya kalau membaca Alkitab. pelajari juga sejarah Alkitab supaya paham maksudnya.
    just 4 remind u, kalau cuma kutip tanpa pernah baca habis kitab itu, lalu menjelek2kan yang lain, jatuhnya penghinaan terhadap diri sendiri. ngga ilmiah. malu doong…

    mengenai subject posting ini,
    kalau jawabanku, adam bukan manusia pertama.
    ini yang aku percayai. perlukah alasan untuk sesuatu yang kita percayai?

    temans,
    benar atau tidaknya sejarah itu, biarlah itu menjadi misteri Ilahi.

    mari kita berbuat baik untuk semua orang.
    btw, anda pilih berbuat baik atau berbuat benar di masa yang akan datang ?

    GBU,

  77. aria.adonista berkata:

    Sebetulnya kalau disadari hidup ini memang sengaja dimisterikan oleh Tuhan itu sendiri. Kalau menurut saya Tuhan memang sengaja membuat semua ini karena dia memiliki rencana yang unik. Rencana ini tidak boleh diketahui oleh siapapun. Yang terjadi dengan Adam (kemungkinan adalah group) adalah dia/mereka mempelajari ilmu pengetahuan yang paling substantif (bisa dikatakan area Ketuhanan) jadi Tuhan marah karna itu adalah corenya dia. Setiap kali peradaban manusia mulai memasuki area yang menyentuh ketuhanan kemungkinan akan diresetting. Jadi menurut saya, sekarang ini kemungkinan kita akan menuju ke arah resetting-silahkan pelajari semua fenomena alam dan tindak-tanduk manusia secara keseluruhan. Jadi history repeats. We are doing what Adam++ were doing.
    That’s about it.

  78. irfan berkata:

    Manusia pertama,,,,,,,,,,,,,,kita kembali ke asal katanya, batasan istilah. Apakah itu manusia pertama. terdiri atas 2 kata, yakni manusia dan pertama. Kalau manusia saya kita semua dah tahu. nah kata pertama ini yang jadi persoalan. defenisi manusia pertama yang harus kiat ketahui dulu, alias samakan persepsi. saya ingin minta pendapat teman teman mengenai kata pertama setelah banyak masukan baru saya muncul lagi……..trims

  79. aria.adonista berkata:

    Masalah manusia atau bukan, yang pertama atau bukan, saya rasa tidak terlalu penting. Yang menjadi masalah adalah kenapa Tuhan membuat perbedaan antara Bible/Quran/Taurat dan Science. Apakah ia bermain Deception. Mungkin Ya, berdasarkan pengalaman sebelumnya manusia memiliki freewill yang kuat untuk mengeksplorasi apapun termasuk teritori Tuhan seperti kasus Adam dengan buah pengetahuannya dan juga Masyarakat Menara Babylonia. Kenapa ia meciptakan manusia yang memiliki freewill dibandingkan living-things lainnya yang tidak memiliki freewill, mungkin karena ia tidak punya pilihan lainnya (dimana Malaikat sudah memberi warning). Dan warningnya terbukti, tapi Tuhan punya senjata lain, yaitu resetting peradaban manusia seperti mungkin jaman Nabi Nuh atau Jaman Atlantis dan juga mungkin sekarang menjelang era global warming, food crisis, over population dan unlimited science exploration.

  80. manusia berkata:

    terus terang, dari sebegian besar orang yang memberi pendapat dari blog ini ternyata sudah mengarah pada emosi sesaat yang hanya ingin mengunggulkan dan membenarkan ajaran dari agama mereka masing2. hal seperti inilah yang membuat bangsa dan dunia ini pecah dan cepat rusak. mungkin inilah yang saya anggap upaya para umatnya untuk mencari kebenaran tapi dibalik itu ternyata mempercepat kiamat.saudara dewo menuliskan:
    “Artikel ini adalah pemikiran pribadiku. Mungkin tidak tercakup di Christian Answer atau bahkan tidak sepaham dengan artikel-artikel di website Christian Answer. Tidak ada hubungan antara aku dengan website Christian Answer secara pribadi. Aku menggunakan pemahamanku dalam menulis artikel ini. Sumber-sumber materi untuk menuliskan artikel ini salah satunya adalah dari website tersebut, tetapi aku tidak menjamin akurasi tulisanku ini sepaham dengan visi dan misi dan isi artikel-artikel dalam Christian Answer.

    Tulisan ini aku buat khusus untuk memuaskan dahaga rohaniku secara pribadi. Semoga tidak menjadi debat atau batu sandungan bagi orang lain. Terutama karena inilah pemikiranku orang yang sederhana yang terus mencari dan berkelana ini.
    Tetapi aku tetap menerima masukan, kritik dan saran terutama jika itu sifatnya membangun.”.

    Ini hanya memancing kalian untuk ikut berpendapat tentang hal yang dia angkat dan forum ini memang dia khususkan untuk topik ini, kalau memang ada yang tidak tertarik dengan topik ini ya jangan trus membuat topik lain yang sifatnya kembali memancing untuk memperdebatkan dalam keimanan dan dari temuan2 dalam tiap kitab suci. ini adalah hal yang paling bodoh yang pernah saya temui. kalau memang anda tidak tertarik ya jangan masuk dan jangan terus membuat topik dan akhirnya menghina simbol ataupun bagian dari agama lain. Alangkah lebih bijak anda buat forum sendiri.

    secara bijak semua agama itu adalah benar agama yang berasal dari bahasa sansekerta a=kebaikan dan gam=jalan yang agama berarti jalan menuju kebaikan. pada dasarnya semua agama itu benar. Baik itu Taurat, Alkitab/ bible, Qur’an, Ilmu pengetahuan semuanya bertujuan membawa manusia ke dalam jalan kebenaran dan kelancaran kehidupan. pada awal kehidupan Tuhan sudah ada dan Ia tidak kemana-mana. Ia adalah Tuhan yang membelah wangi kehidupan yang membiarkan kita untuk membuka kenyataan dan kesadaran. Ia adalah percikan api pertama yang menyinari istirahat sang jiwa ketika lelah. Ia adalah kitab suci yang berupa catatan magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai hati manusia. Ia adalah dongeng bagi telinga jiwa pada masa lalu dan membuka pandangannya yang dilakukan malam,membuat terang matanya oleh perwujudan puncak suka cita di dunia ini dan membuat misteri keabadian muncul di dunia ini. ini adalah benih yang tertabur oleh mata di atas segumpal ladang hati dan jiwa membuatnya berbuah.dari buah-buah itu, mulut menyebutnya dengan kata “Tuhan, God, Allah, Dewa, Eloi, Gusti, Pangeran, bathara, Hyang Widi, dan masih banyak lagi.dan itu adalah tegukan dari sari buah yang manusia makan. masing masing berbeda untuk mengatakan si buah itu “enak”, pada intinya adalah “enak”. Tuhan telah mengijinkan kita untuk membuat Novel tentang kehidupan batin manusia yang penuh dengan bintang yaitu kitab suci. ini hanyalah seutas tali yang mengikat sampah masa lalu untuk menyentuh sebuah keindahan di masa depan yang bersumber dari kebiasaan2 yang telah dialami. Semua adalah buatan manusia atas inspirasi, imajinasi, batin, nurani dan keinginan mereka untuk menyebarkan ajaran kebenaran yang mereka menyimbolkan itu semua sebagai Tuhan. Ini menyatukan panca indra yang saling diam dengan kata2 yang terucap oleh bibir yang menyatakan sebagai hati, sebuah tahta, cinta sebagai sesembahan dan kesetiaan sebagai mahkota. Ia adalah sentuhan lembut yang mengungkapkan belaian nafas panjang, kegembiraan dan tangis yang lirih. Ia adalah awal keletihan magis yang memisahkan para pencinta dari dunia dan dimensi serta membawa menuju dunia wahyu dan mimpi. Itulah intisari kehidupan, kepercaaan yang dalam hal ini agama. Mari kita menyatukan dan mulai menggubah NOVEL dari syair kehidupan dan membentuk hati dari pikiran-pikiran masa lalu agar kita bersama-sama bisa bersenandung di dunia ini. Hanya cinta yang bisa melawan kedengkian. Cinta adalah kesatuan yang membentuk lingkaran emas yang hanya tampak sekilas dalam tautannya tapi ternyata tak terbatas seperti cakrawala ini. Kesatuan antara manusia, semua makhluk dan seluruh cakrawala akan terbentuk dari CINTA. Terlepas dari itu semua, yang ada dalam setiap kitab suci adalah diksi (pilihan kata dari penulisnya untuk menyebarkan kebenaran dan cinta kasih pada setiap nafas. Tak akan ada kenyataan yang sangat relevan dari semuanya bahkan tak bisa kita pikir dengan logika. Yang tersirat dalam semua kitab suci adalah SIMBOL-SIMBOL sebagai contoh untuk menjalani dan mengetahui kehidupan, Yesus adalah Allah Putra dan kadang agama lain menganggap ia bukan Allah yang Esa, Mohhamad SAW berpoligami, Sidharta (Budha) menyerahkan dirinya sebagai makanan singa yang kelaparan dan lain2nya semuanya adalah simbol yang harus bisa kita tafsir dan pahami dengan hati. Dalam islam dengan sholat, Hindu dengan sesajian, Kristiani dengan berdoa melalui tanda salib, budha dengan membakar dupa juga Islam yang menggunakan sajadah dan mukena juga kiblat sebagai sarana sembahyang yang dipercaya, Hindu dengan tokoh dewa-dewi, kristiani dengan kayu salib dan patung orang kudus, budha dengan patung Budha Rulai dan dewi Kwan Im. Semua syah2 saja dan semata-mata hanya SIMBOL mereka untuk lebih mendekatkan diri terhadap apa yang dipercayai. Termasuk pula cerita tentang ADAM dan HAWA. Mereka adalah simbol manusia pertama yang terdiri dari PRIA dan WANITA. Tak ada manusia kedua setelah Pria dan wanita dan sang pencipta menurunkan semua baik adanya. Kita pun adalah ADAM dan HAWA. Tak ada manusia lain selain adam dan hawa. Sebuah perbedaan seperti banci dan tomboi tetap saja berasal dari lahirnya seorang adam ataupun hawa.Dan benar kata seorang teman, bahwa tingkat keimanan tak bisa diukur. Karena Tuhan adalah hati dan Imajinasi kita. Kita akan menerima surga bila kita baik, tulus, ikhas dan cinta terhadap semuanya dan yang paling penting terhadap alam dan cakrawala. Sebaliknya neraka akan menghampiri kita saat timbul dengki, jahat, dan mungkin ketidakrelaan.

    Demikian sebongkah kata-kata yang saya ilhami dari hidup ini. Bukan ceramah ataupun propaganda untuk tak percaya Tuhan, tapi semua hanyalah secuil sarana agar dapat menyatukan kita tentang agama-kepercayaan-ilmu pengetahuan. Terima kasih.

  81. abunajwa berkata:

    Begini saja, silahkan anda simak kesesatan teori evolusi dengan menyimak buku-buku atau media lain dari Harun Yahya. Menurutku, Nabi Adam memang manusia pertama, dalam artian manusia cerdas yang berjalan tegak dan mempunyai peradaban awal sudah bisa membuat tempat tinggal atau membuat pakaian sderhana mungkin yang dimaksud dengan manusia purna Homo. manusia purba yang lebih muda. kalau manusia purba yang sebelumnya ( Phitecanthropus ), itulah makhluk yang diciptakan Allah, berbentuk seperti kera, tapi bukan manusia, dan manusia belum diciptakan. makhluk seperti kera tersebut perkembangan selanjutnya boleh dikatakan tidak berperadaban. Yang akhirnya punah. Masa kekosongan itu yang dinamakan missing link. Kemudian tampillah manusia Homo, makhluk cerdas, itulah generasi pertama nabi Adam as. Untuk memikirkan bagaimana munculnya nabi Adam pertama kali, tak perlu pertumbuhan biologi seperti dikemukakan evolusi Darwin. Simak Surah Yasin. ” Kalau Allah menghendaki maka jadilah “. Jadi begitu saja.

  82. ibnusomowiyono berkata:

    Apakah anda telah mempelajari teori Darwin secara mnenyeluruh dan bukan hanya sekedar emosional karena malu dianggap sebagai keturunan kera? Atau menjadikan teori Darwin sebagai kambing hitam “kelakuan Nazi” yang keterlaluan,menganggap dirinya uber alles dan menganggap manusia lain sebagai binatang (turunan kera). Nasi itu turunan apa/siapa, atau tercipta dari batu? Sebaiknya sebelum memberi tanggapan soal teori Darwin anda mempelajari dulu apakah teori Darwin itu. Isinya bukan sekedar asal usul manusia, melainkan evolusi makluk hidup. Teori evolusi Darwin juga mengalami evolusi, atau bahkan revolusi karena dikoreksi oleh para ahli lainnya. Jika anda berfikiran jernih, sebaiknya menempatkan teori Darwin secara proporsional, tidak apriori dan ikut-iktutan atau lanyah ingin “meruntuhkan” teori yang nyatanya masih ada yang bermanfaat untuk menjelaskan berbagi fenomena manluk hidup. (selain manusia). Sebaiknya anda dapat menempatkan diri pada keyakinan yang irationil dan ilmu pengetahuan yang rasionil.

  83. @ Dear Ibnu,

    Saya ingin menanyakan satu hal kepada Anda, yaitu: “Apakah Anda meyakini teori Darwin?”

    Untuk sementara pertanyaan saya itu dulu. Mohon dijawab dengan jujur dari hati nurani Anda sendiri.

    Salam.

  84. Alex berkata:

    Shalom pak Emanuel…
    Aku seneng ada pembahasan tentang ini.
    Adam memang ga pernah kita lihat sekarang ini, tapi inti yang jelas tentang kehadiran manusia didunia adalah dikarenakan kita berdosa.
    Satu hal yang aku percaya, jika manusia tidak berdosa maka sekarang pun semua manusia ada disorga.
    Adam berdosa dan dosanya diturunkan keketurunan nya, maka makin banyak orang yang semakin jauh dari Tuhan.
    Aku mau memberi sedikit pengertian bahwa TUHAN mengasihi kita semua dan Ia tidak pernah meninggalkan kita, jangan andalkan logika kita, tapi iman kita dan lihat hal-hal dahsyat akan terjadi atas kamu yang mau percaya pd Yesus dan kembali kerumahNya disurga nanti.
    Thanks. God Almighty bless u

  85. @ Dear Alex,

    Terima kasih.
    GBU2

  86. Dumpabg Lumban Gaol berkata:

    Kalau kita mencermati perihal waktu, maka waktu ada setelah Tuhan menciptakan alam semesta termasuk benda penerang seperti matahari, bulan dan juga planet termasuk bumi. Satu hari 24 jam, saat bumi berputar mengelilingi sumbunya, satu jam 60 menit, satu menit 60 detik, satu bulan ialah masa bulan mengitari bumi dan satu tahun 365 1/4 hari saat bumi berputar mengelilingi mathari satu putaran penuh. Oleh karena itu pada saat Elohim menciptakan segala sesuatu dalam 6 hari,itu adalah harinya Tuhan.
    Kalau kita gabung dengan teori big bang, dimana segala sesuatu terjadi dari volume nol, dengan massa tak terbatas yang menyebabkan ledakan besar dan semakin lama semakin berkembang karena alam semesta tidak statis. Memang itulah firman Tuhan ” Pada mulanya adalah Firman “. Penciptaan manusia dari yang ada menjadi ada sementara Elohim menciptakan dari volume nol menjadi alam raya. Pencermatan Darwin hanyalah penggalan dari karya Elohim. Perhatikanlah urutan penciptaan, setelah big bang, ada terang, kemudian cakrawala, setelah itu, darat dan air serta tumbuhan barulah benda penerang, dan binatang lalu terakhir manusia. Dalam menikmati kasih Elohim jangan kita membayangkan rancangan, cara dan hasil karya Nya mengikuti ratio kita. Kita perlu banyak belajar dari Elohim. Manusia lain boleh tidak percaya kalau anak dara Maria bisa mengandung Tuhan kita Yesus sebelum ada sentuhan tubuh laki-laki, bagaimana kita menjelaskan fenomena kejadian seorang balita di Padang barusan ini, hamil dengan dua janin? Kalau Musa mengalami laut Teberau terbelah untuk menyelamatkan umat Israel , tetapi ” Thomas msa kini ” kurang percaya karena tidak meilihat, bagaimana mungkin dapat dijelaskan ada kejadian di Korea muncul daratan dilautan sepanjang 50 meter? Masihkah kita mengandalkan ratio kita. Please deh mari kita tunduk dan dengan diam mengikuti pencerahan Roh Kudus. Shaloom.

  87. ibnusomowiyono berkata:

    Sebaiknya anda membaca gagasan sayaTeori Minimalis di Situs saya http://www.ibnusomowiyono. multiply.com Akan terjawab pertanyaan anda soal sikap saya terhadap teori Darwiin. Lebih lengkap lagi akses http://www.google.co id cari teori minimalis disitu anda boleh pilih berbagai diskusi yang saya ikuti. Belum dapat menyimpulkan? Next time anda boleh buka didiskusi lainnya: teori big bang, teori Hawking, dll. Sikap saya: tak ada manfaatnya “meruntuhkan” suatu teori, sebab jika tak dibutuhkan sesuatu/termasuk teori apapun akan ditinggalkan/dibuang disampah. Anda boleh baca di Wikipedia:N.Copornicus menyatakan bahwa bumi bukanlah busat alam semesta hingga menggegerkan, untung teori itu tetap “bertahan” dan kini terbukti kebenarannya. Anjuran saya: kritisi sesuatu/termasuk sebuah teori tanpa praduga, untuk itu kita harus tahu dulu apa masalahnya, bukan sekedar ikut-ikutan.

  88. alf berkata:

    Kitab Kejadian dikarang oleh nabi Musa. Nabi Musa memang bangsa Istrael tapi dia dibesarkan dan dididik dalam lingkungan kebudayaan Mesir. Sedangkan Mesir memiliki cerita serupa tentang manusia dan dewa. Negara China, Yunani, dan negara lainnya memiliki cerita serupa. Ada beberapa cerita yang menyebutkan bahwa Tuhan sangat marah karena manusia mendapatkan pengetahuan, sebab dengan pengetahuan manusia akan menentang para dewa (dan itu terbukti). Oleh karena itu Tuhan menghukum para dewa yang memberikan manusia pengetahuan. Sejak manusia mendapatkan pengetahuan, manusia mulai keluar dari abad kegelapan. Manusia mulai mengenal api (Simbol pengetahuan adalah api), bercocok tanam, dll. Tapi sayang seiring dengan pengetahuannya yang semakin maju, manusia akhirnya mulai menentang dewa bahkan menganggap dirinya seperti dewa. Manusia pertama adalah manusia yang memiliki pengetahuan dan kebudayaan dan merupakan manusia pertama yang mengenal adanya Tuhan.

    Mengenai banjir besar Nuh pun hampir setiap bangsa di dunia memiliki sejarahnya sendiri, seperti Yunani, Atlantis, Scothland, dll.

    Maksud saya memberikan komentar ini bukan menentang keyakinan Saudara/i tapi saya hanya ingin memberitahukan bahwa kitab suci bukan untuk diperdebatkan dan juga bukan untuk diterjemahkan secara harafiah. Kitab suci harus dipahami seperti kita memahami filsafat. Ada makna besar di dalam kitab suci. Kitab suci yang beredar di Indonesia pun itu adalah terjemahan dan tulisan aslinya pun itu berasal dari cerita mulut kemulut yang disampaikan secara turun temurun dan akhirnya ditulislah menjadi sebuah kitab.

    Semoga hal ini bermanfaat.

  89. alf berkata:

    Oh iya sampai lupa, di Mesir cerita tentang banjir besar Nu sudah ada sebelum Nabi Musa bercerita tengang nabi Nuh. Nu dan Nuh mungkin adalah orang yang sama.

  90. alf berkata:

    Mithos Yunani menyebutkan bahwa Zeus (Bapak para Dewa) sering mengubah dirinya menjadi burung Elang saat melihat keadaan di bumi, binatang yang terbang paling tinggi diantara semua binatang. Simbol burung Elang ini dipakai oleh hampir semua bangsa.

  91. alf berkata:

    Mitos Mesir menyebutkan bahwa Horus anak Osiris anak Ra (dewa matahari) akan bertempur diakhir jaman melawan Seth pamannya (dewa kejahatan, mungkin disebut sebagai satan).

  92. alfie berkata:

    Bukan rahasia umum lagi bahwa tanggal 25 Desember bukanlah tanggal kelahiran Tuhan Yesus tapi peringatan hari kelahiran anak Dewa Matahari. Tidak ada yang tahu secara persis kapan Tuhan Yesus lahir.
    Bukan rahasia umum lagi bahwa sejarah banyak diputarbalik tapi iman memang harus diselamatkan. Selama iman bukan digunakan untuk mencari keuntungan, sah-sah saja jika kita memiliki keyakinan masing-masing. Agama bukan dibuat Tuhan tapi manusia-manusialah yang memisahkan / mengidentitaskan dirinya dengan membentuk sebuah kelompok yang dinamakan agama. Agama bukan Tuhan tetapi kekuasaannya terkadang melebihi Tuhan. Hampir semua agama yang ada didunia telah bersalah atas pembantaian dan kesengsaraan umat di dunia. Hanya orang bodoh yang fanatik pada agama. Agama mungkin adalah jalan menuju Tuhan. Tapi jalan tetaplah jalan, jalan bukan Tuhan so….. Kamu berhak memilih jalanmu menuju Tuhan. Tapi kebenaran tidak ada pada jalan sebab jalan cuma alat dan alat tidak hidup. Hanya Tuhanlah kebenaran dan yang hidup. V Peace……

  93. Bloezoek's berkata:

    well, mas Hidayat…anda ngutip Al Baqoroh ayat 30, tapi kok keliru ya… setahu sya Al Baqoroh ayat 30 itu isinya pertanyaan malaikat mengapa Allah Swt. menciptakan manusia kalo nantinya hanya membuat kerusakan di muka bumi. dan ditutup dengan jawaban Allah Swt untuk pertanyaan Malaikat tersebut. sebaiknya hati2 mas kalo ngutip ayat Al Qur’an. klu nggak tau mending ngak usah ngutip karena bisa menyesatkan. untuk om dewo, sya kira beda antara Malaikat ama Iblis. Malaikat diciptakan tanpa nafsu dan akal, sedangkan iblis diciptakan memiliki nafsu. sedangkan manusia diciptakan memiliki akal dan nafsu karena memang diciptakan untuk taat dan patuh kepada Tuhan YME. makanya kenapa derajat manusia lebih tinggi dari Malaikat dan Iblis di hadapan Tuhan YME, sampai2 keduanya disuruh bersujud di depan Adam, manusia pertama yang diciptakan Tuhan YME. Malaikat melakukannya karena kepatuhan dan ketaatannya kepada Tuhan YME, sedangkan Iblis menolak karena menuruti nafsu angkaranya yang menganggap Iblis jauh lebih mulia daripada manusia(Adam As) karena diciptakan dari api sedangkan Adam tercipta dari tanah. itu aja sih yang sya tau.. maaf kalo ada kata2 yang berlebih. ngak b’maksud menyinggung kok. hanya urun rembug aja. :-D

    lam nal buat all dari Bloezoek Jogja.

  94. @ Dear Bloezoek’s (#93),

    Nah di sinilah perbedaan kita. Umat Kristiani meyakini bahwa iblis adalah malaikat yang membelot. Para malaikat pembelot ini dikalahkan dan diusir ke dunia.

    Menurut kami, malaikat pun bisa berpikir (memiliki akal). Oleh karenanya ada yg membelot, dialah iblis itu.

    Salam.

  95. me_now berkata:

    to: bambang dkk

    Yg dibahas dalam blog ini hanya “benarkah adam manusia pertama?”………Bukan ny menjelekkn agama orang lain, didalam surat al-kafirun sendiri dikatakn “agamaku adalah agamaku dan agamamu adalah agamamu”…jdi skrg sdh jelas bahwa nabi muhammad sendiri mengajarkan begitu..

    saya sbagai seorang kristen tidak menerima ttg komentar anda…yang pada kenyataan ny menjelek2kan kristen,,

    apakah anda dapat menjelaskn kenapa nabi muhammad meminta doa slmat kpd umat ny….????
    mnrt saya,berarti beliau blm yakin dpt slmt dri api neraka maka dari itu dy mnt doa slmt,,bnr bkn????

    selanjut ny saya akn mncba menjlskn mengapa yesus tidak bisa menyelamat diriny sendiri pd saat disalib???memang saya bukan
    ahli agama dan saya hanya seorang pelajar…
    jwbn ny adalah karena itu merupakan rencana ALLAH……..

    Thx b4
    GBU………………

  96. indi berkata:

    Bahasannya makin melenceng nih….
    Doa selamat wat Rasulullah yupz…?
    buat apa yah?
    yang pasti bukan buat keselamatan beliau bro..
    (baca: Muhammad SAW)
    tanpa doa dari kita (baca:ummatnya) pun beliau sudah pasti masuk Surga begitu juga dengan rasul rasul sebelum beliau…..

    hm…semua nabi dan Rasul DIJAMIN masuk SURGA…
    mau Mulai Dari Nabi Adam A.S Abraham kek, ibrahim, Yunus Ato Yohanes, dsb
    yang pasti konteksnya sama….
    And… Inget juga nih… Kelak ISLAM dan NASRANI (KRISTEN) akan bersatu untuk berperang dengan YAHUDI (baca:ISRAEL) mungkin Gak sampe 60 tahun lagi…. tunggu tanggal mainnya….(tunggu aja gak usah nonton)…
    ada referensi nagus,, ada yang udah baca buku Karangan FRANS Donald? Apa ya judulnya…
    Perbedaan Pandangan Allah dimata Kristen dan Islam, lupa judulnya apaan…hunting sendiri aja kali ya…
    jadi intinya buku ini menengahi perbedaan pendapat antara ALLAH Di umat kristen Dan ALLAH di umat Islam…

    Mungkin bagi senior Rohis yang kebetulan mampir mungkin bisa membantu menjelaskan dan menengahi agar masalah perbedaan paham tidak berlangsung berlarut-larut…..
    Atau yang udah baca bukunya bisa ikut share disini. coz jujur bukunya punya temen and sekarang gak tau lagi ada ditangan keberapa…
    and..buat semua yang baca….saya rasa kita sama-sama sudah besar dan dapat berpikir dewasa….
    dengan memilih salah satu keyakinan yang kita anggap benar….sudah pasti kita siap menerima segala konsekuensi yang akan terjadi kelak……..
    (Misalkan ternyata A yang benar ya berarti yang milih B harus terima dengan lapang dada di akhirat kelak,begitu pula sebaliknya.. simple kan?? Mengajak untuk kebaikan perlu dan sangat dianjurkan … tetapi kira- kira juga…) moga aja tulisan singkat ini berguna

    Iklan yah…
    SAVE PALESTINE!!!!!!

    Maaci….

  97. j4m35 berkata:

    WOOII

    JGN NYIMPANG DARI KONTEKS DONG!!!
    SOK YAKIN BANGET SIH LUE,NGERASA AGAMA YG LUE ANUT YG PALING BENER.
    JALANKAN SAJA PERINTAH AGAMA KALIAN SESUAI DENGAN AJARANNYA MASING-MASING.UDAH NGERASA PADA BENER BELOM HIDUP LUE???
    NGGAK USAH PADA NGERIBUTIN,KALAU SALAH ATAU BENER PUN ITU UDAH JADI TANGGUNG JAWAB KITA PRIBADI DENGAN YG MAHA KUASA.

    THX

  98. pasdequoi berkata:

    > Doa selamat wat Rasulullah yupz…?
    buat apa yah?
    yang pasti bukan buat keselamatan beliau bro..
    (baca: Muhammad SAW)
    tanpa doa dari kita (baca:ummatnya) pun beliau sudah pasti masuk Surga begitu juga dengan rasul rasul sebelum beliau…..

    kalau sudah pasti yah tdk usah didoain segala lah. tau tdk anda apa pengertian dari kata “pasti” itu? pasti berarti tidak ada keraguan lagi & tidak perlu melakukan apapun buat meyakinkan hal itu. namanya juga pasti. ngerti?

    anda ini bagaimana sih? soalnya kami tidak pernah diajarin buat doain para nabi kami sebelumnya (Perjanjian Lama). apalagi doain Yesus. anda bisa mikir kagak? hanya orang yg tidak yakin akan statusnya kelak saja yg pengen didoain. saya kira cukup jelas.

    > hm…semua nabi dan Rasul DIJAMIN masuk SURGA…
    mau Mulai Dari Nabi Adam A.S Abraham kek, ibrahim, Yunus Ato Yohanes, dsb
    yang pasti konteksnya sama….

    konteks apaan? contrexyn? sudah deh, anda cuman bilang gituan supaya orang pada setuju kalau nabi anda (bukan nabi kami) juga digeneralisasi ikut masuk kan? jangan mimpi deh. semua orang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya kelak didepan Tuhan. tidak terkecuali nabi anda.

    > And… Inget juga nih… Kelak ISLAM dan NASRANI (KRISTEN) akan bersatu untuk berperang dengan YAHUDI (baca:ISRAEL) mungkin Gak sampe 60 tahun lagi…. tunggu tanggal mainnya….(tunggu aja gak usah nonton)…

    itulah otak muslim kayak anda. yang ada hanya ada perang, perang dan perang. jangan asal klaim berita gituan deh. yang benar itu, emang dari dulu muslim itu bawaannya perang, perang dan perang. jangan bawa2 agama lain deh. kalau mau perang, perang sendiri. jangan lupa untuk “membayarnya” kelak di depan Tuhan karena Tuhan tidak pernah mengajarkan sesama manusia untuk saling menyakiti apalagi agar masuk surga.

    > ada referensi nagus,, ada yang udah baca buku Karangan FRANS Donald? Apa ya judulnya…
    Perbedaan Pandangan Allah dimata Kristen dan Islam, lupa judulnya apaan…hunting sendiri aja kali ya…
    jadi intinya buku ini menengahi perbedaan pendapat antara ALLAH Di umat kristen Dan ALLAH di umat Islam…

    saya sudah baca. btw, si frans dibayar berapaan ya buat nulis sampah gituan?

    > Mungkin bagi senior Rohis yang kebetulan mampir mungkin bisa membantu menjelaskan dan menengahi agar masalah perbedaan paham tidak berlangsung berlarut-larut…..

    ya bang rohis. ngomong deh lu.

    > Atau yang udah baca bukunya bisa ikut share disini. coz jujur bukunya punya temen and sekarang gak tau lagi ada ditangan keberapa…

    ya… ya… ya…

    > and..buat semua yang baca….saya rasa kita sama-sama sudah besar dan dapat berpikir dewasa….

    saya harap juga begitu.

    > dengan memilih salah satu keyakinan yang kita anggap benar….sudah pasti kita siap menerima segala konsekuensi yang akan terjadi kelak……..

    ya. pegang kata2 anda & jangan pernah berpikir untuk menyakiti sesama anda hanya gara2 perbedaan keyakinan. atau anda hanya akan dianggap orang munafik.

    > (Misalkan ternyata A yang benar ya berarti yang milih B harus terima dengan lapang dada di akhirat kelak,begitu pula sebaliknya.. simple kan?? Mengajak untuk kebaikan perlu dan sangat dianjurkan … tetapi kira- kira juga…) moga aja tulisan singkat ini berguna

    ya. ingat kata2 anda. karena apa yg anda ucapkan akan anda pertanggung jawabkan kelak. ingat itu.

    > Iklan yah…
    SAVE PALESTINE!!!!!!

    ya… ya… ya…
    btw, negara2 lain yg jadi korban kekejaman milisi islam hanya gara2 perbedaan keyakinan perlu didoain juga tdk ya (ada banyak kalau anda perlu bukti)? jangan sampai anda dikatakan memiliki standard ganda.

    > Maaci….

    God bless

  99. ekahs berkata:

    Diskusi yang cukup menarik. Sebaiknya dalam menganalisa hal seperti ini tidak dengan emosi. Tuhan memiliki skenario sendiri untuk setiap kejadian yang terjadi.

    Tuhan juga memberikan setiap umatnya kitab suci untuk dipelajari dan diamalkan, bukan dengan membacanya 1 kali langsung benar.
    Terkadang bahasa yang digunakan sangat tersirat. Makanya dengan membaca kitab suci, sebaiknya jangan langsung mengambil kesimpulan. Kita kaji lebih dalam dan kita uji. Mungkin saja teori Darwin benar, atau benar sebagian atau paling tidak dapat mengarahkan kita pada kejadian penciptaan itu sendiri.
    Benar seperti yang diingatkan rekan kita sebelumnya bahwa seperti teori bahwa bumi bukan pusat semesta yang ditolak semua pihak namun dengan seiring jaman akhirnya dapat dibuktikan kebenaran.

    Kalo saya lebih percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta raya dalam rancangan yang detail dan kemudian terjadilah Big Bang sesuai dengan design Maha Karya Nya tersebut. Bisa saja terjadi evolusi seperti yang dikatakan oleh Darwin. Perlu diketahui dalam teori nya Darwin dijelaskan bahwa manusia berasal dari kera, tapi bukan secara harfiah. Namun makhlud hidup yang mirip kera, nah dari sini lah membuat turunan untuk garis manusia dan garis turunan monyet dan kera.

    Tuhan menciptakan makhluk sampai mencapai peradaban yang sempurna. Kemudian baru dia tiupkan Ruh-Nya ke Adam.
    Yang jadi pertanyaan apakah Adam yang di surga merupakan Adam yang telah memiliki jasad fisik seperti kita yang sekarang ato hanya berupa ruh yang tinggal di sorga.

    Kalo memang Adam yang di surga hanya merupakan Ruh maka Tuhan memang telah membuat suatu skenario yang luar biasa. Dengan dihukumnya Adam diturunkan ke bumi maka Ruh nya disatukan dengan tubuh/jasad/fisik yang telah berada di Bumi.

    Tuhan tidak pernah meminta manusia untuk berdiam diri, Tuhan meminta manusia untuk belajar dan belajar. Mencari tahu segala macam hal-hal yang ada di dunia demi kemaslahatan manusia itu.
    Tidak ada salahnya untuk mencari segala sesuatu tentang kitab suci, niscaya itu adalah untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya.

    ekahs

  100. putra berkata:

    Mana mungkin kera berevolusi menjadi manusia, yang benar adalah manusia dikutuk menjadi kera, dimana proses nya secara evolusi.
    ke.ke.ke……

  101. ibnusomowiyono berkata:

    Manusia berevolusi jadi kera ? Setahu saya evolusi itu merupakan proses menuju baik, yang menuju jelek itu namanya degradasi, kemerosotan.
    Sebenarnya ada dua yang harus diperhatikan: Tubuh(biobody) dan isi (spirit). Ada yang bertubuh manusia,tetapi spiritnya binatang. Apakah itu turunan Adam? Anoman itu tubuhnya kera karena dikutuk, tetapi jiwanya tetap ksatria.

  102. Mahfudz Suaidi berkata:

    bagus buanget bos artikelnya, n kalo bisa q kirimin artikel nya tiap hari

  103. Ping balik: Adi Fabregas's Blog

  104. ciko berkata:

    aq se7 bgt,cz scr genetika tdk ad teori yang menyebutkan bhwa binatang berevolusi jd mns ato sebaliknya.yg ad tu kturunan mns ya mns,sedangkan kera ya ttp aj lahir kera.trs klo mns merid ama kera jd ap yach????????? blesteran kaliiii…….

  105. Raga berkata:

    setiap kali ada artikel tentang teori darwin selalu mempermasalahkan “Manusia dan kera” lalu dihubungkan dengan kitab kejadian.
    secara ilmu pengetahuan, teori ini mungkin terjadi karena adaptasi terhadap alam, jutaan tahun yg lalu bumi belum seperti sekarang. apa evolusi itu mungkin?? bukti evolusi pada mahluk hidup lain karena adaptasi alam sebenarnya saat ini banyak, terutama karena sekarang terjadi perubahan iklim karena global warming.
    untuk kitab kejadian, gw cuma mau bilang 1 hal aja, 1 hari bagi Tuhan apakah sama dengan 1 hari bagi manusia?? ya pikir sendiri lah … ^^

  106. Nurul Huda berkata:

    gak tau juga tuuuh….. enak ngejalani hidup aja deeeh

  107. hollymanofrock berkata:

    kalau Adam adalah manusia pertama pasti dia ga punya udel (puser)….!!!
    Tuhan yg Maha Bijaksana, Maha Adil, Maha Cerdas dan Maha Pintar menciptakan alam semesta beserta hukum2nya, tidak mungkin Tuhan menentang hukum2 yg diciptakanNya dan hal ini tidak menunjukkan kekerdilanNya tapi sebaliknya menunjukkan ke Agungan dan Kebesarannya, Setiap ciptaan pasti tunduk kepada hukum2Nya, dan hukumNya pula yg menyatakan kalau seorang anak pasti punya Bapak, dan seorang manusia pasti punya puser, seorang manusia juga pasti tebentuk dari satu sel sperma dan sel telur, yg kemudian berkembang menjadi segumpal darah dan menjadi janin dalam rahim ibunya, seluruh proses ini adalah ciptaanNya dan hukum2NYa atau KetetapanNya …tidak mungkin Dia menentangnya karena Semesta ini beserta hukum2nya adalah sebaik2nya penciptaan sehingga tidak ada hukum2 lain atau ketetapan2 lain selain Ketetapan Tuhan itu sendiri ….
    kalau Adam itu adalah manusia dan Rasul pertama, maka siapakah umatnya …?? tidak mungkin malaikat dan hewan, karena mereka hidup berdasarkan ketetapan2 Tuhan dan mereka tidak memiliki kebebasan berfikir. tidak mungkin juga eva karena baru diciptakan kemudian setelah Adama menerima ajaran-ajaran Tuhan,
    tolong dibaca lebih baik lagi The origin of Species, krn tidak ada saru kalimatpun dalam buku tersebut yg menyatakan kalau manusia berasal dari kera …
    berdasarkan teri Darwin kita dapat mengambil kesimpulan bahwa seluruh makhluk hidup pada saat ini (tak terkecuali kera dan primata lainnya )adalah makhluk hidup yg sanggup bertahan dari seleksi alam dgn kemampuan adaptasinya (Survival of the fittest ), Darwin hanya berusaha menjelaskan bahwa setiap makhluk hidup pasti berasal dari makhluk hidup lagi, dan terus menerus diruntut sedemikian rupa sampai pada akhirnya berasal dari makhluk hidup yg paling sederhana (yg memang layak hidup pada saat itu) yg secara biologis dapat didefinisikan sebagai makhluk hidup. proses ini dilatarbelakangi oleh peristiwa kimiawi yg juga diawali oleh peristiwa fisika (penciptaan bumi, tata surya, galaksi, cluster dst) sampai pada awal penciptaan semesta (teori bisa big bang, bintang kembar dll….),
    kalau ada ajaran agama yg tidak sejalan dgn Akal (logika, Ilmu pengetahuan, Rasio dsb) maka perlu ditinjau ulang pemahaman (interpretasi) kita terhadap ajarn agama tersebut, krn ajaran tersebut biasanya berasal dari ratusan tahun yg lampau yg bahasanya sedemikian rupa mudah dipahami oleh orang2 pada jaman tersebut, ini satu hal selain hal lain yg menyebabkan kita harus memeriksa ulang interpretasi kita terhadap ajaran agama,
    ingat bahwa yg membedakan manusia dgn makhluk lainnya adalah Akal, atau kemapuan berfikir bebas yg tidak dimiliki hewan atau tumbuhan, maka dengan demikian wajar kiranya kalau manusia selalu mngedepankan akal dan pikirannya dalam menghadapi setiap permasalahan yg ada, termasuk membaca kita suci. lepaskan semua dogma2 yg ada, jadilah manusia yg bebas secara hakiki (bukan free sex), bebas befikir dan berpendapat, bukankah itu esensi dari setiap ajaran agama, yaitu mebebaskan manusia, dari penindasan dari keterbelakangan. terbebas dari penidasan oleh pikiran sendiri, terbebas dari rasa terbebanni untuk berfikir dan berpendapat….
    terbebas dari seluruh beban yg dia ciptakan sendiri atau orang lain bebankan kepadanya …. dan jgn takut salah, krn dari kesalahan kita belajar menuju kebenaran …

    Puji Tuhan yg selalu mengampuni dosa umatNya….

  108. MALA (25/10/04) berkata:

    Bagus banget artikel kamu Sob, semoga dengan penjabaranmu banyak anak2 TUHAN dikuatkan&kerajaan ALLAH terus dipermuliakan atas nama kasih.,.Sukses selalu buat anak2 TUHAN,.,JBU ALL.,.

  109. lone wolf berkata:

    Salam,
    Mas Dewo, sanggahan anda tentang 1 hari didalam kitab kejadian adalah benar 1 harinya manusia. Sangat tidak tepat, karena akan sangat kontradiktif dengan science. Bahkan kalaupun mau kita telisik tentang kejadian alam semesta, maka akan banyak kontradiksi, misalnya pada kejadian 1:11-13. Allah menjadikan tetumbuhan pada hari ketiga, sedangkan saat itu belum ada matahari dan bulan yang diciptakan pada hari ke empat( kejadian 1;14-19) kalau memang iya seperti itu, lalu bagaimana tetumbuhan dapat melakukan photosintetis, sedangkan sumber cahayanya belum ada.
    Tapi . . . . ok dech. Ingat, pada kitab kejadian, Allah berbicara kepada orang orang yahudi kuno yang masih sangat terpengaruh dengan kebudayaan asal mereka di babylonia. Kalo mau diterima, dan dipelajari oleh orang orang kuno, kita harus berbicara sesuai idiom dan budaya mereka. gak mungkin berbicara dengan orang inggris memakai idiom idiom jawa (bukannya diterima dengan baik, malah salah kaprah). Selain itu, ada gegar budaya. Dimana bahasa penulisan kitab kejadian adalah bahasa Ibrani yang diterjemahkan kedalam bahasa Yunani diterjemahkan lagi kedalam bahasa Inggris / Belanda, dan baru diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Berarti sudah ada 4 sebutan untuk menyebut satu benda saja. (misalnya; bola dalam bahasa Ibrani, bola dalam bahasa yunani, bola dalam bahasa inggris, bola dalam bahasa Indonesia ).
    Saya lebih mendukung teori yang anda dapat di buku “Siapakah Manusia Pertama?” (betul gitu judulnya mas ? ). Hanya saja saya berpendapat bahwa Adam adalah manusia pertama yang mendapat pencerahan tentang Allah langsung dari Allah. Jadi sudah ada manusia manusia lain yang hidup sebelum Adam. Buktinya, lihat kitab kejadian 4;14-15 ;dimana Kain takut dibunuh oleh orang lain jika dia diusir dari kelompoknya/sukunya. Juga kitab kejadian 6;2; dimana anak anak Adam menikahi anak anak perempuan manusia. Didalam budaya Ibrani, orang orang yang mengenal dan menuruti perintah Allah disebut anak anak Allah.

    Sekalian rusak rusak-an ya mas Dewo, soalnya kalo nggak rusak sekalian malah nggak nyambung. Allah membuat taman eden, jika anda menanam 1000 jenis pohon secara acak, anda akan mendapat suatu hutan; tapi jika anda menanam 1000 jenis pohon secara teratur dan tertata, anda akan mendapat taman (misalnya kebon raya bogor ).
    Memang secara antropologis, dikatakan bahwa taman eden terletak diwilayah sekitar Irak – Iran saat ini, tetapi bukan itu yang hendak disampaikan Allah. Allah memerintahkan Adam untuk hidup didalam tatanan kehidupan (taman eden) yang sesuai maunya Allah, dengan tetap memberi pilihan kebebasan bertindak kepada Adam yang disimbolkan dengan pohon Pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
    Adam sebelum memakan buah pohon pengetahuan, dia hanya mengenal tatanan hidup sesuai maunya Allah, kemudian dia memakan buah pohon pengetahuan sehingga ia mengetahui kehidupan yang baik dan kehidupan yang jahat. Saat itu pula dia dikeluarkan dari tatanan Allah dan disuruh untuk membuat pilihan kehidupan yang dia inginkan (kembali hidup menurut tatanan hidup Allah dengan imbalan hidup kekal atau hidup menurut maunya Iblis dengan resiko maut).

    Sekarangpun kita dapat hidup di Surga . . . . gak percaya ? coba anda baca kembali do’a Bapa kami dan renungkan maknanya, bukankah Yesus mengatakan “Datanglah kerajaanmu dibumi seperti didalam surga” . jadi selama anda hidup menurut tatanan hidup menurut maunya Allah, anda telah mendatangkan surga dibumi ini. Apa itu maunya Allah ? “Saling mengasihi, saling mensejahterakan dan saling memakmurkan”…….. lha bagaimana dengan surga yang kita dapat setelah kita mati ?. kalo surga yang itu, hak prerogative nya Allah. Bukan urusan kita. Urusan kita adalah bagaimana hidup menurut kehendak Allah.

    He he he njelimet nggak ? . . . moga moga enggak njelimet. Terus terang, saya bukan kristiani, saya muslim yang kebetulan punya pandangan nyeleneh (bahkan menurut pandangan muslim sendiri ). Yang saya yakini bahwa Allah nggak mungkin memberikan sesuatu tanpa maksud baikNya bagi kita.

    Wassalam.
    Keep the Faith brother.
    CARPE DIEM

    • Artfelin berkata:

      Karena saya belum bisa memberikan opini yang baik untuk mereka, kalian, teman2 yang membaca blog ini …. saya hanya bisa menyampaikan bahwa pikiran2 yang diberikan dan dituangkan buat saya sangat bagus..bahkan tidak pernah saya fikirkan sebelumnya … bahkan bagi non kristiani seperti CARPE DIEM dapat memberikan opini yang bersifat analisis diluar kerohanian … (Buat saya kerohanian adalah apa yang kita fahami saat kita merenungkan sesuatu sesuai keagamaan kita bukan karena diajarkan orang lain yang nota bene adalah manusia yang memikirkan sesuatu berdasar analisis orang tersebut … buat saya jawaban dari apa yang saya pertanyakan adalah apa yang saya dapat saat kita berdoa .. jawaban mungkin tidak secara langsung tapi bisa melalui perantara yang tidak secara langsung mengurui kita dan sejauh mana kita mencari jawaban tersebut dan mengimaninya)
      Apa yang disampaikan mas Dewo dan rekan2 sekalian sebenarnya adalah kehausan manusia akan kebenaran dan buah pengetahuan dari adam …. seperti manusia mencari batas tata surya…
      Ada batasan dimana rahasia Tuhan tetaplah menjadi RahasiaNya selama lamanya sehingga secara pengetahuan kita tak akan pernah bisa membandingkan apalagi membongkarnya.

      salam Damai Kristus
      Artfelin

    • @lone wolf,

      Maaf karena lama tidak meresponse komentar Anda.

      lone wolf:
      Mas Dewo, sanggahan anda tentang 1 hari didalam kitab kejadian adalah benar 1 harinya manusia. Sangat tidak tepat, karena akan sangat kontradiktif dengan science. Bahkan kalaupun mau kita telisik tentang kejadian alam semesta, maka akan banyak kontradiksi, misalnya pada kejadian 1:11-13. Allah menjadikan tetumbuhan pada hari ketiga, sedangkan saat itu belum ada matahari dan bulan yang diciptakan pada hari ke empat( kejadian 1;14-19) kalau memang iya seperti itu, lalu bagaimana tetumbuhan dapat melakukan photosintetis, sedangkan sumber cahayanya belum ada.

      Tentang 1 hari Allah = 1 hari manusia memang masih menjadi perdebatan, terutama antara dunia sains dengan religi. Di sisi agama kita mendapati banyak penunjang mengenai konsep 1 hari penciptaan = 1 hari manusia, salah satunya adalah dengan peneguhan dari Allah bahwa Allah berbicara (sekarang tertulis di Alkitab) dengan manusia dengan bahasa manusia, bukan dengan bahasa surgawi. Yang berarti bahwa artinya pun sesuai dengan pemahaman manusiawi. Namun sekali lagi, ini pun masih bisa disanggah.

      Untuk menjelaskan kepada Anda tentang proses penciptaan di Kitab Kejadian, silakan Anda mengunjungi Kitab Kejadian (klik). Di situ nampak jelas bahwa tetumbuhan diciptakan pada hari ke-3, sedangkan terang diciptakan pada hari pertama.

      Harap dipahami bahwa “terang” tidaklah harus berupa “matahari”. Karena “terang” telah diciptakan oleh Allah pada hari pertama dan diciptakan pertama kali. Pada kenyataannya tidak hanya matahari yang mampu memancarkan cahaya.

      Dalam perspektif Kristiani, “terang” yang pertama diciptakan oleh Allah itulah yang menjadi pondasi kehidupan yang akan diciptakan oleh Allah di hari-hari selanjutnya. Sedangkan matahari & benda-benda langit diciptakan sebagai benda-benda penerang yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun dan tentu saja sebagai benda-benda penerang bumi (lihat ayat 1:14-15).

      Tampak bahwa urgensi “terang” yang pertama lebih tinggi bagi kehidupan dari pada terang yang ditimbulkan oleh benda-benda penerang.

      Mengenai bahasa Alkitab, memang benar bahwa Allah berbicara kepada manusia sesuai bahasa yang mampu dipahaminya. Seperti ketika berbicara dengan orang Yahudi, maka Allah berbicara dengan bahasa Ibrani. Demikian pula jika Allah berbicara dengan kita (orang Indonesia), maka Allah pun pasti berbicara dengan bahasa Indonesia. Atau bisa saja lebih spesifik dengan menggunakan bahasa Jawa jika kita lebih fasih berbahasa Jawa.

      Namun itu tidak menjadikan wahyu Allah hanya untuk orang Yahudi, atau hanya utk orang Indonesia jika Allah berbicaranya dengan bahasa Indonesia. Wahyu Allah berlaku general dan universal. Hanya saja saat itu penerimanya orang Yahudi. Namun kita semua pun berhak untuk turut mendengarkan firman Allah dan mempelajarinya. Untuk itulah Alkitab diterjemahkan ke banyak bahasa manusia.

      Upaya penerjemahan ini pasti mengalami kendala. Seperti yang Anda bilang “ada 4 sebutan untuk menyebut satu benda saja”, adalah salah satu tantangan bagi upaya penerjemahan ini. Lagi pula bahwa Ibrani, Aram, Yunani, yang notabene merupakan bahasa2 yang sering digunakan dalam Alkitab di masa lampau tidaklah sempurna. Bahasa-bahasa ini seperti halnya bahasa2 lain juga memiliki keterbatasan. Bahkan bahasa Ibrani & Aram sangat terbatas kosa kata dan tata bahasanya. Demikian juga bahasa Indonesia sehingga dalam bahasa Indonesia dewasa ini sering dijumpai kata serapan yang berasal dari bahasa lain.

      Namun ada yang lebih penting dari hanya sekedar bahasa, yaitu KASIH ALLAH yang dinyatakan dalam Alkitab. Ini jauh lebih penting. Jadi dengan bahasa apa pun, kita dapat memahami dan mempelajari KASIH ALLAH yang dinyatakan dalam Alkitab.

      Bahasa boleh berbeda-beda, tapi esensinya tetap sama, yaitu pernyataan Kasih Allah kepada manusia.

      Saya lebih mendukung teori yang anda dapat di buku “Siapakah Manusia Pertama?” (betul gitu judulnya mas ? ). Hanya saja saya berpendapat bahwa Adam adalah manusia pertama yang mendapat pencerahan tentang Allah langsung dari Allah. Jadi sudah ada manusia manusia lain yang hidup sebelum Adam. Buktinya, lihat kitab kejadian 4;14-15 ;dimana Kain takut dibunuh oleh orang lain jika dia diusir dari kelompoknya/sukunya. Juga kitab kejadian 6;2; dimana anak anak Adam menikahi anak anak perempuan manusia. Didalam budaya Ibrani, orang orang yang mengenal dan menuruti perintah Allah disebut anak anak Allah.

      Mengenai hal ini juga masih menjadi perdebatan sampai sekarang. Untuk itulah saya menuliskan banyak hal di blog ini.

      Sekarangpun kita dapat hidup di Surga . . . . gak percaya ? coba anda baca kembali do’a Bapa kami dan renungkan maknanya, bukankah Yesus mengatakan “Datanglah kerajaanmu dibumi seperti didalam surga” . jadi selama anda hidup menurut tatanan hidup menurut maunya Allah, anda telah mendatangkan surga dibumi ini. Apa itu maunya Allah ? “Saling mengasihi, saling mensejahterakan dan saling memakmurkan”…….. lha bagaimana dengan surga yang kita dapat setelah kita mati ?. kalo surga yang itu, hak prerogative nya Allah. Bukan urusan kita. Urusan kita adalah bagaimana hidup menurut kehendak Allah.

      Doa Bapa Kami tidak bisa segera dipahami seperti tulisan Anda di atas. Berikut saya kutipkan doa Bapa Kami dari Matius 6:9-13

      6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
      6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
      6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
      6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
      6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

      Kalau kita cermati yang saya tulis tebal, maka nampak bahwa ayat 10 merupakan ungkapan kerinduan manusia akan datangnya kerajaan Allah di bumi, dan sekaligus kepasrahan manusia atas panduan Allah dalam kehidupan manusia, yaitu dengan pernyataan agar apa yang menjadi kehendak Allah adalah yang paling utama bagi kehidupan kita.

      He he he njelimet nggak ? . . . moga moga enggak njelimet. Terus terang, saya bukan kristiani, saya muslim yang kebetulan punya pandangan nyeleneh (bahkan menurut pandangan muslim sendiri ). Yang saya yakini bahwa Allah nggak mungkin memberikan sesuatu tanpa maksud baikNya bagi kita.

      Iya, memahami dan mempelajari iman-kepercayaan tidaklah pernah mudah. Saya salut terhadap Anda yang mau & mampu mempelajari Alkitab dengan sangat baik.

      Terima kasih atas diskusi yang sangat baik ini.

      GBU

  110. lone wolf berkata:

    Salam,
    Komentar dibawah ini juga buat menanggapi tulisan “YESUS MENGUTUK POHON ARA, KURANG KERJAAN ?”

    Mbak Artfelin ( dari tata bahasa yang digunakan, saya yakin anda seorang wanita . . . moga moga bener), saya setuju dengan yang anda sampaikan, tentang KEROHANIAN dan RAHASIA TUHAN. Selama ini banyak dari kita memandang kitab suci (dari agama apapun) sebagai biografi TUHAN. Padahal menurut saya, Tuhan menurunkan kitab suci sebagai JUKLAK (petunjuk pelaksanaan) dan JUKNIS (petunjuk teknis) bagi manusia untuk melaksanakan tata laksana alam semesta dan isinya (manusia termasuk isi alam semesta). Untuk apa kita membaca kitab suci tapi tidak bisa menjadikan isi bacaan kita berguna bagi diri kita maupun orang lain.
    Ingat kisah Yesus mengutuk pohon Ara ? (Mat 21:18-19; Mar 12-14 , 20-26). Kalo dipikir secara lugas kurang kerjaan amat Yesus yang sedemikian “besar” dan mengajarkan kasih’ koq tega amat mengutuk pohon yang nggak salah, walaupun selanjutnya diikuti dengan ajaran tentang iman yang teguh. ( Kalo cuma mau ngajarin tentang iman, ngapain pake ngutuk pohon segala )
    Tapi ada hal lain yang secara tidak langsung Yesus sampaikan. Pohon Ara adalah buah musiman, sewaktu Yesus mendekati pohon Ara, memang belum waktunya pohon Ara berbuah. Dengan kata lain, kita sebagai umat ber agama jangan seperti pohon Ara yang berbuah (berguna) sekali sekali (musiman doang). Kalo kita berguna cuma musiman (misalnya menjelang natal / menjelang paskah de el el ), mending mati…..gih.
    (kalo Yesus memang lagi laper berat dan cuma mau sekedar mengajarkan iman, apa sih susahnya memerintah pohon Ara berbuah, toh efek psikologis yang timbul terhadap para murid sama saja seperti mengutuk pohon Ara agar mati . . . sama sama bikin kaget para murid)
    Itu salah satu contoh kitab suci sebagai JUKLAK dan JUKNIS tata laksana alam semesta dan isinya. Kalo masih penasaran, kapan kapan maen ke Blog saya, tapi sebelumnya saya minta maaf kalo blog saya lebih banyak memandang dari sudut Islam; tapi isinya ya tetap sama. . . . maksud saya sama sama nyeleneh.

    Wassalam,
    Keep The Faith Brothers n Sisters.
    CARPE DIEM

    • lone wolf,

      Mohon ijin turut nimbrung berdiskusi antara Anda dengan Artfelin.

      [...] Selama ini banyak dari kita memandang kitab suci (dari agama apapun) sebagai biografi TUHAN. Padahal menurut saya, Tuhan menurunkan kitab suci sebagai JUKLAK (petunjuk pelaksanaan) dan JUKNIS (petunjuk teknis) bagi manusia untuk melaksanakan tata laksana alam semesta dan isinya (manusia termasuk isi alam semesta). [...]

      Kita tidak bisa menggeneralisasi bahwa kitab suci mutlak merupakan biografi Tuhan atau pun mutlak merupakan JUKLAK. Karena yang saya pahami, Alkitab memang berisi keduanya.

      Dalam PL (kitab Perjanjian Lama) mayoritas adalah history alias kisah sejarah. Dan ada juga JUKLAK-nya. Kita harus arif dalam memahami hal ini. Lagian ada beberapa aturan dalam PL yang tidak berlaku lagi di PB. Ini bisa dipahami sebagai kemajuan peradaban dan teknologi manusia, dimana ada aturan yang dulu tidak bisa dipahami sedangkan sekarang bisa dipahami.

      Secara keseluruhan saya setuju dengan pemahaman Anda tentang Yesus dan Pohon Ara. Saya salut kepada pemahaman Anda yang luar biasa walau pun Anda beragama lain.

      Kalau boleh tahu, apa alamat blog Anda?

      Terima kasih.
      GBU

  111. motor udhug berkata:

    adam manusia pertama? saya rasa iya…kalo bukan manusia pertama kenapa banyak orang menyebut manusia (sekarang) adalah anak-cucu adam?!
    Teori darwin= teori bullshit…gak ada yang namanya evolusi..dari jaman fir’aun 4000SM sampe sekarang wujud manusia gini2 aja…kagak berubah…..gak ada ceritanya orang itu svolusi dari monyet! manusia ya manusia…monyet ya hewan.
    kalo masalah iman merupakan keyakinan dalam hati dan tidak memerlukan pembuktian! karena manusia terlalu bodoh untuk memecahkan hal yang diluar nalar!
    coba saja orang yang hidup dijaman majapahit tahu kalo kita bisa ngomong via hape…pasti mereka mikir kita punya ilmu telepati…..itu contoh sederhana kalo pikiran manusia saat ini belum nyampe ke arah sana…………….

  112. Maulana Mufti berkata:

    MAU MOBIL BMW?

    JAWAB 1 PERTANYAAN SAJA, DARI KITAB INJIL LAGI,…
    KOK NGGAK ADA YANG BISA JAWAB YA???

    PENDETANYA SAJA NGGAK ADA YANG BISA, GIMANA YANG DIBAWAHNYA YA??

  113. namex berkata:

    yang aku bingung yang pas kain berkata kepada TUHAN : ” hukumanku terlalu berat , jika aku merantau dan ada ORANG yang membunuh aku…..”

    saya heran kan manusia cuman dikit waktu itu tapi kenapa kok kain takut ada orang yang membunuh aku

    trus yang tentang anak-anak TUHAN menghampiri anak perempuan manusia , saya juga heran siapa anak2 TUHAN itu ???? sayang anda tidak menjelaskan soal itu ,dan saya pikir anda tadi menulis hal-hal yang menentang buku tersebut mengenai siapa anak TUHAN itu

    saya mohon pencerahannya

  114. Fave berkata:

    Halooo haloo bagus sekali artikelnya mas emanuel, terus berkarya dalam Kristus

    GBU all

  115. den jojo berkata:

    sebenarnya simpel aja sih.. sampai kapanpun tidak bisa diperbandingkan antara ilmu pengetahuan dan agama.. karena keduanya memang tidak sama. agama jelas dibuat manusia untuk mengontrol moral dan ilmu pengetahuan adalah fakta kejadian alam. Karena jelas berbeda, buat apa mencari titik temunya? lebih baik ‘keep the faith’.. tetaplah beriman!! GBU Bro!

  116. Elu pada bego,. manusia yang tinggal didaerah pesisir dunia yang selamat/mencari suaka/mencari dunia baru (alias manusia perahu gito loh) yang di sebut kalian semua….?/
    ngerti gak….?!@#$^&*()_+><.,

  117. donny berkata:

    adam manusia pertama? bukankah manusia itu manusia, dan adam juga manusia, kenapa tidak ditulis adam saja atau manusia saja. (mohon dibaca kembali semua kitab2 suci yg ada dan uji dg sains antropologi/biologi). akan ditemukan bahwa yg dimaksud sbg ADAM (manusia pertama) itu adalah ERA/PERADABAN manusia2 yg beradab yg mampu mengelola dunia dg baik (bukan peradaban lho). lalu siapa yg dimaksud dg IBLIS dan MALAIKAT? itu gambaran ERA dari manusia2 juga. iblis sbg era manusia yg hanya menggunakan logika utk mengelola dunia tanpa memikirkan dampak dari tindakannya, mk disimbolkan-diciptakan sbg API yg membakar. MALAIKAT adalah gambaran manusia/ERA dimana peradaban yg dibangun dekaden (statis), krn ide yg diberangkatkan hy MENJAGA saja kondisi bumi/alam tanpa merubah/berkreasi. makanya disimbolkan-diciptakan dari cahaya/nur yg dingin walau menyejukkan.
    mengenai mengapa baik IBLIS, MALAIKAT, bahkan nabi ADAM berumur ratusan bahkan ribuan tahun, tidak lebih yg dimaksud adalah ORDE/JAMAN/PERADABAN (kerajaan atau sistem ideologi). contoh:
    berapa umur FIR’AUN atau RAMSES? lebih dari 5000 tahun! kenapa bisa? hitung lah dari ramses I hg terakhir. itulah mengapa ramses/fir’aun dg sombong mengatakan dirinya ‘TUHAN’ kepada nabi MUSA/MOSES, krn kekuasaannya (yg absolut dan juga berdasarkan garis keturunan/darah) telah berdiri ribuan tahun. jadi siapakah adam, iblis, atau malaikat yang dimaksud? MANUSIA itu sendiri.

    terbayang tidak bagaimana atau berapa isi/tebal kitab2 suci (FIRMAN TUHAN) yg ada? mampukah mengalahkan kapasitas dokumentasi kepingan hardisk saat ini! tp apakah peradaban masa lalu (era nabi2) rendah dan berisi mistik? sama sekali tidak! bahkan sangat tinggi. contoh: mampukah orang2 saat ini memecahkan bagaimana teknik pembangunan piramida, candi borobudur, dll? kalau mau jujur mengakui, peradaban beserta kecanggihan yg ada saat ini, merupakan hasil teori2 yg diambil justru dari peradaban2 kuno tsb yg disebut dalam kitab2 suci sbg tukang2 sihir. benarkah? (cek saja).

    satu hal yang sering2 disalahtafsir/artikan mengapa jk peradaban masa lalu tinggi kenapa tidak ada dokumentasi spt buku, tulisan, komputer, etc spt saat ini. (hahaha), maaf bukan saya merendahkan peradaban saat ini. bisa dibayangkan tidak jk suatu ketika terjadi bencana dahsyat terjadi entah itu gempa bumi, tsunami raksasa, letusan gunung berapi dahsyat, bahkan perang dunia III dg persenjataan nuklir atau laser. apa yang tersisa? seperti inilah peradaban bangsa2 di waktu lampau, dan sdh terjadi berulang kali (cek sejarah peradaban dunia kuno dan kitab2 suci).

    2 dokumentasi efektif untuk menjaga dan memperingatkan nafsu angkara murka sifat2 IBLIS atau malaikat yg bertarung membangun ‘kerajaan tuhan’ di dunia: KITAB2 SUCI dan CANDI2 itu sendiri. monumen2/ candi bukanlah istana atau rumah ibadah spt yg dipahamai, ia adalah perpustakaan (kumpulan ilmu pengetahuan, sejarah, teori, dan teknologi) terkuat dan terhebat yag mampu dibuat oleh manusia utk memperingatkan generasi sesudahnya. puzzle-kan isi kitab2 suci (yg genuine/orisinil) dg candi2 yg ada, kita akan menemukan ilmu pengetahuan ciptaan masa lalu sangat tinggi sekaligus mampu menghancurkan alam ini (spt yg sdh terjadi).

    ITULAH mengapa ada semacam konspirasi dunia “INVISIBLE HANDS” selama ini yang dijaga (dlm konflik yg selalu terkelola! aneh bukan istilah konflik yg selalu terlelola), mengapa ajaran ketuhanan para suci/nabi yang sama2 membawa spirit TAUHID (TUHAN YME) berubah/pecah menjadi institusionalisasi (agama2) samawi (hindu, budha, yahudi, nasrani, islam) yg bukan saja tidak saling ketemu bahkan saling menghancurkan satu sama lain. renungkan kembali…..

    bahagialah bangsa ini krn monumen2 itu bertebaran dan terkubur di seluruh penjuru tanah air, begitu juga kitab2 suci para nabi yg diyakini selama ini. mari bangkit dari keterpurukan….. salam.

  118. donny berkata:

    siapakah dan dimanakah adam itu? semua ajaran kitab2 suci samawi meng’isyaratkan’ tanah terjanji (tanah yg dijanjikan) di mana akan ditemui ‘surga’ dg air2 yang mengalir dan buah2an yg tak habis dimakan. adam tercipta dari tanah liat atau lempung (bukan api, atau cahaya), tahukah dimana tanah lempung berada dan apa yg dimaksud. tanah padang pasir peradaban cahaya/malaikat berada? tanah 4 musim peradaban api/syetan berada?

    tanah yang subur makmur sbg peradaban agraris (yg hidup dan menghidupi), gemah ripah loh jinawi adalah tanah terjanji (bukan tanah suci, krn tanah dimanapun adalah suci) yang dimaksud. entah manusia2nya hari ini, masihkan sama? di sini…..

  119. Jookut dkk. berkata:

    Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al-Masih putera Maryam.” Katakanlah: “Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al-Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?” Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS Al Maa’idah [5]: 17)

    Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam”, padahal Al-Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhan-ku dan Tuhan-mu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS Al Maa’idah [5]: 72)

    Rasulullah SAW bersabda: ALLAH SWT berfirman: “Anak Adam mendustakan Aku padahal tidak seharusnya dia berbuat demikian. Dia mencaci Aku padahal tidak seharusnya demikian. Adapun mendustakan Aku adalah dengan ucapannya bahwa, ‘Allah tidak akan menghidupkan aku kembali sebagaimana menciptakan aku pada permulaan’. Ketahuilah bahwa tiada ciptaan (makhluk) pertama lebih mudah bagi-Ku daripada mengulangi ciptaan. Adapun caci-makinya terhadap Aku ialah dengan berkata, ‘Allah mempunyai anak’. Padahal Aku Maha Esa yang bergantung kepada-Ku segala sesuatu. Aku tiada beranak dan tiada pula diperanakkan dan tidak ada seorang pun setara dengan Aku.” (HR Bukhari)

    Jangan sampai prasangka Saudara-saudara atas Kasih Sayang ALLAH membuat Saudara-saudara membuat suatu perkataan: “Anak-anak ALLAH.”

  120. pelajar berkata:

    dulu, sekarang dan seterusnya … selama masih hidup didalam dunia ini. “manusia pertama” akan selalu menjadi perdebatan yang ga akan ada habisnya. Lihat aja matahari, yang dari dulu di teliti sampai sekarang masih belum juga ketahuan bagaimana terbentuknya, yang ada cuma prediksi rekayasa secara fisika dan ilmu sebangsanya (belum ada kepastian), karena memang belum pernah ada yang ngelihat gimana terbentuknya tuh matahari. paling-paling kita cuma bisa membuat sesuatu yang mirip dengan matahari, katakanlah matahari 2. tapi itu tetap ga akan mengubah kenyataan kalau memang belum pernah ada seorang manusia (benar-benar manusia) yang dapat memastikan terbentuknya tuh matahari kecuali dia udah menyaksikan sendiri dari ga ada menjadi ada, persis kayak mau buat nasi goreng ada urutannya terlebih dahulu mulai dari bibit padi sampai udah jadi nasi goreng yang lezat dan siap disantap.

    saya aja masih bingung gimana sebuah sel sperma bapak saya dan sebuah sel telur ibu saya bisa menjadikan saya yang sekarang lagi nulis di blog ini..

    semua apa yang pernah kita lihat, dengar, rasakan dan yang mungkin akan kita alami kedepannya… kalau di pikir secara nalar meskipun memiliki hikmat sekelas salomo dan daniel dan semua yang terbaik dari kelebihan manusia ditiap jamannya kita miliki ga akan bisa menjelaskan bagaimana Kebesaran Tuhan untuk berkarya, dan memahami semua misteri yang Dia “sembunyikan” di dalam Kebesaran-Nya, jika bukan Dia sendiri yang menyingkapkan.

  121. rizal berkata:

    setahu ane seh, yang dimaksud oleh Allah dengan penciptaan Adam sebagai manusia adalah dalam arti budaya, bukan pasti alam (mahluk manusia ansih). Jadi kalau di alquran dijelaskan pemilihan Adam sebagai klalifah di muka bumi adalah salah satu dari sekian banyak mahluk yang bernama manusia diantara mahluk-mahluk lainnya.
    Jadi Allah memang menciptakan yang namanya manusia, hewan-hewan dan tumbuhan. Kan Allah tidak menjelaskan proses terjadianya manusia serta mahluk-mahluk lainnya di muka bumi secara specifik, itu menjadi rahasia ilmunya Allah. Hanya sedikit dijelaskan bahwa manusia diciptakan dari “rumusan Attiin” yang kalau diartikan dengan bahasa Arab kira2 diciptakan dari tanah. Padahal bukan itu, “Attiin” itu nama rumusan yang hanya Allah lah yang tahu, jangan diartikan “tanah”.
    Kemudian Allah memilih salah satu dari yang namanya “manusia” untuk diajarkan Ilmu oleh Allah. Maka jadilah Adam sebagai khalifah dipermukaan bumi. Mengapa Adam? karena hanya Adam yang pada saat itu mau dan tunduk pada Allah bersama malaikat nya.
    Sehingga Adam diberi berbagai Ilmu untuk hidup dan mengatur hidup berbudaya.
    Bagaimana dengan yang “manusia” lainnya? Ya karena mereka tidak mau dengan sunnah Adam, maka mereka tersingkir dari waktu ke waktu seiring perubahan zaman. “manusia” yang lainnya karena tidak mau dengan sunnah Adam, maka mereka tinggal di goa-goa dan bergerak berdasarkan naluriah mereka layaknya binatang.
    Kira-kira itulah yang ane pahamin dari kitab Alquran…..

  122. mr. sectiocadaveris berkata:

    hmm…kalau melihat dari uraian di atas…
    terus terang aku juga nggak tahu apa Adam manusia pertama atau bukan, dgn siapa anak2 Adam menikah dsb..
    tapi begini..
    aku beranggapan bahwa dalam hidup ini tidak semua hal perlu kita ketahui dgn akal logika kita saat ini
    banyak hal yang mungkin ‘tidak ada gunanya’ dan tidak perlu kita ketahui, serta kebenarannya hanya cukup Tuhan sajalah yang tahu
    oleh krn itu menurutku kita nggak perlu ambil pusing dgn hal itu
    lebih baik lakukan saja apa yg sudah diperintahkan pd kita saat ini, dengarkan sesuai dgn apa yang kita percayai
    krn hal2 yg seperti di atas tidak akan pernah kita ketahui jawabannya
    kira2 begitu :mrgreen:

    • Usup Supriyadi berkata:

      sepatu (sepakat dan setuju) :mrgreen:

    • SEPATU juga. Xixixi…

      Memang manusia ini selalu saja tidak puas. Mungkin ada perlunya juga manusia mencoba mencari & menelitinya. Tidak ada salahnya kan? Toh itu merupakan kontribusi juga demi kemajuan & pengetahuan manusia.

      Salam

  123. rizal berkata:

    Betul sekali bro…. Allah menurunkan Ilmunya kepada manusia baik sejak Adam hingga Muhammad adalah untuk mengatur hidup menurut maunya Allah. Ada dua aternatif hidup yang diberikan oleh Allah, yaitu hidup Nur menurut sunah rasul Nya atau hidup Dzulumat menurut sunah syayatin.
    Jadi Allah menurunkan Ilmunya bukan untuk mempelajari Allah atau bagaimana menciptakan alam semesta ini. Ini kan kurang kerjaan namanya.
    Emangnya manusia mau menciptakan manusia seperti halnya Allah menciptakan mahluk hidup pertama kali dibumi?
    Jadi dalam Alquran hanya diberikan gambaran sedikit tentang penciptaan alam semesta ini beserta isinya.
    Contoh dalam proses penciptaan alam semesta, pertama kali Allah membuat rancang bangun (blue print) yang dikatakan sebagai Almaqadir. Almaqadir ini jangan diartikan sebagai “takdir” belaka menurut bahasa Arab, tapi itu nama dari rancang bangun hidup yang hanya Allah saja yang tahu isinya.
    Kemudian Allah menciptakan Al Ma’u, inipun jangan diartikan “air” (menurut bahasa Arab), karena gak akan ketemu. Al Ma’u itu nama unsur yang hanya Allah saja tahu isinya. Baru kemudian diciptakan Duhon, semacam bola gas yang menyala. Dari sini Duhon diledakkan oleh Allah, yang oleh para ilmuan Barat dikatakan sebagai “Teori Big Bang”. Siapa yang menciptakan teori Big Bang? Allah atau ilmuan Barat?
    Jadi teori Big Bang itu adalah hasil menyadur dari Alquran.
    Kemudian Allah menciptakan Malaikat dari rumusan “Nur” dan Jin dari rumusan “Nar”. Jadi jangan diartikan secara leterlek ya Malaikat itu dari Cahaya dan Jin dari Api. Itu kan nama rumusan Allah. Kemudian Allah menciptakan “Ruh”. Ini pun jangan diartikan ruh-ruh gentayangan atau “nyawa”. Ruh ini kalau mau diartikan menurut bahasa Alquran itu sendiri adalah “pembangkit” yang mempunyai 2 arti berbeda. Pertama Ruh dalam arti biologis adalah “nyawa”. Kedua Ruh dalam arti budaya adalah “Ilmu”. Jadi Ruh yang diciptakan Allah pasca penciptaan Malaikat dan Jin adalah dalah arti “Ilmu”, yaitu pembangkit budaya, yang kelak akan diajarkan kepada manusia pilihan Allah yang bernama Adam, Idris, Nuh hingga Muhammad.
    Tinggal sekarang neh kita-kita pasca sepeninggal Muhammad, mau gak hidup dengan Alquran menurut Sunnah Rasul Muhammad?
    Rasa-rasanya rada sulit, soalnya kita hidup sudah terkukung oleh alam pikiran kapitalis dan feodalis. Quran mah kemana kita mah kemana…. hehehe….
    Untuk mengkaji quran saja kita masih belum mampu, sebab kita kurang menguasai bahasa alquran, yang kita tahu quran kan bahasa Arab, ya gitu deh jadinya, malaikat diciptakan dari cahaya dan jin diciptakan dari api, manusia diciptakan dari tanah, entah tanah yang mana kita juga jadi ribut. Padahal semua itu nama dari rumusan yang hanya Allah saja yang mengetahui isinya.
    Jadi quran bukan bahasa Arab? Bukan. Quran serumpun dengan bahasa Arab itu baru benar. Tulisan dan bacaannya sama dengan Arab, tapi maknanya berbeda.
    Kira-kira seperti bahasa Indonesia dengan bahasa Malaysia. Kita pilang pusing-pusing itu sakit kepala, orang Malaysia bilang “jalan-jalan”.
    Darimana dikatakan Quran serumpun dengan bahasa Arab. Ya quran sendiri yang bilang : “inna anzalnaahu quraanan arabiyyan” Diakhir kata ada arabiyyan, ada double “ya”, yang menurut peristilahan bahasa “ya nisbah”, artinya menyerumpunkan atau mensebangsakan, atau menggolongkan, atau mengkelompokkan.
    Coba bandingkan dengan peristilahan “muhammadiyyah” itu kan tulisan aslinya, yang kalau diartikan kelompok pengikut muhammad. Darimana bisa diartikan demikian? Kan ada “ya nisbah” diakhir kata.
    Tapi sekarang tulisannya “muhammadiyah”? Ya itu kalau menurut bahasa salah, dan pasti ada upaya tertentu yang mencoba menutup-nutupi hal demikian.

  124. Hisyam Hananto berkata:

    thx gan infonya, saya lagi nyari buat bahan kliping di skolah ane, hehhe thx :)

  125. maran berkata:

    Menurutkan anak adam tidak melakukan incest, karena tidak mungkin tuhan memerintahkan sesuatu yang jelek-sesuatu yang tidak benar.

  126. yayan berkata:

    apa betul darwin bilang manusia brasal dri KERA? baca dulu baru protes. bedakan antara MANUSIA sempurna yg berakal dgn mahluk yg SERUPA manusia tapi ga berakal trus cari tau difinisi ‘AKAL’ ttg siapakah manursia pertama? siapapun dia yg jadikan tuhan yg katanya manusia pertama itu kita sebut saja ‘adam’

  127. yayan berkata:

    pikiran sederhanaku mengatakan; prtama adam hawa diciptakan tr us hawa melahirkan. anak adam inces (blm ada larangan) lahir cucu cicit dst..menyebar kepenjuru dunia dari timur tengah (mata besar) perjalanan panjan g makan waktu ribuan tahun dri satu tempat ke tmpt lain sampe ke cina(matanya jd sipit krna menyesuaikan iklim selama ribuan taun juga). ga percaya? cOBA aj cek DNA. kita punya dna brmacam2 tp ada kesamaa. Special manusia kera DNAnya lai n sendiri.

  128. Ari sahaeta berkata:

    Kalo menurut aku adam bukan manusia pertama,tapi dia adalah manusia pertama dari jenisnya,adam dibentuk dari tanah begitu juga manusia2 lain sebelumnya,Alquran menyebutkan setidaknya 4 jenis tanah yg berbeda dalam penciptaan manusia :1.Tanah hitam,2.Tanah liat yg keras,3.Tanah gembur,4.Tanah lempung yg lembek. Dalam pemikiran saya jenis2 tanah diatas diatas adalah materi dasar pembentukan jenis2 manusia.Saya menolak teori darwin tentang evolusi,tp saya percaya evolusi juga terjadi menurut kehendak allah,semisal begini:manusia mencipta komputer awalnya masih sederhana,kemudian disempurnakan lahir generasi komputer yg selanjutnya lebih canggih,kemudian disempurnakan lagi dan lagi,sampai akhirnya kita membuat komputer yg dapat belajar dan mengoprasikan hal2 rumit(evolusi berhenti/tertunda)tp apakah komputer pertama tiba2 berubah bentuk menjadi komputer modern?Tentu tidak.Begitupun dgn evolusi manusia.Maka teori darwin bahwa manusia berasal dari kera dan kehidupan terjadi karna kebetulan,tdk memiliki dasar yg logis,pd saat ini ilmuwan menemukan bahwa manusia,hewan,tumbuhan memiliki struktur dna yg sama,yg membedakan adalah kode pemrograman yg menentukan apakah jadi manusia,hewan,atau tumbuhan..Pertanyaannya siapakah yg memasukan kode penciptaan?Apakah semua adalah kebetulan seperti yg disangka darwin?Apakah sebuah komputer menciptakan dirinya sendiri?,dan berubah menjadi komputer saku karena seleksi alam dan mentransformasi dirinya secara kebetulan?.Manusia adam adalah manusia yg telah disempurnakan Allah secara fisik akal dan ruhaniahnya,makanya Allah berkenan menunjuknya sebagai khalifah di bumi,yg mengundang protes dari malaikat cahaya dan malaikat api yg akhirnya disebut iblis karna membangkang kehendak allah. Saudaraku orang2 yg beriman,kitab suci bukanlah dongengan orang terdahulu,tp adalah petunjuk allah bagi manusia,kitab suci tdk harus menceritakan satu kejadian secara mendetail tp cukuplah menjadi pelajaran dan bahan pemikiran bagi umat manusia akan kebesaran Allah.Pemahaman agama yang benar semestinya tidak akan bertentangan dgn ilmu pengetahuan.Wasalam

  129. ian berkata:

    Belajarlah terus saudara-saudaraku semoga Allah memberi petunjuk jalan yang Lurus itu. Insya Allah kelak pada fase tertentu jika dikau sungguh dalam pencariannmu maka dirimu tak kanlagi mencari dan membicarakan hal demikian itu karena engkau sudah mengetahui. salam

    • hamba Allah berkata:

      aneh banget kalo kamu percaya teori darwin, kalo kalo kamu percaya teori itu yang menganggap manusia adalah evolusi dari hewan, kalo anda percaya itu berarti anda adalah keturunan hewan,,apa mau anda jika di kasih sebutan hewan..?
      kalau gak mau mendingan anda jangan percaya dengan teori itu. kalau anda masih ngotot bahwa teori itu benar, berarti sama aja anda itu dengan…….

  130. @yusri berkata:

    mnuruT kyakinan masing2 aja krn kyakina i2 suatu yg tak harus dbuktikan scara ilmiah

  131. sampurasun berkata:

    salam,
    Sesungguhnya masih banyak sekali rahasia bumi ini bahkan alam semesta yang tidak “diberitahukan” kepada manusia (belum dibukakan). Hal ini bisa jadi karena belum waktunya diketahui atau memang Allah menganggap tidak perlu diketahui manusia.
    Yang perlu diingat untuk kita yang sudah beriman menurut agama masing-masing, imanilah semua yang ada tertulis di Kitab Suci kita karena Allah sangat besar, alam semesta ini juga sangat besar. Teori Darwin hanya teori dari seorang manusia yang akal pikirannya juga sangat terbatas dibanding dengan alam semesta ini. Sangat dapat dimaklumi jika manusia penasaran dan mencari tahu, membuat teori-teori sendiri karena keingintahuan itu, tetapi jangan sampai kita lari dari firman Tuhan yang sudah diberikan hanya karena tidak semua rahasia bumi ini ada tertulis di kitab suci. Ingat bahwa Kitab suci adalah penuntun kita menuju rumahNya, Alkitab dapat dikatakan Kitab Suci yang banyak mengandung sejarah sehingga, sering mendapat cobaan-cobaan akan kebenarannya dari manusia-manusia. Alquran beberapa menuliskan kembali apa yang ada di Alkitab dengan versinya sendiri.
    Ikutilah apa yang engkau yakini saja dan tidak perlu mengatakan bahwa yang satu lebih baik dari yang lain karena semuanya masih bisa dipertanyakan oleh karena keterbatasan pikiran kita dan kebesaran yang dimiliki oleh tuhan Allah.
    Orang Islam tidak perlu membahas tetang Yesus karena sama sekali tidak mengenal Dia. Sekali lagi hanya karena keterbatasan pikiran manusia, pekerjaan Roh Kudus lah yang dapat membuat pengakuan akan Yesus Kristus. Ada tertulis “Dunia tidak mengenal dia (Roh Kudus)”

  132. jambrong berkata:

    Di dlm Al qur’an tdk ada penjelasan spesifik ttg penciptaan adam sbg manusia pertama. yang ada ialah “khalifah pertama”, mungkin maksudnya adalah pemimpin pertama untuk planet bumi dari kaum manusia.

  133. amunfendideh berkata:

    Sesungguhnya, penelitian ilmu tentang asal-usul manusia sampai sekarang masih belum berakhir, sebab dari potongan bulkti-bukti yang ditemukan selalu membuka pertanyaan-pertanyaan baru. Para pakar antropologi umumnya sependapat mengenai Australopithecus africanus jenis Homo tertua dari afrika selatan yang berdiri tegak dengan tinggi 1,2 meter dan beratnya antara 30-40 kilogram. Sebagian ilmuwan percaya bahwa spesies jenis ini tidak memiliki hubungan langsung dengan evolusi manusia modern. Fosil-fosil yang ditemukan menunjukkan hadir sekitar 4 juta tahun yang silam dan kini sudah punah. Sedangkan sebagian ilmuwan lain mempercayai bahwa Australopithecus africanus bukan bagian dari orang modern. Mereka berpendapat bahwa Australopithecus africanus hanya bagian satu garis yang membawa kepada Australopithecus robustus dan kemudian belakangan telah punah lagi. Pendapat ilmiah lainnya menyatakan, baik Australopithecus Africanus maupun Australopithecus afarensis (yang dianggap sebagai nenek moyang Africanus) menunjukan spesies tunggal dan dinyatakan sebagai homo awal yang disebut Homo habilis.
    Sebenarnya belum cukup bukti kebenaran penafsiran itu, tetapi satu hal yang nampaknya pasti dimulai sekitar 2 juta tahun yang silam, ada 2 spesies jenis homo yang hidup di Afrika Selatan, yaitu Australopithecus robustus dan Homo habilis. Australopithecus robustus yang berukuran lebih besar ditafsirkan sebagai jantan, sedangkan homo awal yang lebih ringan ditafsirkan sebagai betina. Karena itu punahnya dua spesies tersebut pernah dipercayai sebagai contoh punahnya bentuk seksual. Sebab perbedaan jenis fosil-fosil tersebut menunjukan, mereka memiliki gaya hidup yang berbeda.
    Australopithecus robustus diperkirakan tingginya antara 1,5 dan 1,7 meter dengan berat antara 50 sampai 70 kilogram memiliki rahang yang besar dan pola penggunaan giginya menunjukan sebagai pemakan sayuran. Susunan wajahnya yang keras mendukung otot-otot yang mampu mengunyah sempurna. Sedangkan homo awal Afrika Selatan yang lebih ringan, memiliki graham lebih kecil dan otak lebih besar, giginya menandakan makanan mereka beraneka ragam, termasuk jenis daging; sementara otaknya yang lebih besar, menandakan sebagai makhluk yang lebih cerdas. Karena itu kebanyakan pakar antropologi sepakat bahwa homo awal itu lebih mengarah sebagai nenek moyang manusia.
    Dari sekian banyak potongan bukti yang ditemukan di berbagai tempat. Fosil yang diakui para ilmuwan secara umum dan sejalan dengan pertanyaan tentang asal-usul manusia, yaitu orang Neanderthal yang ditemukan tahun 1856 (jenis homo yang hidup di Eropa Barat, Cina, hingga ke Irak). Mereka hadir sekitar 150.000 hingga 34.000 sebelum Masehi. Setelah banyak para pakar antropologi yang menemukan fosil-fosil dari banyak daerah dan benua, ada pula di antaranya yang ditemukan di Asia tenggara oleh dokter muda Belanda Eugene Dubois tahun 1891 adalah fosil yang kini dikenal sebagai orang jawa (Indonesia).
    Selama 30 tahun yang lalu sejumlah pakar kimia dan pakar biologi molekul telah banyak mempelajari pertanyaan tentang manusia tanpa melakukan pengujian sepotong tulang pun atau bantuan fosil. Nampaknya orang Neanderthal telah hadir di Bumi ini.
    Dari urain di atas, nampaknya sebelum Adam-Hawa turun ke Bumi sekitar 50.000 tahun yang silam, di Bumi telah hadir bangsa manusia hasil evolusi alam fana yang disebut orang Neanderthal. Mereka hidup berkelompok-kelompok di tiap benua di Bumi ini membangun kekuasaan. Kekuasaan diperebutkan para anggota kelompoknya dengan menghalalkan segala cara, saling jegal, fitnah, bunuh. Ketika satu kelompok bertemu dengan kelompok lain, terjadi peperangan, yang kalah jadi taklukan dan memberi upeti pada yang menang. Itulah yang diamati para malaikat dari Syurga melalui kemanunggalan telanjang (naked singularity) yang dirumuskan Roger Penrose melalui teori sensor langitnya. (diberitakan dalam Alqur’an surat AlbAqoroh 30, Annajm 13-18).
    Teori sensor langit menyatakan : Bila ufuk peristiwa bergerak dalam kecepatan cahaya, alam bersekongkol dengan segala cara untuk menutup terbukanya kemanunggalan. Tetapi bila ufuk peristiwa bergerak lebih cepat dari cahaya, maka sensor langit akan terbuka, dan kemanunggalan menjadi telanjang. Dari alam seberang (alam lembut Syurga) akan dapat menyaksikan kehidupan alam fana, seperti layaknya orang yang menonton TV. Dari rumusan Paul Dirac, ufuk peristiwa atau cermin P bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya karena berpusing 2 mc², maka sensor langit akan terbuka, dan kemanunggalan menjadi telanjang.
    Agama, hingga sekarang mempercayai bahwa, Adam-HAwa adalah manusia pertama, dan manusia sekarang adalah keturunan langsung mereka. Anggapan tersebut nampaknya perlu depertanyakan, karena bertentangan dengan fakta.
    Jika yang dipimpin Adam adalah anak-anaknya sendiri. Sebelum anak-anaknya lahir, kerja mereka hanya memproduksi anak sebanyak-banyaknya. Ketika sudah pada balig, mereka dikawinkan di antara sesama saudara kandung sendiri. Hal itu tentu saja tercela menurut moral dan cenderung melahirkan anak cacat mental. Kepercayaan seperti itu tentu saja bertentangan dengan aturan Hukum, sebab dalam evolusinya tentu akan ada yang kawin dengan paman-bibi, kakkak, adik, bahkan dengan ibu-bapak kandung sendiri. Dan alasan yang paling kuat bahwa Adam bukan manusia pertama yang mengawinakan anaklaki-laki dan anak perempuannya, faktor genetika merupakan alasan yang paling kuat, karena gen manusia sekarang tidak sejenis.
    Ketika para malaikat merasa heran dan penasaran, sebab Tuhan hendak mengangkat manusia yang kejam, jahat, biadab jadi kholifah (Baqoroh 30). Yang dimaksud, tentunya bukan Adam-Hawa, sebab pasangan itu belum turun ke Bumi.
    Di sisi lain, kalau semua manusia di Bumi merupakan keturunan langsung Adam-Hawa, mustahil akan menghasilakan aneka ragam warna kulit, bahasa, postur tubuh. Fakta-fakta itu menjelaskan bahwa, dalam kepemimpinannya, Adam-Hawa telah mengawinkan anak-anaknya pada orang Neanderthal yang telah dibinanya jadi orang beriman kepada Tuhan Alloh sesuai dengan syarat hukum.
    Yang pasti, sebelum Adam-Hawa turun dari syurga, di semua benua di Bumi telah hadir kelompok-kelompok orang Neanderthal. Di dalam tiap kelompok sering terjadi perebutan kepemimpinan yang didasarkan pada kekuatan fisik seperti hewan. Yang tidak patuh akan dibunuh. Kaum perempuan tidak lebih dari pemuas syahwat kaum lelaki dan pemberi keturunan. Ketika satu kelompok bertemu dengan kelompok lain , terjadi perang berebut kekuasaan.
    Karena itu tugas utama Adam-Hawa adalah membina moral dan menegakan hukum yang adil di lingkungan kelompok-kelompok Neanderthal, yang di dalamnya termasuk hukum perkawinan. Sebab dalam kelompok Neanderthal merupakan tradisi, ketika pemimpinnya kalah atau mati, akan digantikan oleh yang mengalahkan atau oleh anak lelakinya yang paling kuat, dan semua mantan isterinya diambil jadi isterinya juga, termasuk ibu kandungnya sendiri. Karena itu Adam-Hawa membuat aturan hukum perkawinan seperti dijelaskan Alqur’an dalam surat Annisa 22-23.
    Pada kenyataannya, pelanggaran terhadap aturan rosul itu bukan hanya dilakukan orang Neanderthal saja, tetapi juga oleh anak-anak turunan langsung Adam-Hawa sendiri. Contohnya dalam kisah Qobil (anak Adam-Hawa) dan Habil (anak Neanderthal), yang melanggar adalah Qobil. Oleh karena itu, Alloh tidak membeda-bedakan manusia berdasarkan keturunan-suku-bangsa-agama-faham-kulit-kelamin-tuan-sahaya. Seperti yang diberitakan dalam Alqur’an surat Albaqoroh ayat 62. Siapa saja yang moralnya luhur, mereka itulah orang-orang beruntung, sebab melaksanakan amanah-amanah Alloh yang diterangkan para Rosulnya.

  134. sugi berkata:

    belajar…belajar… dan belajar…

  135. tony berkata:

    Siapa Sih Biang Keladinya..Sehingga Manusia Dikatakan Berasal dari Kera?!

    Banyak yang bilang kalo Darwin-lah lewat teori evolusinya, mengatakan bahwa manusia itu keturunan monyet/kera.

    Setelah saya baca teori itu, maka bisa saya pastikan bahwa mereka yang menuduh itu ternyata emang TIDAK PERNAH membaca tulisan Darwin dan lebih memilih sibuk membaca dongengan di kitabnya masing-masing serta mempercayai kata si a, b, c atau kata si d.

    Belajar Teori Darwin bagusnya sih langsung dengan cara membaca bukunya dan bukan belajar lewat kata orang-orang.

    Mmmmmhhhh…sebagai contoh misalnya belajar teori Darwin lewat pemikirannya Harun Yahya.

    Ya, cara itu jelas keliru, karena disamping Harun Yahya [alias Adnan Oktar] keliru dalam menafsirkan Qur’an kemudian mencoba mencocok-cocokannya dengan sains dan ternyata juga malah ngga nyambung..[sebagai contoh misalnya lihat di sini]..Ia pun ternyata keliru juga dalam menafsirkan teori Darwin.

    Manusia emang kadang-kadang terlalu berlebihan, jika anda surfing di net maka anda akan temukan banyak situs Islam dengan secara sepihak memberitakan bahwa hukuman yang sekarang diterima oleh Harun Yahya, merupakan hasil dari sebuah konspirasi setelah Harun Yahya “berhasil” menghancurkan Darwinisme

    Mereka keliru!

    Banyak tuntutan yang ditujukan kepada Harun Yahya, diantaranya karena membuat seorang wanita dipaksa untuk melayani 16 orang! Kejadian ini direkam dan wanita itu diperas jika melaporkannya maka akan dipublikasikan!

    Contoh lain misalnya Harun Yahya pernah dituntut karena kepemilikan kokain. Namun, batu sandungan sebenarnya yang membuatnya dihukum 3 tahun adalah karena variasi kejahatan yang dilakukan Harun Yahya dalam pengelolaan ilegal organisasi untuk keuntungan pribadi:

    [...] Controversial Turkish Islamic author Adnan Oktar was sentenced to three years in prison on Friday for creating an illegal organization for personal gain, state-run Anatolian news agency said. [...]

    So eniwei, benarkah Darwin pernah mengatakan bahwa Manusia itu berasal dari kera?

    Untuk itu, saya bantu anda untuk mengenal selintas apa yang sebenarnya di maui oleh Darwin lewat teori evolusinya. Dibawah ini, ada dua link yang dapat anda baca sebagai pendahuluan/pengantar, cukup ringkas, koq:

    * pkukmweb.ukm.my
    * suara tuhan

    Atau kalo ngga mo tanggung-tanggung…ya baca aja buku aslinya Darwin:

    Talk Origins

    Karena Harun Yahya menuduh seperti itu, maka bagusnya sekalian juga baca bantahannya:

    * forum detik
    * Teori Evolusi VS Adam-Hawa Meluruskan yang bengkok

    Bagaimana?

    Sudah jelas, bukan..bahwa pemikiran dan paham yang mengatakan manusia berasal dari monyet/kera bukanlah berasal dari Darwin.

    Sekarang, jika masih berkenan, mohon bantu saya untuk mengechek resume yang saya buat di bawah ini. Melalui resume ini, saya bisa pastikan bahwa pemikiran manusia berasal dari Kera justru berasal dari Alkitab:

    * Tertulis bahwa KITA (Allah, dalam bentuk Jamak) menciptakan manusia menurut rupa kita, sehingga MEREKA bisa berkuasa atas……[kejadian 1:30].

    Ada satu hal menarik mengenai hal ini karena menurut Islam pun demikian, yaitu sebagaimana disebutkan di Sahih Muslim book 40 No.6809, Book 32 No.6325 dan Sahih Bukhari book 74 No.246:

    Diriwayatkan Abu Huraira, Nabi mengatakan: “Allah menciptakan Adam menurut gambarNya dengan tinggi 60 kubik dan sesaat setelah adam tercipta Ia menyuruh Adam menyalami para Malaikat yang duduk di sekitar itu..tinggi badan orang-orang makin berkurang hingga saat ini”

    AL-WAHHABI ABDUL AZIZ BIN BAZ dari aliran Wahabi juga menyatakan bahwa ALLAH SERUPA DENGAN NABI ADAM.

    [Penjelasan lebih detail mengenai 'Adam di ciptakan dari Rupa Allah' silakan buka situs Islam, Islam Question and Answer, Fatwa No.20652, Commentary on the hadeeth, "Allaah created Adam in His image" When Prophet says "Allah created Adam in his image" what does "his image" refer to and how should we understand it?]

    * Ketika ADAM berumur 130 tahun lahir Set [kejadian 5]. Jadi ketika Adam dibawah 130 tahun lahir Habal, Kain,

    * Saat Kain membunuh Habel umur adam masih DIBAWAH 130 tahun [kejadian 4:2-8] Pembunuhan itu aakibat Kain cemburu pada Habel karena Persembahan daging-dagingannya habel lebih dihargai Allah daripada persembahan hasil buminya Kain.

    Menurut versi Islam, di Tafsir Ibn Kathir surat 5:27-31, Latar belakang Habil dibunuh Qabil cuma permasalahan rebutan syahwat di sekitar selangkangan saja, yaitu rebutan mengawini adik kandung perempuan yang lebih cantik dari satunya lagi. Jadi, Islam berpendapat bahwa Adam dan Hawa selalu melahirkan kembar laki dan perempuan dan kemudian dikawinkan secara inses!!!

    * Saat Kain akan dibuang ke tanah NOD, Tuhan menyatakan bahwa: kain diberkati untuk tidak dapat dibunuh oleh “barangsiapapun yang bertemu dengan dia” dan yang membunuh KAIN maka kepadanya akan dibalas 7 kali lipat [kejadian 4] Berarti ada orang lain yang bukan binatang yang dapat membunuh kain sebelum tahun ke 130-nya Adam

    * Tidak diceritakan bahwa Kain membawa istri ke tanah NOD, namun ditanah Nod:

    o Ia bersetubuh dengan istrinya dan melahirkan Henokh,
    o Ia mendirikan kota dengan nama Henokh (berarti ada penduduk) [kejadian 4]

    * Ketika ADAM berumur 800 tahun lahir laki dan perempuan [kejadian 5], Jelas disebutkan bahwa tidak ada manusia manapun kecuali Adam, Hawa, Kain, dan Set.

    * Setelah Set mempunyai anak di usia 105 tahun, maka hingga ia berusia 807 tahun barulah ada adik bagi Enos

    Wow..darimana datangnya wanita-wanita yang mereka kawini itu?

    Koq tidak kita temukan adanya satu penjelasan logis terhadap kejangalan ini?
    Bukankah Alkitab dan semua Nasrani [juga Yahudi] telah sepakat menyatakan bahwa Adam adalah manusia pertama!

    Tunggu!…kita pasti temukan jawabannya di Alkitab!

    Setelah Adam diciptakan dari tanah, Tuhan Allah merasakan bahwa Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Sehingga dijadikannya pula penolong baginya, yang sepadan dengan dia. Dari tanah yang sama, Tuhan Allah menciptakan binatang dan burung-burung sebagai ‘penolong yang sepadan bagi manusia itu [Kej 2:18-19]

    Setelah penciptaan Binatang dan Burung barulah diciptakan HAWA sebagai penolong yang sepadan dengan ADAM.

    Di antara para binatang-binatang hutan ciptaan Tuhan Allah, maka KERA, sangat tidak diragukan lagi, bentuknya sangatlah menyerupai manusia dan tentunya….spesies ini juga menyerupai rupa dan gambar TUHAN ALLAH!

    Berhubung tidak ada lagi wanita yang diciptakan dari rusuk pria setelah Adam dan telah juga di nyatakan bahwa hanya Adam sebagai manusia pertama maka dapatlah kita pastikan bahwa:

    * Wanita misterius yang disetubuhi Kain dan SET itu adalah kera betina!
    * Ibu dari Enos dan Henokh ternyata kera betina!
    * Kaum Yahudi dan Abrahamik dari garis keturunan Kain dan Set ternyata 1/2nya berasal dari kera!

    Yup..sama seperti anda..saya pun tercengang!!! Ternyata Alkitab-lah biang keladinya!!!

  136. Ghodank berkata:

    thank emanuel, setelh saya membaca td saya menjadi tahu dan yakin bahwa adm itu manusia pertama
    emanuel is the best

  137. agung pribumi berkata:

    to all@ yang namanya ghaib ntu manusia hanya secuil yang tw……….

  138. Nass Pati berkata:

    Kenapa Terjadi persoalan yang tidak kita inginkan.
    Sebenrnya itu gak perlu di pertanyakan.
    Kalau kita sama-sama ‘itikad Ahlussannah. Nass Pati

  139. kegilaanyudha berkata:

    nice postingan ..terus berkarya broo …

  140. adam dan hawa manusia ke 2 dan ke 3 saya yang pertama.^_^

  141. Ahmad berkata:

    Kalau tuhan maha mengetahu tanya aja sama tuhan ? 100% ndak di jawab saya termasuk yg ndak percaya adam orang pertama. Kalau didalam kitab yg katanya suci adam di usir dari surga dan jatuh di sekitar arab menurut saya aneh aja kalau adam manusia pertama dan jatuh di arab kenapa penduduk arab jumlahnya lebih kecil dari penduduk indonesia .

  142. dhew berkata:

    saya ingin tANYA KEPADA ANDA , apakah seluruh umat manusia ini d.ciptakan oleh mr.darwin dan apakah mr.darwin orang pertama yang terlahir di bumi , ? sehingga ia sangat tau tentang asal muasal manusia d,ciptakan ,,,
    sungguh anda keliru , darwin hanyalah orang biasa yang akal.a mempunyai sangat banyak keterbatasan dalam berfikir.
    tapi mengapa anda sangat begitu meyakini.a , sungguh itu dosa besar .
    mari kita bersama-sama kembali memahami kitab kita yaitu (al-qur’an) . dengan tanpa ada rasa kebencian . karna itu hanya akan menjadikan anda tambah bingung dan tersesat …
    karna di situ akan terjawab semua pertanyyan anda , dengan sangat sangat lebih MASUK AKAL

    WASSALAM EMANUEL …

  143. Zalis Man berkata:

    walah walah…..jadi ngaur nhe….
    ane coba dikit..
    emanuel.,y anda benar…carles darwin pun menurut saya benar.,
    sebelum turunnya adam.,ALLAh membinasakan mahluk yg merusak di muka bumi ini.,baca firman allah surat albaqarah ayat 30 “ngatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.(QS Al Baqarah: 30″.,

    malaikat kog bisa tau y klo manusia akan menumpah darah di muka bumi????

    manusia dulu bersifat nafsu tanpa memiliki akal seperti kesempurnaan manusia keturunan adam…”Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat yang sebelum kamu, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal rasul-rasul mereka telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa. Kemudian Kami jadikan kamu pengganti-pengganti (mereka) di muka bumi sesudah mereka, supaya Kami memperhatikan bagaimana kamu berbuat. (QS Yunus:13-14)”

    manusia kini semuanya adalh keturunan adam…..
    evolusi manusia hanya terjadi di otak mereka.,bukan bentug fisik gan….karna kera y sampai sekarang masih kera….manusia pun begitu….
    jadi jgan asal menyimpulkan saja……
    satu lagi…..iblis bukan lah malikat.,tetapi dia adalah bangsa jin yg menjadi pemimpin antara para malaikat krna keimanannya kepada allah….namanya dulu adalh azali.,karna dia merasa pemimpin..,makanya dia gag mo tundug kepada adam yg lebih sempurna karna memiliki akal dan nafsu…..

    terimakasih sudah membaca…

  144. tsukiyama berkata:

    emang sudah pada baca bukunya darwin pa?kok pada komentar mengenai teori darwin?

  145. Omega berkata:

    Wah postingannya rame banget. Ikut nyimak gan

  146. highfey berkata:

    komen nya sampe 5 thn…msh pada hidup ni org2nya??

  147. edsar berkata:

    tidakkah kalian mendapat kerancuan di didalam pembahasan ini????

  148. Pi-Man berkata:

    Hahaha… Bantahannya klasik sekali. Dan khas, menunjukkan bahwa yang bantah bahkan tak tahu apa itu teori evolusi :)

    Missing link itu istilah salah kaprah. Karena evolusi itu tidak linear, melainkan bercabang, bahkan membentuk semak. Peralihan dari sejenis kera ke manusia sudah banyak fosilnya. Mulai dari sejenis kera yang bipedal/berdiri tegak (Genus Ardipithecus dan Australopithecus) hingga spesies-spesies dari genus homo. Sebagian bisa jadi moyang manusia, sebagian bisa jadi percabangan terpisah.

    Manusia dan simpanse punya moyang bersama, evolusi keduanya terpisah 5-7 juta tahun lalu, menghasilkan evolusi manusia dan evolusi simpanse. Jadi simpanse bukan moyang manusia dan sebaliknya. Jadi tak perlu ada pertanyaan bodoh ‘kenapa kera masih ada sekarang’. Kera-kera yang ada sekarang pun hasil evolusi, yang arah evolusinya beda dengan manusia.

    Dan kenapa anda ribut hanya karena 4000 tahun tidak ada evolusi (makro). Bahkan dari sapiens untuk menghasilkan sub spesies sapines-sapiens pun perlu lebih dari seratus ribu tahun, dan puluhan ribu tahun menghasilkan berbagai ras manusia yang ada sekarang. Sedang anda ribut hanya karena 4000 tahun tanpa perubahan signifikan?

    Perkara iman, aku takkan mengomentri. Iman aalah hak pribadi masing-masing orang.

  149. manusia pertama yg d ciptakan oleh allah swt. memang betul nabi adam as, tp sebenarnya roh yg pertama x d ciptakan adalah roh nabi muhammad saw….

    Pada wktu adam menikahi siti hawa, adam memberikan mas kawin kpda hawa berupa 2 kalimat syhadat….

    sedangkan nabi muhammad belum ada pada wktu itu………..

    INTINNYA…..

    AL-Quran bukan hanya kitab suci semata melainkan pedoman bagi seluruh umat manusia,…
    dan kita harus meng imaninya, barang siapa yg mengimani AL-Quran niscaya akan selamat di dunia dan akherat, aminnn…….

    bagiku apapun yg tertulis didalam AL-QURAN, itu adalah benar dan aku percaya 100% tnpa ada keraguan setitikpun……

    di ibaratkan,AL-QURAN itu seperti berlian,mw d tenggelamkan d mnapun,,mw d air keruh,taw jernih,mw d pilok,d cat kek,mw bentuknya seperti apapun akan tetap seperti berlian,,
    mw yg bacanya orang arab kek,orang yunani,amerika,rusia,afrika. tetap bacaanya sama gk berbeda…

    dan tidak ada seorang pun yg bisa mempalsukan taw melencengkan taw d ganti bacaanya walupun hanya satu huruf, karena ALLAH SWT. menjaga ke aslian AL-QURAN tersebut dari dulu hingga detik ini…dan AL-QURAN adalah penyempurna kitab” suci lainnya…………

    baggi ku adam dan hawa adlah manusia pertama dan itu tertulis dalam AL-QURAN.
    JADI JANNLAH ADA KERAGUAN TERHADAP AL-QURAN………

  150. thaher berkata:

    orang beriman pada Allah SWT percaya 100% pada al-quran. Evolousi adalah tahapan berkaitan waktu dan perubahan bentuk yg dipengaruhi lingkunagan tanpa merubah nama. Tumbuhan berevolusi dengan tumbuhan juga, kera juga tetap kera, manusia ya juga seperti anda – bukan dari tumbuhan dan juga bukan dari kera. Adam dan Hawa adalah nemoy kita, demikian Al-quran me mengatakan. sejarah perkawinan manusia (anak keturuan Adam, awal2nya juga dengan sesama saudaranya) ini evolusi juga kaitannya dengan hukum Allah yang diberikan kepada manusia. Beda dengan hukum setelah disempurnakannya dg turunya Al-Quran. Genesis atau apa aja namanya (kitab2 selain islamis) jelas tidak senada dengan Al-Quran. Kami, Muslimin sangat percaya 100% bahwa Allah tidak beranak, tidak membutuhkan anak, Allah tidak sama dengan manusia, pokoknya tidak senada dengan saudara jelaskan menurut genesislah, itulah dan apalah lagi. Al-Quran diturunkan pada umat manusia, agar dipaham oleh manusia. Hitungan hari, bulan dan tahun yang disebut dalam Al-Quran, misalnya pencitaan Allah dalam 6 hari, sama dengan 6 harinya 24 jam. Maksud saya, hendaknya saudara secara subjective educative, harus terlebih dahulu mempelajari lebih jauh isi Al-Quran. Bukan dengan produga anda yang tidak berdasar pada ayat-ayat Al-Quran. So belajarlah dulu, lalu berkomentar.
    Wallahu a’lam.

  151. Ping balik: Penguatan Iman « Ne†raloyal

  152. Bulan Sabit Merah berkata:

    ASYHADUALAAILLAHAILLALLOH WAASYHADUANNAA MUHAMMAD ARROSULULLOH

  153. alboin silalahi berkata:

    setelah membaca tulisan ini dan mengamati nya.. Ternyata aku satu pendapat dengan penulis nya.

  154. Annunaki berkata:

    Kalo saya sih lebih suka bilang : kita semua baik yang beragama Kristen, Islam, Hindu, Buddha, atau siapapun adalah ciptaannya Annunaki

  155. Annunaki berkata:

    MANUSIA ADALAH KREASI ANNUNAKI
    Isitilah annunaki sendiri bisa dilacak jauh sampai pada peradaban Sumeria sebuahperadaban kuno di Irak bagian selatan yang terhitung sangat maju pada zamannya, berdiri sekitar tahun 6000 Sebelum Masehi. Ini adalah nama dewa yang dipuja di peradaban Sumeria, Akkadia dan Babilonia

    Bangsa Sumeria menyimpan sebuah catatan sejarah yang mengisahkan mengenai para dewa yang mereka beri nama Annunaki [Annunaki berarti "para pengawas" dalam bahasa Sumeria]. Dikisahkan Annunaki ini adalah para Dewa yang tinggal di sebuah tempat yang jauh di langit, yang menurut catatan para Sumerian tempat itu bernama Nibiru, tempat dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, namun yang pada akhirnya menghabiskan seluruh sumber daya alamnya sehingga para Annunaki ini terpaksa menjelajahi langit untuk mencari sumber daya baru [ada pula yang menyebutkan, bahwa pesawatmereka ini terjatuh tepat di teluk Persia ].

    Fisik Anunnaki

    Bandingkan manusia gua (Neanderthal) dengan manusia modern. Di mana bedanya secara fisik? Banyak sekali. Manusia modern (kita) memiliki fisik yang lebih estetik (indah) dan halus dibandingkan manusia gua. Dan itu hasil perpaduan DNA Anunnaki dengan kita.

    Bangsa Anunnaki sendiri memiliki ciri-ciri fisik :

    Tinggi rata-rata 7-8 kaki (3 meter)
    Kulit putih
    Rambut pirang (blonde) atau merah (brunette) dan bermata biru

    Makanya kulit putih sejak jaman dulu identik dengan “kasta lebih tinggi” atau “dianggap lebih estetik”, karena masih menganut standar patokan Anunnaki. Bangsa Kaukasia (kulit putih-pirang-mata biru) memiliki paling banyak ciri-ciri fisik Anunnaki. Ini bisa dilihat dari golongan darah mereka, yaitu Rhesus negative.

    Penciptaan Manusia

    Tulisan kuno bangsa Sumeria mencatat adanya beberapa hal menarik yang juga diyakini banyak kepercayaan, yaitu : penciptaan, adanya Taman Eden/Firdaus dan banjir besar yang menutupi seluruh permukaan bumi (Mirip kisah Nabi Nuh kan?)

    segel kuno Sumeria yang mendeskripsikan annunaki

    Anunnaki menurut catatan Saumerian adalah yang menciptakan “manusia” dengan cara mengambil DNA mereka & mencampurkannya dengan DNA mahluk bumi. Tentu saja istilah DNA belum dikenal pada jaman itu

    Di bumi para Annunaki ini mengeruk sumber daya yang ada, namun banyak dari pekerja mereka yang memberontak karena tidak kuat dengan iklim bumi, akhirnya para petinggi Annunaki memutuskan untuk menciptakan spesies baru untuk menggantikan mereka bekerja. Enki, kepala ilmuwan mereka dan ninhursag kepala bagian medis mereka, setelah tidak puas dengan hasil penggabungan gen hewan dan gen Homo Erectus, akhirnya menggabungkan gen mereka sendiri dengan gen Homo Erectus yang akhirnya menghasilkan Homo Sapien [thats us folks!]. Namun karena Homo Sapien adalah mahluk buatan, mereka tidak mampu bereproduksi, namun kebutuhan akan jumlah Homo Sapien ini terus meningkat, sehingga akhirnya gen Homo Sapien dimanipulasi secara genetis lagi agar mampu bereproduksi dan dipekerjakan sebagai budak.

    Kronologinya kira-kira seperti ini

    450.000 tahun yang lalu, atmosfir dari planet Nibiru mulai terkikis. Seorang yang bernama Enki, anak dari penguasa Nibirian yang bernama Anu, datang ke bumi untuk menambang emas, yang dapat digunakan untuk menyelamatkan atmosfir Nibiru yang menghilang.
    380.000 tahun yang lalu, terjadi perang antara dua golongan Nibirian di bumi yang saling bermusuhan. Kelompok yang dipimpin oleh anak dari Anu yang bernama Enlil yang memenangkan perang tersebut.
    300.000 tahun yang lalu, Nibirian yang juga disebut “Annunaki” merasa lelah karena bekerja di pertambangan dan mulai memberontak. Pemimpin dari Annunaki yang bernama Enki dan Ninhursag kemudian membawa kera primitif wanita asli ke bumi dan dengan manipulasi genetika mereka menciptakan manusia untuk mengambil alih tugas dari pekerja pertambangan. Kemudian manusia mulai berkembang biak di bumi.
    100.000 tahun yang lalu, beberapa dari orang Annunaki mulai menikah dengan wanita bumi. Beberapa orang Annunaki tersebut adalah Nefilim yang disebutkan di Alkitab Perjanjian Lama.
    Pertentangan terjadi dalam Annunaki menyangkut masalah masa depan manusia. Enlil memutuskan bahwa manusia harus dimusnahkan, tetapi Enki dan Ninhursag tidak setuju dengan keputusan tersebut.
    13.000 tahun yang lalu, Annunaki mengetahui bahwa perjalanan Nibiru yang dekat berikutnya akan menyebabkan gelombang pasang yang hebat di bumi. Enlil bersumpah akan merahasiakan hal ini, dia melihat hal ini sebagai kesempatan untuk memusnahkan umat manusia.
    11.000 tahun yang lalu – tepat pada waktunya – Enki memerintahkan manusia yang bernama Utnapishtim (Nuh) untuk membuat sebuah kapal (bahtera), untuk menyelamatkan beberapa manusia yang sudah dipilih.
    Lebih dari 9000 tahun kemudian, Annunaki membimbing manusia memasuki permulaan peradaban, sementara perang terjadi diantara Annunaki sendiri. Mereka menyiapkan kapal induk untuk menguasai umat manusia dan sebagai perantara antara mereka sendiri dengan manusia.
    Setiap 3600 tahun sekali, ketika Nibiru melakukan transit secara teratur ke dalam sistem tata surya kita, sekali lagi kita mempunyai hubungan dengan Annunaki.

    Namun kebutuhan akan budak yang banyak ini juga membuat Homo Sapien berkembang terlalu pesat dan jumlahnya menjadi terlalu banyak, sehingga banyak diantaranya yang diusir dari Ibukota Annunaki di bumi, Homo Sapien menjaditersebar luas di Bumi. Banyak juga yang pinter dan membuat peradaban sendiri

    Melihat Homo Sapien memiliki banyak kelebihan dan kecerdasan, para Annunaki yang telah mengumpulkan cukup sumber daya untuk kembali menjelajah langit [angkasa], para Annunaki menitipkan planet bumi ini pada Homo Sapien [manusia] sampai pada waktunya mereka akan kembali (konon katanya pada tahun 2012. Kok 2012 ? apa masih berkaitan dengan 2012 versi Maya?). Catatan bangsa Sumeria ini ditemukan dan diterjemahkan oleh Zecharia Sitchin http://en.wikipedia.org/wiki/Zecharia_Sitchin yang mempunyai kemampuan yang cukup lengkap untuk menganalisa fenomena asal-usul manusia dan mengatakan bahwa “dewa-dewa yang beragam budaya yang di kenal oleh kebudayaan kuno bukan hanya sekedar mitos belaka, tetapi betul betul makhluk yang datang dari luar angkasa, ambil contoh seperti suku Dogon yang dapat mengetahui letak bintang Sirius dengan tepat. Mengapa suku primitif tersebut dapat mengetahui informasi yang didapatkan dunia sains dari teleskop? Bukan itu saja, Dogon itu mengetahui jika Sirius punya twin star yang tidak terlihat oleh mata manusia, informasi yang baru diketahui oleh dunia sains modern menggunakan perhitungan rumit. Bagaimana cara mereka mengetahuinya? Suku Dogon mengatakan jika mereka diberitahu oleh Dewa mereka yang datang dari langit. See? Inilah point dari Mr. Sitchin.

    Lain Sitchin, lain pula David Icke. David Icke menyebutkan jika Annunaki bukan berasal dari Nibiru melainkan dari ras Reptilian yang berasal dari Alpha Draconis Star System (Draconian). Bentuknya adalah reptil. Ada lagi teori “rekayasa genetika” yang lain berasal dari informasi Alex Collier yang bertemu dengan mahluk luar angkasa dari gugus bintang Andromeda

    Mahluk-mahluk Andromeda ini mengatakan pada Collier jika mereka mengetahui bahwa Ras primata merupakan Rekayasa genetika yang diciptakan olehDraconian yang merupakan ras makhluk melata yang mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang selalu ingin mencipta untuk kepuasan dan hasil ciptaan itu akan jadikan sebagai sumber daya alias budak! Hasil dari eksperimen Ras alpha draconian inilah melahirkan “home sapiens” yang merupakan penggabungan “ Ras primata “ dengan 21 ras lainya dan telah mengalami 22 kali modifikasi gen. Sampai sekarang pun manusia banyak yang tidak sadar jika mereka adalah budak dan diperbudak secara halus sekali oleh sistem canggih yang dibuat oleh para Draconian.

  156. Penggemar Film Science Fiction berkata:

    @atas
    Ada filmnya gak ya? Kayaknya seru tuh? Apalagi kalo yg bikin Steven Spielberg.

  157. ikki berkata:

    trimz untuk semuanya
    banyak yang bisa saya dapatkan dari beberapa perdebatan di atas
    namun setidaknya dalam perdebatan mengenai agama
    kita tidak pelu memberikan suatu paksaan agar seseorang percaya dengan agama yang kita yakini (muslim.red)
    kami para kaum muslimin memang diwajibkan untuk berdakwah mengenai syiar agama
    jika Allah memang memberikan hidayah-Nya
    insya Allah ia akan selamat
    maaf jika saya sedikit menggurui agan” sekalian
    maaf juga atas coment yang terlambat
    baru baca soalnya kelas 3 sma ada teori ini
    matur nuwun….

  158. Charles berkata:

    Kepercayaan Nabi Adam manusia pertama adalah kepercayaan buta.

    Suatu ayat bisa banyak mengandung arti dan maksud, yg bisa jauh pengertiannya, apalagi nama, bisa beda-beda tergantung bahasa.

    Dari segi logika, coba saja dibalik :
    – kalau katakanlah si adam manusia pertama, apakah diturunkan dari surga dlm keadaan dewasa? atau bayi? kalau bayi siapa yg ngasuh? kalau dewasa masuk akal? bukannya kalau dewasa asalnya bayi?

    – selain manusia, sama halnya dg hewan. Gimna dg ribuan hewan? apakah diturunkan dari surga dlm bentuk bayi harimau, bayi kucing, bayi ikan, bayi bakteri ? siapa yg ngasuh bayi kucing? atau dlm bentuk dewasa langsung diturunkan dari surga?

    – untuk apa ada banyak manusia purba? kemana meraka sekarang?

    Sudah pasti ga bisa dijawab khan? Bukannya saya mendukung teori evolusi, Hanya teori evolusi yg masuk akal menjelaskan semuanya. Karena harus ada system yang teratur dan kontinyu dimana Tuhan tdk secara langsung berperan kalau dilihat dari sudut biology.

    Selain evolusi biology juga berlangsung evolusi spiritual / kecerdasan. Saat bentuk manusia sudah sempurna diikuti dg kecerdasan, saat inilah mungkin dibilang manusia pertama (baca : species manusia pertama) yg namanya ; a, b, c …x atau y atau z, dll. Yang jumlahnya banyak.

  159. don berkata:

    Alkitab adl satu2nya kitab yg menjelaskan Penciptaan Langit & Bumi sampai dengan akhirnya.
    Penjelasan dari segala sesuatunya terdapat di setiap kata.
    Penjelasan yg plg logis adl,

    1. Kej 1 & Kej 2 adl peristiwa berbeda.
    2. Kej 1:27 Tuhan Allah menciptakan manusia yg hanya segambar tp tdk dikatakan serupa, jd ini adl manusia hanya dgn jiwa tanpa roh. Perhatikan kata “menciptakan”. Inilah manusia2 sebelum Adam
    3. Kej 2:7 barulah Tuhan Allah membentuk Adam dari debu tanah, dan dihembusi nafas hidup Allah(Roh)

    Kesimpulan : Adam bukan manusia pertama, Alkitab pun tdk pernah mengatakan Adam adl manusia pertama.

    Inilah bukti bahwa Alkitab berisi Firman Allah. Masih banyak sekali kebenaran yg bisa digali dari Alkitab, mulai dari yg sdh terjadi, sdg terjadi dan belum terjadi.

  160. cumakaranbo berkata:

    kenapa kalian semua harus repot2 cari pembuktian benar atau tidak adam manusia pertama, sampai kiamat pun gak bakal bisa ketahuan, kalian punya keyakinan masing2 dan di alquran juga kitab masing2 pasti dah jelas disebutkan siapa manusia pertama udah kalian yakin aja dengan yang ada di alquran dan kitab…sejarah di negara kita aja masih banyak yang gak sesuai dengan aslinya padahal baru berapa puluh sampai ratusan tahun kebelakang, apalagi jaman nya nabi yang udah ribuan mungkin jutaan tahun, makanya di tulis di alquran dan kitab ….kalo kalian masih gak percaya dengan yang tertulis di alquran dan kitab udah tinggalin aja keyakinan kalian…darwin manusia dia ilmuwan dia terlahir tahun 1800an belum tentu penelitian dia itu benar….sejarah jaman nadi banyak yang tidak bisa di ungkap karena emang bertujuan demi kebaikan manusia..kalo jaman nabi sejarah nya terungkap mungkin sekarang banyak orang yang mengaku “SAYA ANAK NYA NABI MUHAMMAD atau SAYA ANAK NYA TUHAN YESUS” langsung dah pada nulis silsilah dan merasa keturunan nya yang ke sekian dah jelas kita manusia di dunia keturunan adam-hawa..tinggal menjalani hidup dan tunggu mati dan situ kalian harus siap ditendang ke NERAKA atau DIANGKAT KE SURGA…saran saya sekarang mending kalian pelajari isi dan perintah juga larangan dari kitab masing2 karena itu kitab itu adalah ajaran atau petunjuk dan kunci kita nanti setelah mati…dan saran saya jgn lah kalian memancing dengan menjelekan agama lain karena itu bisa membuat agama kita di cela dan di hina…..yang jelas barang siapa yang memancing agama sendiri di hina dan di ejek itu dosa siapapun yang memulai. cukup syaitan yang musuh kita jangan manusia jadikan musuh kita….oke cape juga neh ngetik ….makasih semua …salam

  161. mur tadho berkata:

    adam hidup antara 4500-3500 SM, dirunut garis keturunan sampai nabi nuh..lantas usia dan peradapan bangsa maya di peru 4000 sm yg artinya dalam periode yg sama. jika begitu bangsa maya keturunan siapa..????

  162. Ping balik: ADAM BUKAN MANUSIA PERTAMA « Yusman Iriansyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s